Asal Istri dan keluargaku tidak boleh tahu 35
Mataku dan Dita akhirnya bertemu. Banyak yang berubah darinya, meski bukan spesifik, apapun adanya Dita, aku menerima apa adanya. Akhirnya aku sadar bagaimana aku sangat membutuhkannya. Betapa inginnya aku duduk di sebelahnya dan mencari tahu apa yang ada di kepalanya. Butuh kesabaran extra bagiku menunggu jam kantor berakhir. Lalu saat akhirnya aku mendatanginya dan menemukan sosoknya di klinik, hatiku membuncah melihatnya sedang membahas entah apapun itu, jujur aku tidak begitu peduli. Saat mengetuk pintu, sepertinya teman Dita paham posisinya, jadi dia pasti tahu hubunganku dengan Dita, baguslah. Berbasa basi dengan dr.Fadly adalah yang kulakukan kemudian, meski aku sadar ada kecanggungan yang terjadi.
“Coba kamu jelasin, Dit, apa maksud dari semua ini?,”tanyaku pelan. Aku memaku tatapan Dita, dan memuaskan kerinduanku padanya.
“Apa yang butuh penjelasan?,”jawabnya diplomatis dan kembali duduk dihadapanku. Aku menangkap keengganan Dita berbicara padaku. Entah kenapa hatiku dilanda cemburu luar biasa jika mengingat bagaimana momen dia di goda oleh Pak Pria.
“Kenapa kamu bisa ada di perusahaanku, dan apa maksud semua ini? bagaimana bisa?,”bisikku mencoba menenangkan suasana. Jujur saja sesuatu dalam diriku bergejolak saat melihatnya
“Dr.Fadly seniorku, menawariku pekerjaan, gajinya besar, sekaligus pengalaman baru untukku, lagipula sejak dulu aku ingin kembali bekerja,”jawabnya lancar. Sekalipun aku tidak melepaskan tatapan matanya, beberapa kali dia berpaling kearah lain saat kutatap. Aku yakin Dita juga ingin pulang bersamaku, aku hanya perlu berusaha keras. Aku hanya ingin Dita paham posisinya. Serta mau kuajak pulang ke rumah.
“Lalu, kenapa kamu tidak memberitahuku? Apa kamu pikir karena sudah bisa cari uang sendiri, sehingga bisa melakukan semua hal tanpa ijinku?”potongku dengan nada suara meningkat satu oktaf. “Ouw, jadi, kamu merasa senang digoda atasanku, merasa hebat digoda semua pria kantorku, begitu? Ternyata segini rendahnya moral wanita yang kujadikan istri. Apa sih yang ada dalam kepalamu Dita?”tambahku lagi. Aku ingin melihat seberapa jauh Dita bisa berdebat denganku.
Ada sesuatu pada Dita yang berubah, kali ini auranya berubah. Ada begitu banyak emosi yang tertangkap dalam mataku. Gerakan tubuh serta caranya memperbaiki letak rambutnya yang ternyata sudah mulai memanjang. Aku menyukai, tidak. Aku mencintai Dita, istriku.
“Aku tahu tentang Mentari,”jawabnya yang membuat mataku membeliak, seingatku tidak ada momen dimana Dita mendapati bersama Mentari. Apakah dia hanya ingin mengujiku?
“Apa yang kamu tahu tentang Mentari? Dia stafku, aku sudah bilang saat itu,”sahutku meyakinkan. Sampai kapanpun, Dita tidak perlu tahu tentang kehilafanku. Apapun akan kulakukan agar Dita tidak perlu tahu. Itu hanya murni sebuah kesalahan. Hanya sebuah kesalahan.
“Aku melihat semuanya,”tambahnya lagi yang makin membuat tingkat kewaspadaanku meningkat. Aku tidak boleh salah atau terjebak.
“Apa yang kamu lihat?”selidikku.
“Banyak.”
Aku yakin Dita tidak tahu, dia hanya beralasan. Jika Dita tahu tidak mungkin dia bisa setenang ini.
KAMU SEDANG MEMBACA
LUKA HATI DITA
RomantikDita tidak menyangka jika perkawinannya dengan suaminya, Dygta akan berada diujung tanduk setelah semua yang dia korbankan, termasuk karirnya sebagai seorang dokter. Dygta tidak menduga jika wanita yang awalnya dia cintai sedemikian hebatnya bisa be...
