21

1.7K 146 57
                                        

"Setelah ini apa yang akan kau lakukan?" Yunho bertanya pada Mingi yang sedang mendudukan dirinya di sofa.

"Aku akan mencari hotel untuk menginap selama beberapa hari kedepan." Yunho menatap Mingi heran.

"Hotel?"

"Ya, aku hanya akan berada di Korea selama 2 pekan dan aku akan kembali ke Swiss."

'DEG'

Mendengar itu, sesak pada dadanya pun kembali. 2 Pekan katanya? ia bahkan sudah berada di Korea sejak 3 hingga 4 hari lalu, berarti Mingi hanya memiliki waktu sekitar 10 hari di Korea. Yunho sibuk dengan pikirannya hingga ia tak menyadari bahwa Mingi memanggilnya.

"Yunho? kau baik-baik saja?" Mingi menatap Yunho khawatir. 

"Kenapa harus di hotel?" Pertanyaan itu terlepas begitu saja dari mulutnya

"Karena lebih nyaman (?)" Mingi memiringkan kepalanya tak yakin denganpertanyaan Yunho.

"Kenapa tak disini saja? kau bisa lebih hemat." MIngi terlihat terkejut dengan tawaran Yunho.

"Apa kau yakin dengan menawariku tinggal disini bersama mu untuk beberapa hari kedepan?" 

Mingi tak yakin setelah apa yang ia lakukan dulu pada Yunho, mana mungkin ia bisa tinggal disini. Bisa saja dirinya lepas kendali, apalagi Yunho kini terlihat begitu menggemaskan. Dibandingkan tak percaya dengan Yunho, ia lebih tak percaya pada dirinya sendiri bahwa ia bisa menahan diri untuk tak menyentuh Yunho. Apalagi ia baru saja dinyatakan sembuh.

"Memang kenapa?" Mingi tak tahu harus menjawab apa.

"Dengar Yunho.. bukannya ku ingin menolak tawaranmu. Tapi..."

"Tapi apa?" Yunho menatap lekat pada Mingi.

"Aku hanya tak yakin pada diriku sendiri untuk tinggal disini, aku takut tak bisa mengendalikan diriku." Mingi mencoba menjelaskan pada Yunho.

"Kau kan sudah sembuh." Yunho bingung.

"Tetap saja Yunho. Bagaimana pun aku adalah laki-laki dan kau sendiri tahu bahwa aku mencintaimu. Itu akan berat untukku jika tinggal disini." Yunho terdiam.

"Kau akan pindah ke hotel dan lalu membali ke Swiss... Apa kau tak akan kembali lagi?" Mingi menatap Yunho.

"Untuk sekarang aku harus kembali ke Swiss, aku masih terikat kontak kerja disana." Mingi tersenyum.

Yunho hanya menatap Mingi, perasaannya sedang tak karuan. Jika Mingi mencari hotel dan dalam beberapa hari Mingi kembali ke Swiss, Yunho entah kapan dapat melihatnya lagi. Tapi seharusnya Yunho tak masalah. Mereka tak dalam hubungan apapun, tapi mengapa berat sekali rasanya saat mengetahui Mingi harus kembali ke Swiss.

"Mingi.."

"Hm?"

"Berapa lama lagi kau di Swiss?" Mingi menaikkan satu alisnya.

"Mungkin.. 2 tahun lagi." 2 tahun katanya? Itu bukan waktu yang sebentar.

"Aku ikut denganmu." Mingi terkejut.

"Hah?? Apa?? K-kau.."

"Ya. Aku akan ikut denganmu ke Swiss. Aku juga ingin memotret view disana."

"Lalu pekerjaanmu disini bagaimana??"

"Aku tak terikat kontrak oleh siapapun saat ini. Jadi ku bebas mengambil foto." Mingi terdiam. Apa Yunho serius ingin ikut dengannya?

"Tapi.. Jika teman-temanmu tahu kau pergi ke Swiss denganku. Mereka pasti akan melarangmu Yunho." Mingi menggenggam tangan Yunho.

MonocromaticTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang