le mien: 29

386 56 21
                                        

Bagian: 29

Pikiran nya kacau, hati nya kacau, seluruh dirinya berantakan karena Gadis itu

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Pikiran nya kacau, hati nya kacau, seluruh dirinya berantakan karena Gadis itu. Memang benar, cinta membuat semua orang bodoh. Michael selalu mengatai Papa nya yang masih mencintai Mama nya walau sudah berselingkuh, sehingga Papa masih tetap bertahan. Bukankah Papa bodoh? Kini dia juga sama saja. Dia bodoh karena cinta, tujuan nya yang sudah ia tata dengan rapi hampir hancur karena cinta.

Tidak seharusnya dia mencintai Cesie.

"Darimana kamu?"

Michael melihat kearah Mama nya yang berdiri di tangga ketika ia baru masuk kedalam rumah. Mama menuruni tangga dengan hati-hati lalu menghampiri nya dengan wajah khawatir

"Kenapa muka kamu Mika? Berantem sama siapa? Bukan nya kamu kerumah Temen kamu?"

"Kenapa Mama peduli?"

Mama Veronica menghela pelan. "Sebenci itu kamu sama Mama?"

"Mama mau ngomong apa? Kalau gak penting aku mau naik"

"Mama obatin luka kamu ya?"

"Mama bisa serius gak sih? Aku capek dengerin hal gak jelas begini terus! Aku capek Ma!" dia memalingkan pandangan matanya kearah lain menghindari kontak mata Mama yang menangkap mata nya yang menangis

Mama Veronica menarik lengan Michael untuk duduk berdampingan di atas sofa. Mama memanggil seorang Pembantu untuk mengambilkan kotak obat untuknya. Jemari Mama merapikan rambut Michael ke belakang dan memperhatikan semua lebam serta luka yang ada pada wajah Michael.

"Oma kamu bilang kamu tadi nganterin perempuan pulang ya? Cesie namanya?"

"Bukan urusan Mama"

Mama mengambil kotak obat yang baru saja diberikan oleh seorang Bibi yang bekerja di rumah mereka. Mama membuka kotak obat itu lalu mengeluarkan beberapa obat yang ia perlukan. "Awalnya Mama gak suka denger kamu lagi deket sama perempuan, karena Mama sudah ada rencana perjodohan untuk kamu" Mama meraih wajah Michael lalu membersihkan luka-luka nya terlebih dahulu. "Tapi tadi Oma kamu hubungi Mama dengan suara bahagia banget. Kayaknya perempuan yang kamu deketin itu udah diterima oleh Oma sama Opa" Mama tersenyum tipis

"Maaf kalau selama ini Mama maksa kamu nerima perjodohan dengan Amora. Maaf atas semua sikap Mama yang buruk sama kamu Mika, Mama sulit mengatur emosi Mama, Mama stress Mika. Mama harap kamu ngerti dan bisa maafin Mama. Mama juga mau jujur sama kamu tentang apa yang Mama sembunyikan" dia sudah memikirkan rencana untuk memberi tau Michael sejak beberapa waktu lalu. "Mama hamil Anak Papa tiri nya Amora, Mama juga baru tau setelah menjalin hubungan sama dia kalau dia itu Papa tiri nya Amora. Mama akui Mama bodoh Mika, Mama selingkuhin Papa kamu, Mama wanita yang gak tau di untung. Tapi sekarang Mama tau, kalau Papa kamu itu sangat tulus lebih dari siapapun, dia bahkan nerima anak yang bukan darah daging nya ini. Sedangkan Ayah anak ini sudah meninggalkan Mama. Mama udah gak peduli lagi kalau Amora ngancem Mama mau kasih tau Papa kamu tentang Ayah anak ini, Mama terima konsekuensi nya kalau Papa kamu mau ninggalin Mama. Mama gamau lagi terikat sama Amora nak, Mama gak akan paksa kamu lakuin perjodohan itu. Silahkan kamu cari pasangan kamu"

le mien Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang