khayalan

1.9K 121 1
                                        

Malam ini mereka tidur terlentang dengan tangan yang saling menggenggam.

Mungkin ini akan menjadi malam terakhir mereka bebas bersama seperti ini,

"Tin.."

"Hm?"

"Jika kau tidak menyukai wanita itu, kenapa kau tetap menyetujui pernikahan ini?"tanya Pavel

Tin menatap langit langit kamarnya
"Ini pernikahan bisnis, aku tidak menggunakan perasaan untuk melakukannya"

"Bagaimana jika kau tidak menikah?"

"Aku mungkin akan kehilangan investor besar yang di andalkan ayahku"

"Apa itu buruk?"

"Hm sangat buruk! Setengah perusahaan ku akan mengalami kebangkrutan karena dana yang tersalur ke banyak departemen cukup di andalkan dari perusahaan tuan wan"

Pavel mengangguk mengerti.
Tin lalu memiringkan tubuhnya menghadap pavel.

"Kenapa bertanya? Kau tidak rela aku menikah dengan orang lain?"
Tanyanya

"Tentu saja! Siapa yang bisa menerima itu? Bagaimana bisa aku melihat pacarku menikah dengan orang lain"
Jawab Pavel dengan bibir mengecurut

Tin mencium punggung tangan Pavel
"Kau tenang saja, aku menjalani ini hanya sebagai topeng untuk ayahku, setelah beberapa bulan pernikahan ini berlangsung, aku akan bercerai dan kita bisa hidup bersama tanpa bersembunyi "

Pavel menghela nafasnya lalu menatap wajah tin.
"Aku rasa mungkin tidak akan semudah itu tin"

"Itu rencanaku, tapi aku tidak tahu akan ada hal apa yang membuat semuanya berubah, namun yang jelas kita tidak akan berubah" ujar tin seraya mengusap kepala Pavel dan memberikan ciuman di keningnya

Pavel tersenyum senang lalu memeluk tin lebih erat.

***

Pagi ini Jane tampak sibuk mempersiapkan baju untuk suaminya yang akan pergi ke kantor.

"Suamiku, aku merasa tin dan pelayan itu, punya hubungan berbeda dari biasanya"ujar Jane seraya memberikan jas kerja yang akan di pakai tuan kit

"Apa maksudmu?"
Tuan tin memakai baju jasnya seraya menatap tampilan nya di cermin

"Mereka bersama semakin sering setiap hari , aku khawatir itu akan mengubah pemikiran tin untuk menikah dengan mei"ucap Jane

Tuan kit menghela nafas
"Tapi tin tidak melawan atau melakukan apapun yang akan membuat dia membatalkan pernikahan "

"Aku hanya khawatir "

"Selama itu tidak menggangu bisnis dan media tidak mengetahuinya, aku tidak akan menggangu tin, itu syarat yang dia pinta dari kita,  jangan terlalu banyak berpikir, pernikahan tin akan di adakan besok, jadi jangan membuat masalah "

Setelah mengatakan itu tuan kit lalu berjalan pergi keluar kamar, meninggalkan Jane yang menekuk wajah kecewanya.

***

"Aku akan pergi sebentar, ada hal yang harus di selesaikan segera di kantor" ucap tin seraya memakaikan kemeja putih nya

"Hm baiklah"
Ujar Pavel seraya membantu mengancingkan baju tin,

Setelah selesai,

"Tunggu aku, aku tidak akan lama"
Ucap tin seraya mencium kening Pavel

Pavel tersenyum dan mengangguk.

Satu jam setelah kepergian tin, Pavel terdiam menatap ke arah luar jendela, begitu banyak orang yang sibuk berlalu lalang di halaman besar rumah itu,

Persiapan pernikahan tin Semakin lengkap karena besok lah harinya,

 love by change (Tin & Pavel)Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang