Bel panjang berbunyi. Ocehan Miss Nola di depan kelas terhentikan. Kinnara yang sudah setengah hilang di alam bawah sadar terkejut saat dagunya yang dia topang sendiri menggunakan tangannya tergelincir hingga kepalanya nyaris menghantam meja.
Carmen di sebelahnya tertawa cekikikan. Untung Miss Nola tidak melihat itu. Miss Nola sendiri akhirnya berlalu dari sana. Anak-anak lain ikutan berdiri, berlalu dari kelas menuju tujuan masing-masing. Termasuk Kinnara dan Carmen. Mereka berdua kini berjalan menuju kantin.
"Makan apa ya enak?" Tanya Kinna sambil menepuk-nepuk perutnya yang keroncongan.
"Yelah pertanyaan yang berbobot dikit napa?" Balas Carmen.
Kinna berdecak mendengar balasan Carmen. Padahal dia sudah berekspektasi mengenai jawaban yang bagus dan solutif tapi ternyata Carmen tidak memenuhi semua itu. Kinna masih sambil jalan, namun tiba-tiba dia mundur beberapa langkah saat tersadar dia sedang melewati suatu kelas.
Kinna mundur beberapa langkah dan berhenti tepat di depan pintu. "Oit." Panggilnya.
Yang terpanggil ada dua orang. Satunya lagi nulis, satunya lagi berdiri di depan meja, ngelipat tangan, sambil bersandar di dinding. Dua orang makhluk tersebut tidak lain dan tidak bukan adalah Leah dan Bella. Taulah siapa yang nulis dan siapa yang ngeliatin.
"Tuh udah dipanggil ka Kinna. Kata gua stop aja dulu udah elah. Alay lu, deadlinenya masih lama juga." Cerocos Bella the moment Kinna call them.
"Iya, iya, iya siap." Jawab Leah sambil membereskan bukunya. Tentu dengan wajah kesalnya. Carmen tertawa menyaksikan mereka berdua.
Akhirnya mereka berempat kini jalan menuju kantin. "Makan apa ya enak?" Tanya Kinna ke Leah dan Bella. Sebenarnya itu tujuan utama mengajak Leah dan Bella; agar tau mau makan apa hari ini.
Leah dan Bella sama-sama mengedikan bahu. "Gatau." Jawab mereka kompak
Kinnara kembali berdecak, kali ini diikuti dengan wajah masam akibat kesalnya. "Ah ga asik lu berdua, gak membantu." Keluh Kinna.
"Yelah, jangankan bantu lo mikir orang kita aja gak tau kita mau makan apa." Ujar Bella pada Kinna.
Mereka berempat melanjutkan langkah mereka ke kantin. Sesampai mereka di sana tersisa dua meja yang kosong. Dengan cepat mereka menempati salah satu dari kedua yang kosong itu. Tepat pada saat mereka duduk di tempat yang kosong, meja satunya lagi yang kosong ditempati oleh orang lain.
Yang duduk di meja kosong satunya lagi adalah seorang gadis. Dia seangkatan dengan Leah dan Bella, namun beda kelas dan jurusan. Dia sendirian menikmati makanannya disana.
Sepuluh menit kemudian berlalu.Si gadis yang duduk sendirian tidak menjadi perhatian Kinna dan yang lainnya sampai segerombolan orang muncul.
"Musuh lo bertiga tuh." Ujar Carmen pada Kinna, Leah, dan Bella sambil tertawa. Carmen lumayan dekat dengan Kinna jadi dia tahu tentang beef mereka. Lagipula tanpa Kinna dan yang lain pun dia aslinya sudah tidak suka dengan Angel.
KAMU SEDANG MEMBACA
VIRAGO [ON GOING]
Teen FictionIni kisah tentang Hellen, manusia yang pelik buat dipahami. Aneh, random, cukup gila, galak, suka ngomong kasar, suka ngegas dan selalu mikir bahwa semua orang bakalan bisa memaklumi dia. Selalu semena-mena, sampai suatu ketika tertampar kenyataan...
![VIRAGO [ON GOING]](https://img.wattpad.com/cover/250330594-64-k349492.jpg)