"Rasanya tuh kayak beneran. Tapi itu mimpi. Aneh kan?" Tanya Kenneth yang benar-benar merasa janggal.
Nicko menarik napas lalu menatap Kenneth, tepat di netra manusia itu. "Itu bukan mimpi.".
Kenneth mengernyit.
Nicko melanjutkan kalimatnya.
"Itu ingatan lo yang hilang."
Gantian Kenneth yang membeku.
Flashback on
Bunyi sebuah benda berbahan besi beradu dengan lantai, menimbulkan dentingan disana. Mata Hellen terarah tepat ke benda yang jatuh dari balik tubuh Kenneth yang membeku itu.
Mata Hellen membulat, Dia membelalak tak percaya apa yang dilihatnya. Seluruh tubuhnya lemas, kayu di genggamannya jatuh begitu saja.
It is a knife.
A bloody knife.
Hellen meletakan kedua tangannya menutupi mulutnya, tak percaya apa yang dilihatnya. Hellen terkejut, Kenneth terkejut, Vraka juga terkejut.
Vraka mundur beberapa langkah dengan wajah ketakutannya, lalu segera berlari dengan kencang, naik ke motornya dan pergi dari sana.
Hellen sudah tidak peduli lagi pada Vraka yang pergi atau apalah itu. Dia masih membeku di tempatnya berdiri. Kenneth berbalik pelan menghadap ke arahnya.
Detik dimana tubuh Kenneth berhenti berotasi, matanya terarah tepat ke mata Hellen. Mata yang penuh keterkejutan. Mata berair yang memandangnya dengan berbagai macam emosi saat ini.
Berbanding terbalik dengan tatapan yang diterima Hellen. Hellen terkejut. Terlalu terkejut. Entah dengan fakta mengenai Kenneth dan pisau yang jatuh di dekatnya, atau dengan tatapan yang datang dari mata cokelat that once bewitch her, and maybe still bewitch her.
Tapi kali ini beda. Hellen terkejut karena tahu bahwa meskipun untuk sekali seumur hidup, dia belum pernah mendapatkan tatapan yang tengah dia terima sekarang ini. Kenneth tidak pernah melihatnya dengan mata sejujur ini, semua rasa sakitnya tampak di sana, semua rasa sakit yang membuatnya terlihatnya begitu lemah, suatu tampilan yang tidak pernah dilihat Hellen sebelumnya.
Tidak, ini bukan Kenneth yang Hellen tahu, bukan Kenneth yang Hellen kenal. Hellen tahu, Kenneth yang dulu dengannya tidak menatapnya seperti ini, Hellen tahu dan masih ingat semua itu persis.
KAMU SEDANG MEMBACA
VIRAGO [ON GOING]
Genç KurguIni kisah tentang Hellen, manusia yang pelik buat dipahami. Aneh, random, cukup gila, galak, suka ngomong kasar, suka ngegas dan selalu mikir bahwa semua orang bakalan bisa memaklumi dia. Selalu semena-mena, sampai suatu ketika tertampar kenyataan...
![VIRAGO [ON GOING]](https://img.wattpad.com/cover/250330594-64-k349492.jpg)