Di mansion terdapat 4 laki laki yang baru saja menyelesaikan sarapannya seorang pria paruh bayah kini terburu buru dan terlihat panik mencari kunci mobil nya
"Yah dapet gak?" Tanya anak tertua dengan raut wajah yang penasaran rakha
"Belum bang, bund bisa bantuin cari gak?" Tanya leam yang meminta bantuan pada dinda yang tengah merapikan baju anak bungsu nya yang ingin pergi sekolah bersama argan
Dinda menghela nafas "coba cari di atas meja dekat tv" ucap dinda yang tanpa menoleh dan tangannya masih berada di baju aclio ia masih merapikan baju dan memakaikan ikat panding
"Gak ada bund udah di cari tadi" balas argan yang panik takut terlambat ia akan ada rapat dengan client penting nya
Dinda menghela nafas berat dan beranjak untuk mencarikan kunci mobil argan, dinda berjalan mendekati tv ia mengambil kunci yang berada di atas meja dekat tv tepat dengan ucapannya tadi
"Nih ada" geram dinda sambil menyerahkan kunci nya
argan terkekeh tersenyum melihatkan gigi nya sambil menggaruk kepala nya yang tak gatal "hehe tadi ayah cari emang gak ada bund"
"Udah berangkat gih" suruh dinda pada argan tam lupa ia juga membawa aclio untuk pergi bersama nya
"Vano ikut abang ya" ucap nya sambil tersenyum
Vano mengangguk dan mengambil tangan dinda mencium punggung tangan dinda begitupun dengan rakha
"Oh iya jam 2 ayah sama bunda dan leo pergi kalian jaga rumah ya jangan kelayapan!" Perintah dinda pada anak cowo nya dengan wajah serius menatap tajam ke arah ke dua nya
"Siap bund" ucap mereka serentak dan melangkah pergi meninggalkan rumah
Rakha mengambil mobil nya sedangkan vano menunggu di luar, tak lama mobil itu tiba di hadapannya dengan cepat vano memasuki mobil itu dan duduk di samping rakha
***
Terlihat dengan jelas mobil sport berhenti dan terparkir di parkiran sekolah, tak lama rakha keluar dari mobil nya mengibaskan rambut nya yang tidak panjang ke belakang slowmo (anjay😜🔥) dan di susul oleh vano
Seketika siswi yang tengah melihat vano mulai berbisik-bisik mereka menatap vano heran
Siapa ya ganteng banget
Kok semobil dengan rakha
Adik nya kali
Ganteng banget gila mana cool gitu
Gantengan juga gue
Najis pantat panci
Beuhhh tatapannya bikin jatuh cintahh
Ucap siswi yang tengah melihat vano keluar dari mobil rakha, vano menatap lurus ke depan dengan wajah yang datar tidak menyikapkan vano saat di rumah sangat berubah drastis
Bahkan vano dan rakha berjalan melewati siswi yang tangah membicarakan mereka dengan santai nya mereka berjalan tanpa menoleh ke samping
Rakha membawa vano ke kantor kepala sekolah untuk pengarahan kelas dan yang lain, vano masuk ke dalam sedangkan rakha ia meninggal kan adik nya setelah vano masuk
Tak lama vano keluar dengan wajah yang heran kenapa tidak ada rakha bagaimana ia tau kelas nya di mana ia baru mengenal sekolah ini ia tak hapal jalannya
"Vano kan?"
Vano menatap gadis itu datar dan hanya membalasnya dengan deheman singkat
"Sini aku antar kamu kelas berapa?" Tanya nya lembut sambil tersenyum ramah
KAMU SEDANG MEMBACA
VIA-AMARA
RomanceVIE-AMERE -Kehidupan Yang Pahit bagaimana jika harus mengejar laki laki yang tidak memperdulikan mu, saat itu juga kamu harus bersaing dengan sahabat mu yang dulu nya yang kau anggap saudara mu sendiri itulah yg di rasakan zea, Nazea Arabella Wilson...
