Request Saweria Lulu-Raisha

1.8K 131 0
                                        

Spesial request dari:

___________________________________________

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

___________________________________________

"Raisha" gadis itu menoleh ke arah suara, iris hitam bulatnya menemukan dua sosok gadis teman segenerasinya. Raisha membenarkan topinya dulu, sebelum menghampiri Ella dan Callie, serta memasang wajah polosnya karena penasaran.

"Ya?" sahut Raisha memiringkan kepalanya, bingung

"Eh, Rai" Ella merangkulnya dengan semangat walau agak susah karena Raisha tinggi weh, Callie nyengir di sampingnya, mereka bertiga kini duduk di sofa empuk di ruang tengah kantor jeketi.

"Apa?" tanya Raisha.

Callie berdehem sebentar, "Begini, kita punya tantangan buat kamu," jawab Callie mengerling pada adiknya.

"Tantangan? Aku mau!" Balas Raisha dengan mata yang berbinar riang

"Tapi janji kamu harus ngelakuin itu yang bener ya."

"Pasti!"

"Nah, tantangannya adalah, godain kak Lulu sampe pipinya merah! Kita bakal mantau dari sini." Raisha terlihat terkejut dengan jawaban Ella dan kakaknya itu tersenyum lebar padanya.

"Kamu takut kan?" ejek Callie menggelengkan kepalanya sok prihatin.

"Enggalah! Oke!" Raisha berdiri dengan menggembungkan pipinya kesal, Ella dan Callie ber-high five ria.

"Jangan lupa ya, kita ngawasin kamu!"

Raisha segera mencari keberadaan Lulu, seluruh ruangan dia mencari-cari, dimulai dari ruang santai diatas terlebih dahulu -tapi Lulu tak ada di sana. Kemudian dia mengingat sesuatu, Lulu pasti ada di dapur untuk nyemil! Raisha menghela napasnya lelah, dia turun dan menuju dapur, dan benar saja, Lulu berada di sana dengan tangan yang sedang memegang buah apel yang sudah tergigit sedikit.

"Oh, hai Raisha," sapa Lulu yang melihat Raisha terpaku di seberangnya, "kenapa?" tanyanya heran sambil menggigit apelnya

Raisha duduk di sebelahnya, sambil menyiapkan mental (?) terlebih dahulu, Raisha menghirup napas banyak-banyak "Kak Lulu," panggilnya.

"Ya?"

"Ternyata kamu jahat!" Raisha mendadak berseru, membuat Lulu terlonjak kaget. "Aku sama sekali gak nyangka kalo kamu sejahat itu!"

"E-eh, Raisha, ada apa? Kenapa? Aku ngapain ya? Aku ngelakuin kesalahan?" Lulu terlihat kalang kabur karena Raisha seperti akan menangis yang tentunya hanya berpura-pura.

"kamu lebih suka apel kan daripada aku?!"

Lulu cengo. "Ha?"

"Buktinya," ujar Raisha memulai menunjuk apel yang dimakan Lulu, "kamu lebih suka gigit apel!"

Lulu memandang apel malang itu, "terus?"

Raisha merapat padanya, bibir mungilnya terbuka. "Kenapa gak coba gigit aku aja?" bisiknya seduktif, tapi lumayan keras, sambil melirik leher jenjang yang terpampang jelas di iris hitam Lulu.

Wajah Lulu memerah, Raisha tesenyum kemenangan, dia menatap kedua temannya yang menyaksikan penuh bangga.

"Nah" ujar Raisha berdiri, "karena tantangannya su-e-eh!?" Raisha yang akan pergi mendadak terjatuh pas di pangkuan Lulu, dengan Lulu yang memegang kedua bahunya erat. "K-kak Lulu?"

Lulu hanya menyeringai lebar, Raisha merasakan firasat buruk.

Jari-jemari Lulu mengelus tengkuknya sebentar, sebelum beralih menyusuri garis wajahnya, matanya berkilat tajam

Lulu meniup lehernya sambil berkata, "kamu tahu gak apa yang buat kamu jadi lebih manis dari apel?" tanyanya mencium bahu juniornya itu.

Raisha berusaha untuk merasa tak terganggu, jadi dia membalas perkataan Lulu meski sedikit terbata

"A apa?"

"Apel, cuma kerasa manis dan kecut di mulut aku, jawab Lulu mengecup kening Raisha sebentar, "sedangkan Raisha, manisnya awet di hatiku," lanjutnya kini mengecup pipi Raisha gemas.

Raisha diam karena dia tahu Lulu akan melanjutkan perkataannya lagi, dia merasa wajahnya menanas.

"Tapi, kalian juga punya persamaan loh. Apel yang matang, bakal jadi manis kalo digigit, sedangkan Raisha, wajah kamu bakal makin manis kalo.." Lulu menggantungkan perkataannya, Raisha hanya bersabar menunggu-tapi hatinya berdetak kencang sekarang.

Chup

Raisha membelalak, Lulu baru saja menciumnya tepat dibibir! Wajahnya pasti akan semakin merah sekarang!

"Kalo dicium seperti ini," lanjut Lulu tersenyum penuh arti pada Raisha

Raisha menutupi wajahnya dengan topi miliknya, bertanya-tanya dalam benak kenapa dia malah kena imbas dari tantangan teman-temannya, atau dia harus merasa senang? Yakin 1000% ia bakal jadi bahan ledekan gen 10 untuk berbulan-bulan berikutnya.


-OneShoot-
Lulu-Raisha.

48Universe (JKT48) 2Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang