Bab: Empat Puluh Empat

3.1K 63 0
                                        

Halo sebelumnya, aku semaleman baca ulang ceritaku sendiri sekalian ku revisi bagian yang maybe ga masuk akal

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Halo sebelumnya, aku semaleman baca ulang ceritaku sendiri sekalian ku revisi bagian yang maybe ga masuk akal. Jadi ada beberapa bagian yang kuubah. Kalo kalian mau, baca ulang tipis tipis ya gais. Love u all💛

----

Flashback

8 tahun lalu

Semua anggota keluarga Ringarda berkumpul. Aura mencekam menyelimuti keluarga besar ini. Suasana sungguh tegang tidak ada senyum diwajah semua orang.

"Salsa Wildan Rikhan bisa jelaskan sesuatu?" Linggar sebagai kepala keluarga mengambil peran.

"Pah Salsa hamil." Karena tidak mau bertele-tele Rikhan bicara to the point. Tangis Sarah pecah. Sarah memeluk Salsa erat.

"Apa-apaan ini?!" Sarah berteriak kecewa. Wajah Linggar mengetat marah. Tanganya mengepal erat.

"Siapa?" Rikhan menelan ludah dan menengok kesampingnya, Wildan duduk dengan sangat tenang.

"Ak-" Rikhan sudah akan mengatakan dirinya yang mengamili Salsa tetapi ucapanya di hentikan oleh Wildan.

"Aku ayahnya pah mah." Kata Wildan tenang. Sangat tenang. Linggar menatap tajam anak pertamanya. Linggar berdiri dari duduknya dan berjalan cepat kearah Wildan. Lalu tangan Linggar melayang memukul Wildan anaknya sendiri. Sarah dan Salsa berteriak histeris.

"Pah udah!" teriak Sarah melihat suaminya memukuli anaknya sendiri. Setelah puas Linggar menghentikan pukulanya.

"Kurang ajar, bajingan kamu Wildan. Tega-teganya kamu!"

"Aku akan menikahi Salsa." ucap Wildan enteng. Padahal wajahnya sudah babak belur tapi dirinya tidak merasa bersalah sedikit pun.

"Ngga pah, jangan nikahin Salsa dengan bajingan seperti dia." protes Rikhan.

"Lalu kamu mau menikahinya adik?" Wildan terkekeh kecil dengan bibir robeknya.

"Aku mau tanggung jawab!" Rikhan berkata lantang.

"Brengsek dia bekas gue!" Wildan tersulut emosi.

"Berhenti kalian!" Rikhan dan Wildan sudah bersiap akan adu jotos tetapi Linggar berkata dengan keras.

"Wildan akan menikahi Salsa!" Linggar berkata final.

"Pah papa aku ga mau nikah sama dia!" Salsa berteriak keras.

"Mah tolong aku ga mau nikah sama dia. Kita gugurin aja ya bayinya?" Salsa memohon pada Sarah.

"Nak, maaf ya mama papa ga bisa jaga kamu. Ini bentuk tanggung jawab papa dan mama yang terakhir." Sarah memeluk Salsa erat.

"Ngga ma pa aku ga mauu! Kak Rikhan mau tanggung jawab ma! Kak Rikhan saja yang nikah sama Salsa."

"Salsa Wildan yang akan menikahimu! Tidak ada bantahan!" Linggar berkata tegas. Rikhan terdiam sementara senyum miring Wildan terlihat.

MY BASTARD EX (End)Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang