46. rakha tau?

525 8 1
                                        

"tunggu"

zea menoleh ke sumber suara yang ternyata adalah Rakha, zea menatap nya dengan heran apa yang ingin ia bicarakan

"di luar" tambah Rakha

zea melirik ke vano dan bunda mereka mengangguk mengisyaratkan untuk mengijinkan Rakha untuk berbicara dengannya

"boleh" setelah itu Rakha keluar dan diiringi dengan zea di belakang, sekarang zea duduk di halaman depan rumah nya berdua dengan Rakha

"kenapa?" tanya zea tak mau basa basi

"Lo beneran wena?" tanya Rakha yang sangat penasaran

"gue zea, bukan yang lo maksud" balas zea malas, ia kira sangat lah penting sekarang Rakha mengulur waktu nya untuk pulang

"tapi kalung Lo" pungkas Rakha menatap ke arah leher zea

seketika mata zea melotot ketika mendapati kalung nya yang berada di luar baju nya dengan cepat ia memasukan kembali kalung nya ke dalam baju nya, melihat reaksi zea Rakha tersenyum

"apa senyum senyum? emang dia doang yang punya kalung ini banyak kali di pasar" elak zea berusaha meyakinkan Rakha

"lupa? kalau gue yang ukir sendiri tu kalung, di mana ada orang jual ukiran gue?" tanya Rakha yang mampu membuat zea terdiam

"udah?? gue mau pulang" zea beranjak untuk meninggalkan Rakha namun di tangan oleh Rakha

"Lo queen zevix?" lagi lagi ucapan Rakha membuat zea terkejut

"L-lo tau dari mana?

"jadi bener?

"dulu, sekarang gak gue udah undur diri" ujar zea menatap rakha malas

"ternya Lo jago balap juga" kekeh Rakha menatap ke arah zea yang sudah dengan wajah kesal

"Lo nya aja yang cupu" sksksksksk ucapan zea mampu membuat Rakha terdiam

"Lo adik nya bang darren kan? udah gue kasih tau kalau lu di rumah gue" zea sempat kaget namun ia menetralkan kembali wajah nya

"jadi jangan macam macam Lo!" peringat zea dengan memicingkan matanya sembari menunjuk Rakha

"dih siapa yang macam macam paling satu macam doang" goda Rakha dengan tersenyum yang menurut ze itu aneh

"ih akaaaaa"

****

zea kembali ke rumah jam 9 malam, sungguh ia sangat lelah, zea membuka pintu depan rumah nya "baru pulang Lo?" sewot cia dengan tangan menyilang atau bersekap dada

ck zea sudah menduga ini akan terjadi dan ia sudah siap "PAH, BANGG!!" teriak cia memanggil darren dan Arnold

"ck minggir!" zea menyelonong masuk ke dalam dengan menepis tangan cia yang menghalangi nya

"gak sopan ya Lo"

"Lo teriak teriak bego" ingat zea dengan menatap malas ke arah cia

tak lama darren dan Arnold datang menyaksikan zea dan cia adu mulut "ada apa ci?!" tanya darren pada cia soal nya mengganggu mereka beristirahat

"lihat nih Ara baru pulang eh maksud nya zea" kompor cia tanpa rasa malu

"kemana aja kamu zea?" tanya Arnold sopan, tak seperti biasanya

"tanya aja darren" lempar zea menatap darren tajam

darren yang paham ia membuka ponsel nya "tadi Rakha chat aku pah katanya zea makan malam di rumah rakha" jawab darren dengan menampakkan ponselnya

"udah kan gue mau ke kamar nih" lelah sungguh zea sangat lelah

"baik lah masuk lah ke kamar mu"

"ck manja" cibir cia

"muka lu manja gak sadar banget pick me" pungkas zea tak mau kalah

"sudah ci mending kamu masuk kamar, zea Kaka mau bicara sebentar" relai darren dan menyuruh untuk zea berdiam

tanpa mengatakan apapun cia melangkahkan kaki nya menuju kamar nya begitupun dengan Arnold

"Kaka Kaka Kaka" cibir zea dengan memutar bola matanya

mendengar ucapan zea, darren hanya diam tak melawan entah mengapa ia tak punya tenang untuk melawan zea seperti dulu "cepet gua Mau tidur" gesak zea

"zea kamu bis-

"bisa ke inti gak sih gak usah menye menye?!" gesak zea yang tak sabar

"kamu ikut geng motor?" akhir nya darren mengalah

sial Rakha mulut ember "itu doang? gue kira penting" malas zea

"jawab dulu Zee"

"lagian Lo dulu geng motor juga kenapa gue gak?"

"tapi kan kamu cewe ze, bis-

"peduli Lo? sejak kapan biasanya juga buat luka" jujur perkataan zea membuat hati darren teriris mendengar nya

"gue ngantuk" setelah mengatakan itu zea pergi meninggalkan Rakha sendiri ia pergi ke kamar nya sekarang ia mau tidur

darren tak menyangka kalau adik nya sekarang benar benar berbeda terlebih lagi zea dengan santai menjawab pertanyaan yang mereka lontar kan, sebenarnya darren suka dengan adik nya yang tidak lemah tapi di sisi lain darren tak ingin ini terjadi ia asing dengan zea
tapi bukan kah darren sendiri yang memulai nya? kenapa seakan akan zea yang menghindar padahal zea begitu kerna mereka ber 3

'kaka harap kamu bisa kembali seperti dulu ze' batin darren menatap sendu ke arah pintu kamar darren

di sisi lain di kamar nya zea, ia sudah siap untuk nonton film ataupun movie ia akan bergadang tak peduli dengan omongannya tadi yang ia bilang 'mengantuk' ia lelah namun melihat cemilan dan daftar yang akan ia tonton, ia menjadi semangat untuk bergadang padahal besok adalah hari Sabtu ia masih harus sekolah, tapi ia tak memperdulikannya toh ia nanti bisa izin sekali kali

"gue taruh di mana ya?" tanya zea bingung ingin menaruh makanan nya di mana, pasal nya tidak ada wadah yang bisa menampung makanan nya

"ck masa gue turun ke bawah si?" sial ia sangat malas untuk turun ke bawah dan pastinya ia juga gengsi untuk kembali turun, tapi kalau ia tidak segera mengambil mangkok atau semacamnya ia akan susah makan nya

"ah bodo amat"

zea perlahan membuka.ointu kamar nya melihat sekitar setalah ia rasa aman ia mulai berjalan menuju tangga untuk turun menuju dapur untung nya, tidak ada siapapun di sana jadi ia selamat tanpa bertemu darren cia dan arlond sampai kamar i langsung mengunci kamar nya

"dah siap" zea langsung membuka film nya ia menonton dengan bersanda di kasur yang ia taruh bantal di belakang nya punggung nya

zea sangat menikmati film nya, ia bahkan meng ekspresi kan diri nya kala film itu membuat nya marah, sedih atau kesal, ia bahkan menangis saat film itu menceritakan kalau sang perempuan harus pergi dan berpisah sementara

tak terasa jam sudh menunjukan pukul 2 malam, mata zea tak ada ngantuk ngantuk nya ia masih ingin menonton, dan memakan cemilannya yang ia beli dari

*drett drett drett

zea menoleh ke arah ponsel nya yang berdering, ia menyeringit heran siapa yang menelponnya semalam ini?



VIA-AMARACerita yang bikin terobses. Temukan sekarang