Senyum Tipis Nyaris Tak Terlihat

1.4K 88 4
                                        

Bosan

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.


Bosan. Satu kata yang Bulan rasakan pagi itu. Setelah merampungkan ujian tengah semesternya dua hari Lalu, gadis itu tidak tahu harus melakukan apa lagi.

Kedua orang tuanya telah pergi bekerja. Ayahnya adalah seorang pemilik perusahaan properti. Pemilik beberapa hotel di Jakarta, Surabaya, dan Bali. Juga beberapa restoran dan beach club di Bali. Sementara Bundanya bekerja sebagai kepala sekolah di salah satu SMA di Jakarta.

Bulan sendiri memiliki seorang kakak laki-laki yang sedang melanjutkan sekolahnya di Singapura. Awalnya, Ayah ingin Bulan juga berkuliah di tempat kakaknya. Namun, Bulan menolaknya. Gadis itu berkata, kuliah di Indonesia juga tidak kalah bagusnya.

"Live mulu ni orang," gumam Bulan saat melihat salah satu personel band yang sedang naik daun itu melakukan siaran langsung di sosial medianya.

"Kita lagi break latihan ... iya, buat nanti di Ancol, sampai jumpa di sana ya ... Daffa ada, lagi sibuk sama hpnya ... Dan, sini Aidan, dicariin fans lo nih ... Sam, kalian penasaran dimana Samudra? Nah itu dia lagi ngulik lagu sama Aidan."

Bulan hendak menggulir ke atas untuk melewati live tersebut yang menurutnya kurang penting. Hanya berisi komentar dari para perempuan aneh yang sedang mengabsen para personel The Orion dan tololnya, lelaki itu mau-maunya menanggapi. Namun, mata Bulan tertuju pada lelaki yang sedang memeluk gitar listrik yang tersenyum tipis nyaris tidak terlihat tersenyum ke kamera.

Dumb it! Lelaki itu tampan sekali!

The Orion. Bulan sering mendengarnya. Bahkan ia sering mendengarkan lagu-lagunya. Namun, ia tidak terlalu tertarik dengan para personelnya. Menurutnya, para personel band tersebut hanyalah kumpulan laki-laki narsis yang kebetulan jago bermusik.

Sayangnya, live Kenzo hari itu mengubah sebagian besar dunia Bulan. Lelaki berkaos putih yang terekam kamera milik Kenzo itu membuat Bulan tertarik. Tangannya tidak jadi melewati live tersebut. Matanya menatap lelaki yang memeluk gitar itu nyaris tanpa berkedip.

Dia Samudra. Samudra Alterio. Drummer The Orion. Mahasiswa jurusan Ilmu Komunikasi di Universitas Dwijati. Bulan berjingkrak setelah membaca profil lelaki itu di Wikipedia. Lelaki itu kakak tingkatnya. Bulan menggelengkan kepala sambil membuka sedikit mulutnya.

"Aku kemana aja selama ini? Punya kating artis yang gantengnya ngalahin Chris Evan bahkan Chris Hemsworth," gumam Bulan menyebut nama dua aktor Hollywood yang membintangi serial Marvel kesukaannya.

Kemudian Bulan tenggelam di dunia maya. Mencari segalanya tentang Samudra Alterio. Foto, beberapa fancam, cidukan paparazi. juga akun sosial medianya.

Hari itu, segala kebosanannya menguap. Menatap layar ponsel seharian, tidak lagi membosankan untuk Bulan. Ada Samudra dengan gebukan drumnya yang mampu mengusir segala kebosanannya.

✨✨✨

"Lo beneran baru tahu kalau personel The Orion sekampus sama kita? Kemana aja, Ayunda Rembulan?" tanya Nadia sambil menyuapkan kentang goreng ke mulutnya setelah Bulan bercerita dengan sangat antusias tentang pria tampan yang baru saja ditemukannya di live Tiktok itu.

Cinta Pertama RembulanCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang