"Dev mau makan gak, tadi lo bilang belum makan kan?”
“Iya boleh”
Dika mengambil kan makanan yang sudah disiapkan oleh suster disana.
“Ngomong-ngomong lo ngomongin apa aja sama afan?”
Devita menghentikan aktifitas nya. "Kepo bangett loo"
"Dih, ya gue pengen tau aja gitu"
"Gak ada"
"Gak mungkin gak ada, lo pasti baikan sekaligus balikan kan?"
"Nah itu lo tau"
"Ya kalau itu gak perlu gue tebak kan"
Dika kembali memakan apel yang ada digenggamannya.
"Hmm"
"Lo udah sarapan belum, jangan makan buah aja, ntar sakit"
"Ciee khawatir"
"Apaan sih enggak lah, gue tuh ngeliat lo dari tadi cuma makan buah, emang lo udah sarapan?"
"Belum"
"Ya kenapa cuma makan buah dikaa"
"Gak laper aja"
"Ntar lo sakit juga lagi"
"Emang kenapa kalau gue sakit"
"Gak ada yang jagain ntar"
"Yaudah suapin dong sekalian"
"Dasar manjaa"
Walaupun begitu devita tetap menyuapi Dika sambil dirinya juga makan sampai makanan tersebut habis.
Di lain sisi.
Tadinya mereka ingin membuka pintu namun terhenti kala mendengar suara dika.
"Gilaa gue pikir mereka gak sedeket itu" ucap violetta
"Gue juga gak nyangka" sahut mala
Eby menjauhkan tangan nya dari knop pintu. "Apa afan tau ya?" Ucap eby
"Mungkin enggak, dan semoga aja engga" jawab violetta
"Gue gak mau liat afan terluka lagi" sahut mala
"Udah tenang, mereka cuma temen kok itu" ucap rakha
"Temen mana yang makan suap-suapan rakh" ucap violetta
"Violetta.. Jangan mulai" ucap eby
"Lagian niat kita mau kesini ketemu Devi, terus ngeliat pemandangan tadi jadi males tau gak" ucap violetta
"Gue mau ke kamar afan aja" mala berjalan lebih dulu
___________
"Jadi kamu sama dia balikan sayang?"
Pertanyaan rara membuat mala yang tadinya ingin membuka pintu ia urungkan. Mereka balikan?
"Mi.. Afan mau mami kayak dulu lagi, nerima hubungan afan sama devi dengan baik, bukan kayak sekarang"
"Sayang... Mami itu gak mau kamu salah pilih"
"Salah nya dimana mi?"
Rara menghembuskan nafasnya pelan. "Sayang.. Dia gak ada disaat masa sulit kamu, itu namanya dia gak baik, harusnya dia ada disaat kamu lagi berjuang, juga disaat kamu senang, bukan malah senang nya aja"
"Mi itu mungkin—"
"Assalamualaikum"
Rara bangkit dari duduk nya. "Eh kalian"
KAMU SEDANG MEMBACA
Ketos Cuek Tapi bucinnn -DEFAN-
RomanceMenceritakan seorang ketos cuek yang jatuh hati kepada seorang gadis cantik bernama Serly Devita Arabella seorang anak baru disekolah afan sang ketos. Akan kan afan bisa mendapatkan hati devita atau bahkan dia tidak bisa mendapatkan hati anak baru...
