Genre: romance, youth, love, enemies
Rolfagez dan Hesvior adalah dua Geng motor yang sudah menjadi musuh sejak lama. Bagaimana jika seorang Gadis tiba-tiba terlibat dan menjadi pemicu berkobar nya api permusuhan antara Michael Januarta (Ketua Rolfag...
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Sejak hari itu, ruang inap sebagai saksi nya. Itulah hari terakhir dia memandang wajah gadis tersayang nya, menelusuri mata indah yang menangis karena ucapan nya, mendekap tubuh kecil yang menjadi sandaran favorit nya. Dari hari itu hingga bertahun-tahun berlalu dia tidak tau bagaimana kabar Cesie. Mereka tidak pernah saling mengirim pesan, karena mendadak gadis itu hilang tak ada kabar. Seolah-olah keluarga Cesie memang memutus hubungan nya dengan Michael. Saat Michael bertanya pada Opa dan Oma nya mereka hanya tersenyum dan tak membantu dirinya sedikit pun.
Hari itu Michael berusaha menghubungi Cesie melalui direct message di instagram, tapi ternyata yang membalas nya adalah Mami nya Cesie. Dalam satu bubble pesan itu Mami Cesie hanya menuliskan sedikit kalimat.
ini tante, mika. kalau kamu memang mau berubah, lupakan cesie untuk sementara waktu dan lanjutkan hidup kamu
Kadang kala saat dirinya sedang sendirian, Michael sering memandangi wajah gadis nya melalui instagram lain, karena setelah percakapan singkat 7 tahun lalu instagram nya di blokir oleh wanita itu. Entah mengapa Michael merasa sangat kesal, rasanya dia ingin segera kembali dan menculik gadis nya agar tidak ada yang bisa memisahkan mereka.
"Makin cantik ya?"
Michael mendapati Opa yang berdiri di belakang nya sambil memasang ekspresi menyebalkan lalu duduk di kursi sebelah nya.
"Opa ngaku aja, kalian kerja sama ya buat mutus hubungan aku sama Cey?"
Opa menatap nya sekejap lalu terkekeh mengusap kepala nya. "Setelah tujuh tahun kamu baru ngerti?"
"Aku udah ngerti dari lama. Sekarang aku udah di titik capek, tujuh tahun aku gak pernah pulang kesana. Komunikasi aku sama dia putus, aku cuma bisa liat dia dari layar hp ini aja Opa. Disaat aku mau kesana dengan alasan mau liat Mama, Papa dan Misha, Opa malah pesenin tiket biar mereka kesini. Aku jadi bingung kenapa aku gak boleh banget pulang walau cuma sesekali? Sekarang aku tagih janji Opa, aku cuma mau hidup bareng Cesie, gak ada perempuan lain"
Opa mengambil gelas lalu menuangkan alkohol yang dari tadi Michael minum kedalam gelas milik nya. "Kamu lagi mabuk, balik ke kamar terus istirahat, besok kamu harus ke kantor"
"Aku mau pulang"
"Ini rumah kamu"
"Rumah kita disana Opa, disini kita gak ngerasain sama sekali apa yang namanya rumah. Opa gak rindu sama rumah disana? Sama keluarga disana?"
Opa menghela pelan. "Jika dia bukan Cesie yang kamu kenal Mika. Kamu yakin perasaan dia buat kamu masih ada? Kamu juga yakin perasaan kamu untuk dia masih sama?"