Jaemin tengah berdiri di dekat jendela, ia terus menatap ke arah gerbang, menantikan kepulangan Lee Jeno.
Sudah 1 jam Jaemin menunggu Jeno pulang, tapi tak kunjung ada tanda-tanda kepulangan Jeno, mungkin Jeno benar-benar tak akan pulang.
"Kenapa kau menunggunya Jaemin?" Tanya Jaemin kepada dirinya sendiri.
Jaemin menutup gorden kemudian pergi, ia duduk ke ranjang dengan kasar lalu menghela nafas, ia merasa dirinya benar-benar aneh, untuk apa ia menunggu Jeno pulang? dan kenapa dirinya khawatir, benar-benar tak masuk akal pikir Jaemin.
ΩΩΩΩΩ
MANSION LEE
Terlihat Jeno yang tengah berdebat kecil dengan orang tuanya, Lee Taeyong, Namja cantik yang Jeno panggil sebagai mommy, ia adalah ibu tunggal tampa suami.
Lee Taeyong merawat Jeno sendirian sejak suaminya wafat saat melakukan tugas 10 tahun yang lalu, Suami Taeyong dulu adalah seorang pilot, namun naas hubungan mereka hanya sebentar, keduanya dipisahkan oleh maut.
"Jeno bukannya gak mau menetap disini mom, tapi Jeno sibuk" Ujar Jeno yang mulai lelah berdebat.
"Sibuk terus, mommy cuma punya kamu sekarang, tidak bisakah luangkan waktu lebih banyak buat mom?" Cetus Taeyong diakhiri pertanyaan.
Jeno diam, ia menatap wajah cantik mommy nya yang kini tampak murung dan sedih, Jeno beranjak dari duduknya lalu duduk di lantai dan merebahkan kepalanya di paha sang mommy.
"Maaf mom, maafkan Jeno udah marah-marah sama mommy, Jeno udah durhaka sama mommy" Ucap Jeno yang benar-benar menyesali perbuatannya barusan.
Taeyong mengelus rambut sang anak dengan penuh cinta dan kasih sayang seorang ibu, ia tersenyum tipis, anaknya ini walaupun terkadang suka sekali membantah tapi selalu meminta maaf disaat itu juga, sejauh ini Jeno belum pernah benar-benar mengecewakan perasaan mommy nya ini.
"Mom~" Seru Jeno masih dengan posisi yang sama.
"Kenapa?" Tanya Taeyong yang tetap mengelus rambut sang anak.
"Jeno bawa pulang seseorang untuk tinggal bareng Jeno" Ungkap Jeno membuat taeyong sedikit kaget. pasalnya ini kali pertamanya Jeno mau dekat dengan seseorang, bahkan tinggal bersama.
"Kamu punya kekasih?" Tanya Taeyong membuat Jeno mendongakkan kepalanya dan menatap wajah taeyong.
"Tidak, Mommy tau aku tidak pernah dekat dengan seseorang, mana mungkin aku memiliki kekasih" Saut Jeno yang seketika membuat taeyong mengernyit heran.
"Lalu??" Tanya Taeyong lagi yang benar-benar kebingungan.
"Aku bertemu tanpa sengaja dengannya mom, emm kami melewati malam panjang bersama, lalu aku memintanya untuk tinggal, dia sempat menolak, tapi aku memaksanya hingga dia mau" Jelas Jeno panjang lebar.
"Astaga kamu perk0sa anak orang?!" Tanya Taeyong agak ketus.
Mendengar pertanyaan mommy nya itu Jeno pun segera menjelaskan secara detail kejadian tempo hari, awal pertemuannya dengan namja manis yang kini tinggal bersamanya dalam satu rumah. Na Jaemin, namja manis nan cantik yang berhasil memenangkan hati beku Lee Jeno.
Jeno juga menceritakan tentang perdebatannya dengan Jaemin tadi, Taeyong tersenyum, pasalnya Jeno bercerita lengkap dengan ekspresinya, Jeno menampakkan wajah sedihnya saat menceritakan perdebatan kecilnya dengan Jaemin.
"Apa aku tidak cukup baik padanya? kenapa dia selalu ingin berpisah dariku mom" Keluh Jeno seraya menjatuhkan dahinya di lutut sang mommy.
"Dia begitu bukan berniat kabur Jeno, kamu ini yang tidak peka, masa kamu bawa dia pulang tampa status? pantas jika dia ingin bekerja untuk membayar apa yang sudah kamu keluarkan untuknya" Ujar taeyong memberikan penjelasan kepada sang anak.
KAMU SEDANG MEMBACA
One Night Stand
FanfictionTerjebak dalam genggaman tuan muda yang arogan, malam pertamanya dirampas begitu saja oleh tuan muda yang nyatanya begitu dirinya benci.
