Cerita keseharian tentang pemukim umum. Beberapa tingkah dari mereka ada yang minim akhlak sampai ada juga yang akhlaknya eobseo.
Wanna know it? Let's check this pandora!
Bahasa : Formal/Non Formal
Update : Jarang
Universe : AU
Gambar hanya sebagai...
Selesai beres-beres di rumah, Momo bingung harus melakukan apa supaya ada kerjaan. Sebagai manusia yang jabatannya full IRT, Momo sering kali nongkrong di warung mbak Eunbi tiap dilanda gabut. Matahari pagi ini cukup menghangatkan perjalanannya menuju warung mbak Eunbi. Namun ketika dirinya baru sampai di depan rumah Sana, ia melihat Minji yang berlarian di teras rumah Sana. Akhirnya dia memilih mampir ke rumah Sana, mungkin di sana ada tetangganya yang lain yang bisa mengisi kegabutannya.
"Minji halo...lagi main sama siapa?" sapa Momo.
"Mama," jawab Minji.
"Mana mamanya?"
Bocah berponi asimetris itu menunjuk ke dalam rumah Sana. Kebetulan gerbang tak digembok jadi Momo bisa dengan mudah masuk ke dalam.
"Sana...."
Lengkingan suara Momo menarik atensi Sana dan Mina yang ada di dalam. Dua wanita itu terlihat sedang duduk santai ditemani teh hangat.
"Sini-sini masuk. Nih cobain kue nastar gue," kata Sana.
"Kue lebaran kah masih ada?" tanya Momo.
"Ahahaha, ngerti aja lu mah. Makan nih, gue bikinin minum yah," kata Sana.
"Air putih aja gue lagi ngurangin gula," kata Momo.
"Oke. Dingin atau gak usah?"
"Dingin."
Momo lantas duduk di sofa yang bersebalahan dengan Mina, ia juga mengambil satu buah kue nastar dan mulai mencicipinya, "dalemnya apaan kok asem banget sih?"
Mina terkikik geli melihat ekspresi Momo setelah menelan sebiji nastar buatan Sana.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
"Itu katanya dari nanas muda, cocok buat yang mau gugurin kandungan," tutur Mina.
"Eh buset apa gak bahaya kalo yang nyobain orang hamil? Aneh-aneh aja tuh manusia."
"Enak gak Mo nastarnya?" tanya Sana yang datang membawa dua botol air mineral dingin di atas nampan.
"Asem banget lu bikin niatnya buat siapa?" kata Momo.
"Buat gue sendiri, soalnya biar seger gitu niatnya eeh malah keaseman, ahahaha," kata Sana.
"Ini kalo yang makan Jeongyeon mah keguguran dia," kata Momo.
"Keguguran gimana orang anaknya udah brojol."
"Eh iya si Haneul udah brojol yak."
Derap langkah lari Minji terdengar, gadis kecil itu langsung membantin tubuhnya ke tubuh sang ibu. Dia terdengar tertawa kecil dan nafasnya terengah-engah. Entah apa yang baru dimainkan Minji di luar sendirian.