Request Saweria Zee-Flora

3.1K 110 1
                                        

Spesial request dari:

___________________________________________

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

___________________________________________

Apa yang lebih menyebalkan dibanding hujan deras mengguyur satu kota saat sedang kencan pertama di taman dengan gadis paling cantik di dunia? Azizi pikir tidak ada. Sayangnya, itu adalah yang sedang terjadi kepadanya.

Ya, jika kalian ingat, Azizi sedang berkencan dengan gadis cantik nan mungil yang ia temui di konser OOR 2 Minggu lalu. Setelah beberapa hari intens diroom chat, Azizi dan Flora sepakat untuk pergi 'kencan' hari ini.

Demi Tuhan Azizi sudah menyiapkan rencananya dengan matang: pergi ke taman dengan alasan beberapa titik di sana sangat instagramable —dengan bonus ia mendapatkan satu atau dua foto polaroid Flora untuk dirinya, dilanjutkan dengan makan gelato, dan berakhir dengan makan malam di restoran Italia tak jauh dari stasiun MRT. Rencananya sudah sangat sempurna dan pasti berkesan untuk kencan pertama. Sayangnya, tampaknya Dewi Fortuna membencinya dan tidak membiarkan Azizi memiliki satu pun dari rencananya yang berhasil.

Sekali lagi Azizi menghela napas dan menatap langit yang masih gelap. Tidak mungkin rasanya hujan akan berhenti dalam beberapa menit. Baju yang hampir semuanya basah ditambah angin yang berembus kencang ke arahnya membuatnya sedikit menggigil. Di sebelahnya, Flora tampak sedang menengadahkan tangan menampung air yang mengucur dari atap halte tempat mereka berteduh sambil menunggu bus untuk membawa mereka kembali pulang.

“Udah lebih setengah jam, kenapa ga ada yang lewat, ya?” tanya Azizi gusar sambil kembali memantau posisi bus terdekat dengan halte mereka. Sayangnya sejak tadi, tidak ada satu bus pun yang lewat.

“Eh, hari ini tanggal 21 bukan, Zee?” tanya Flora yang dijawab Azizi dengan anggukan. Dia kemudian melirik jam di tangannya sebelum kembali menatap Azizi yang menunggu lanjutan kalimatnya. “Kayanya hari ini ada demo besar, deh. Aku baru inget kalau mulai hari ini,” ucap Flora menyengir lebar.

Azizi seketika menganga. Astaga, cobaan apa lagi ini? “Serius, Flo?” tanyanya sambil membuka portal berita. Benar saja. Berita tentang demo hari ini di bagian teratas beserta dengan jadwal serta rute alternatif yang tersedia. Sayangnya dari tempat mereka sekarang, mereka harus berjalan kaki sekitar setengah jam untuk mencapai stasiun MRT terdekat dan dengan hujan yang tak kunjung berhenti seperti ini, tampaknya tidak mungkin mereka berjalan kaki ke sana.

“Iya. Tadi bus kita ke sini kayanya bus terakhir, deh,” jawab Flora.

Lutut Azizi terasa lemas seketika dan dia membawa dirinya duduk di bangku halte.

“Zee, kenapa?” tanya Flora melihat kepala Azizi tertunduk kemudian duduk di sebelahnya.

“Should’ve planned this day better,” jawab Azizi bergumam. “Harusnya aku ngajakin kamu ke tempat lain aja. Atau at least ngecek cuaca jadi bisa siap-siap kalau hari ini hujan. I should do better .”

“To be fair, aku juga ga ngecekin cuaca sama berita, Zee. Kayanya aku terlalu excited kamu ajak ngedate jadi lupa deh."

Azizi memutar kepalanya cepat ke arah Flora dan menatap gadis itu dengan tatapan tidak percaya. Bilang apa dia barusan?

48Universe (JKT48) 2Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang