Request Saweria Jesslyn-Kathrin

1.2K 67 0
                                        

Spesial request dari:

___________________________________________

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

___________________________________________

Sebetulnya, sebelum mati, Jesslyn masih punya beberapa hal yang ingin dilakukan. Contohnya tampil di panggung besar (syukur-syukur bisa sampai Tokyo Dome, tapi ke GBK dulu sebenarnya juga tidak masalah), melihat wajahnya di billboard, punya peternakan kelinci, dan serentetan hal lain baik besar maupun kecil. (Ia menelan pikiran aku juga ingin menikah mentah-mentah sebab rasanya klise betul.)

Tapi mungkin semuanya harus ia relakan sekarang karena ia sembilan puluh persen yakin ajalnya sudah dekat. Tuh, ia bahkan bisa melihat sosok malaikat pencabut nyawanya dengan amat jelas; sedang duduk di kursi pengemudi dengan senyum senang, mata berbinar-binar, dan rambut panjangnya dikuncir dua dengan rapi. Ia masih ingat ultimatum kematian yang dikirimkan ke ponselnya setengah jam lalu:

'Ci Jesslyn tolong ajarin aku nyetir dong! 😁😁'

----

Terakhir kali Kathrin menyetir kendaraan adalah dua bulan lalu di wahana boom boom car yang disinggahinya ketika datang ke Dufan. Ia tidak ingat berapa kali mobilnya menabrak mobil lain waktu itu, tapi ia sudah berhenti menghitung di angka tiga puluh tujuh. Kata Jesslyn yang membantu boom boom car-nya parkir, adalah ajaib waktu itu Kathrin bisa keluar wahana dengan selamat tanpa terguling ke arena atau merusak setir. Kathrin ngambek seharian penuh setelahnya.

Dan tentu saja sebagai individu yang bertanggung jawab dan belajar dari kesalahan, Kathrin berniat menambal citra buruknya waktu itu dengan belajar mengemudi. Lalu, karena keluarganya jelas tidak punya boom boom car pribadi, ia memutuskan memilih opsi yang lebih keren, alias mobil sungguhan. Orang tuanya sedang dinas ke luar kota dan kakaknya tidak akan pulang ke rumah sampai jam sembilan malam, tapi tentu saja Kathrin tetap minta izin untuk memakai mobil keluarga!

Setelah minta izin (dan tidak dibalas, tapi, hehe, sudahlah, memangnya bakal ada hal buruk yang terjadi?), langkah terakhir adalah mencari seseorang yang mau mengajarinya mengemudi. Orang yang tidak cuma modal injak pedal seenaknya saat bermain boom boom car, orang yang bersedia menuruti permintaannya, orang yang bisa memarkir mobil?

'Ci Jesslyn tolong ajarin aku nyetir dong! 😁😁'–dan tombol send ditekan tanpa beban.

---

Dan begitu saja, garasi rumah keluarga Indarto resmi menjadi tempat eksekusi Jesslyn siang ini. Sepanjang perjalanan ke sini, ia berkali-kali hampir balik kanan dan pulang dan melompat kembali ke kasur dan lalu pikiran bahwa Kathrin mungkin saja akan nekat menyetir sendiri kalau ia tidak datang akan menghantamnya tepat di ubun-ubun dan akhirnya ia pun tidak jadi balik kanan–nah, kan. Nah, kan. Ia panik maksimal sampai lupa berpikir koheren.

Jesslyn menatap malaikat pencabut nyawa di sebelahnya yang sekarang sedang memasang seatbelt sambil menggumam entah apa. Setengah sadar, ia bertanya, "Kamu yakin? Sekarang?"

48Universe (JKT48) 2Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang