Momen wajah Angel terpapar di mata pria itu Angel kaget, begitu juga dengan pria yang menatapnya yang dengan segera melempar pertanyaan spontan.
"Sayang??? Kamu ngapain disini???"
Seketika semua menjadi hening yang diawali dengan suara terkesiap yang muncul dari semua yang ada disana. Dari yang tadinya diam saja dan tadinya turut terlibat, semuanya bersuara tersentak. Kecuali Kenneth. Ya, kecuali Kenneth.
Angel terdiam mematung tak bisa bergerak sembari menatap lelaki yang memanggilnya 'sayang' dengan mata yang masih membulat sempurna. Untuk sesaat semuanya terdiam. Sepuluh detik berlalu hingga salah satu memecah hening dan bingung yang ada.
"Lo siapa?" Tanya Nicko tiba-tiba. Kedua alisnya bertaut menggambarkan bingung yang ada. Pertanyaan itu seolah mewakili semua yang ada disana, yang menolak untuk langung mengambil kesimpulan berdasarkan kata yang barusan mereka dengar.
Namun pria yang berbicara itu tampak bingung dengan matanya yang terkunci pada Angel, menunggu gadis itu menjelaskan apa yang terjadi kepadanya. Dia lalu maju beberapa langkah berdiri di dekat Angel kemudian melayangkan tatapan kurang menyenangkan kepada mereka semua.
Namun baru saja dia hendak memindai mereka semua, matanya berhenti pada Christian. Ka Chris sendiri yang sedari tadi fokusnya terbagi dengan laptopnya ikutan kaget. Dia mengernyit sembari memperbaiki letak kacamatanya.
"Eh? Gam? Lo ngapain disini?" Tanya Ka Chris dengan nada paling bingung.
"Lah Chris? Kok lo disini juga? Kok cewek gua bisa bareng circle lo?" Tanya orang yang disapa 'Gam' oleh Ka Chris itu.
Seketika semuanya terkejut. "CEWEK?!" Tanya mereka semua bersamaan termasuk ka Chris.
Gam atau lengkapnya Gamaliel mengangguk dengan wajah bingungnya. "Iya, kenapa? Ada masalah?" Tanya Gamaliel dengan tegas cenderung terlihat galak.
Banyak masalahnya bang. - everyone there
Semuanya hening, terdiam, tercekat dengan validasi yang diberikan Gamaliel. Semuanya kelu dan kehilangan kata-kata untuk sesaat. Semuanya menatap Angel yang terlihat bingung harus menyembunyikan mukanya bagaimana, namun beda dengan Bella, KaJo, dan Ka Chris yang malah melihat ke arah Kenneth.
"Emang lonte lo ya!" Suara keheningan pecah dengan Della yang bangkit dan menunjuk Angel. Semuanya tersentak dengan ucapan Della. Angel menoleh menatap Della tepat di tangan yang terarah lurus menuju dirinya. Air mata mengumpul di pelupuk matanya, lagi.
"Maksud lo apa ngomong gitu ke cewek gua?!" Nada Gama terdengar marah dan tegas.
"Eh asal lo tahu ya, cowok perempuan ini bukan lo doang."Jelas Della. Awalnya Della biasa saja ke Gama. Namun karena pertanyaan Gama demikian, emosinya jadi ikut tersulut.
Gamaliel menoleh ke arah Angel. Namun Angel hanya menatapnya dengan air mata yang mengumpul di pelupuk matanya. Angel menggeleng, Gama lalu kembali menoleh ke Della, tatapannya mengeras. "Maksud lo? Lo nuduh?!" Lagi, nada Gamaliel makin tidak enak didengar Della.
Mata Della membulat. Mulutnya hendak saja mengeluarkan kata-kata mutiara, namun lagi-lagi terinterupsi oleh hal lain yang tidak terduga kejadiannya.
KAMU SEDANG MEMBACA
VIRAGO [ON GOING]
Dla nastolatkówIni kisah tentang Hellen, manusia yang pelik buat dipahami. Aneh, random, cukup gila, galak, suka ngomong kasar, suka ngegas dan selalu mikir bahwa semua orang bakalan bisa memaklumi dia. Selalu semena-mena, sampai suatu ketika tertampar kenyataan...
![VIRAGO [ON GOING]](https://img.wattpad.com/cover/250330594-64-k349492.jpg)