~HAPPY READING~
Sekarang menunjukan pukul 10:45 yang berarti sekarang adalah jam istirahat pertama
Banyak murid yang lalu lalang ke sana kemari hanya untuk membeli makanan banyak dari mereka juga untuk berteman dengan kelas lain
"vi!"
"Adooh apa sih nyet?!" Tanya via yang muak dengan wajah revan
"Zea gak lakuin itu di loker lu!" Ucap revan todep
"Maksud lo apa? lo mau bela dia? Serah lo gue gak.perduli sama munafik kaya dia" ucap nya dan beranjak ingin meninggalkan revan
"Gue punya bukti" revan mengambil hp nya dan memberikan pada via
Via mengambil hp revan dan memutar video yang seperti nya rekaman cctv, via melihat reva, gladis dan angel yang sedang berada di loker nya dan memasukkan belatung, darah dan merobek foto via
Via terkejut mata nya membulat sempurna "terus foto zea di loker gue?!"
"Lo liat sampai habis"
Dan di situ cia melihat reva menumpahkan lumpur di loker via dengan sengaja ia memanggil zea untuk membersihkan lumpur itu di loker via, zea pun menurut kerna ia tak mau loker temannya itu kotor, di saat zea masih membersihkan loker via di situlah reva memoto zea yang berada di loker via seolah olah zea lah pelakunya
"Z-zea?!" Di saat itulah ia merasa sangat bersalah pada zea
Mata via beralih menatap revan ia menatap revan dengan sendu mata nya audah berkaca kaca, sungguh ia sangat bersalah sekarang kenapa ia bisa seceroboh ini?
"van bantuin gue!! Gue mau minta maaf sama zea udah bikin dia sakit hati" ucap via sambil menggoyangkan tangan revan dan menatap revan memohon
"Y-ya terus gue harus gimana, maksud gue bantu gimana?" Tanya nya bingung
"Ya bantuin gue bilang ke zia gue minta maaf dan bantuin gue buat temenan lagi sama zea" jwb nya enteng sambil tersenyum
"Lo kan sekelas sama dia tinggal bilang aja elah ribet banget"
"Gak bisaaa gue gak bisaa revannn"
"Bisa" elak revan
"Gak bisaa"
"Bisa"
"Gak bisa revan gak bisa sayang!!" Ucapan via mampu membuat revan malu salah tingkah, kok bisa?
"Salting lo?" Tanya reva menyadarkan lamunan revan yng sedari tadi senyum senyum
"G-gk lah gila sama monyet gue salting" elak nya tak mau kalah
"Enak aja, MUKA LU TUH KEK MONYET!!!" Via meninggikan suara nya dengan wajah yang kesal
"Jadi gak gue bantuin?" Revan mengalihkan pembicaraan mereka tapi bagus sih dari pada ribut
"Lo sih kampret!!" Kelas nya pada revan
"Jadi gak lama gue mau ke kelas"
"Iya iya, Bantuin gue nanti ketemuan sama zea pulang sekolah ini yaaa!" sambung nya
"Oke gue tunggu nanti"
****
Di sisi lain zea sedang berada di kursi nya sedang duduk santai sambil memainkan ponsel nya
Zea menoleh ke samping nya yang di mana ia melihat novi yang asik dengan buku gambar nya
"Wah nov gambaran kamu bagus banget kok bisa kaya real gitu?" Zea memulai topik nya dengan novi
Novi menoleh ke arah zea jarang sekali ada yang mau berbicara padanya orang orang selama ini menganggap nya itu seperti psikopat misterius bersembunyi kerna novi selalu memakai masker tatapannya juga sinis jdi wajar saja orang takut akan menatap nya apalagi berbicara pada nya
"Novi ajarin dong aku juga mau bisa gambar kaya kamu" ucap zea dengan penuh semangat ia bahkan mengambil buku dan pensil di tas nya
Jujur tindakan zea membuat novi kaget "ayo novi ajarin"
"Lo bisa pake lo gue?" Tanya novi Dengan wajah uang datar
"Eum aku gak terbiasa"
"Gue liat dari muka lu, lu udah mahir bahkan lu juga gak se culun ini" aneh aneh sekali kenapa tiba tiba novi berbicara seperti itu
"eummm nov kamu pernah suka sama cowo gak?" Zea mengalihkan topik dengan hati hati
"Gue suka tapi gue gak ngejar cowo brengsek sampai gila" jawaban novi tentu membuat zea tersinggung tapi ucapan novi ada benar nya juga
"Gitu ya? Yaudah deh aku mau lanjut main hp aja novi gak mau ajarin" ucap nya kembali ke topik awal mereka
"Kapan kapan lo datang ke rumah gue nanti gue ajarin" novi mengatakan itu tanpa menoleh ke arah zea ia masih fokus ke gambar nya
"Ihhh maksih ya nanti aku datang ke rumah Novi bareng via deh" girang nya mendengar ucapan novi
Dan kali ini novi kembali menatap zea "lu masih nganggep via teman setelah apa yang dia lakuin ke lu?" Tanya nya serius dengan alis yang menyatu
"Iyalah kan via teman aku dari smp, masa aku ninggalin dia" jawab nya enteng dengan ekspresi wajah yang lucu
"Misi iki ninggilin diyi" ejek novi pada zea yang berhasil membuat zea kesal pada novi
"Ihh novi ah gak lucu" kesal nya dengan wajah yang lucu
Novi terkekeh melihat tingkah zea yang lucu menurutnya dan novi sekarang senang berada dengan zea ia rasa zea baik dan bisa menjadi temannya
*Ting (notifikasi)
Reflek zea menatap hp nya dan mengecek nya
Rakha:
Gue mau bicara pulang sekolah gue tunggu di parkiran, sekalian pulang bareng gue
Tumben rakha nge chat, kemana aja waktu zea chat dia, dia nya aja gak pernah balas bahkan kalau balas pun tulisannya singkat banget ini malah beda jauh 'apa dia mau minta maaf?' zea membatin
'gak gak mungkin orang dia aja semlm kissing sama reva, pasti dia mau jebak aku lagi' kali ini ia berpikir keras dan mencoba berpikir negatif
Anda:
Gak mau aku sibuk
Rakha:
Gue gak mau tau dan GAK TERIMA PENOLAKAN!!!
Mata zea membulat kalau rakha marah ia akan mendapat maslah sekarang 'em gka.papa lah siapa tau dia mu minta maaf mengakui kesalahannya'
Seyakin itu?
~TBC~
jangan lupa tinggalkan jejak komen dan vote kalian biar aku semangat
dan jangan lupa follow biar gak tertinggalan
KAMU SEDANG MEMBACA
VIA-AMARA
RomanceVIE-AMERE -Kehidupan Yang Pahit bagaimana jika harus mengejar laki laki yang tidak memperdulikan mu, saat itu juga kamu harus bersaing dengan sahabat mu yang dulu nya yang kau anggap saudara mu sendiri itulah yg di rasakan zea, Nazea Arabella Wilson...
