18. Munafik!?

484 10 0
                                        

~Ternyata tak semua orang yang dapat melawan arus yang deras sekuat apapun ia mencoba! percayalah kalau arus itu mampu menghantam dan menenggelamkannya dengan sekejap!~
*
*
*
HAPPY READING

Via yang mendengus kesal, ia berjalan di samping zea sambil mencibir revan yang tak henti henti nya ia masih kesal dengan Revan entah mengapa Revan selalu membuat nya kesal selalu membuat nya naik darah

"Gue heran tu anak gangguin gue mulu" ucap nya dengan kesal yang menatap zea ke samping sambil berjalan

"Huffft udah lah vi dari tadi lo gak berhenti henti bicara" balas zea yang sedari tadi mendengarkan via berbicara sendiri menyumpah serapahi Revan

Mendengar itu via jadi tak enak pada zea "hehe maaf yaa soal nya gue kesel banget ze" cengir via

Mereka telah sampai di loker, zea menuju loker nya tak tak jauh dari via ia ingin menaruh bukunya di loker itu

"AAAAAA...." Teriak via saat membuka loker nya dan teriakan itu jelas terdengar oleh zea dan juga siswa di sana yang kaget dengan teriakan sontak mereka mendekat mengetahui apa yang sebenarnya terjadi

Zea berlari ke arah via panik yang melihat via terjatuh "kenapa vi?" Tanya zea memegang bahu zea yang sudah bergetar hebat

Bukannya menjawab via malah memeluk erat zea, gerombolan siswi dan siswa semakin banyak menatap mereka, apa yang sebenarnya terjadi loker itu tertutup kembali akibat hempasan via yang kaget

Bahkan inti evorster pun ada melihat kejadian itu, mereka terpanggil akibat suara teriakan via

"Lo kenapa" tanya revan pada via yang terus memeluk zea dengan tubuh yang bergetar

"G-gue liat b-belatung dan d-d..arah" balas nya dengan suara yang bergetar ia lemas saat mengetahui isi loket nya kalian pasti tau kan kalau via takut dengan darah

Revan mengangguk paham dan berjalan ke arah loker via "rev ngapain lo?" Tanya cowok kekar di tengah tengah gerombolan siswa itu adalah Aldo

Revan menoleh ke belakang menatap aldo tanpa  membalas pertanyaan aldo ia kembali berjalan membuka loker via

Semua orang terkejut melihat itu, begitu banyak belatung yang berlumuran darah bahkan ada foto via yang robek dan berlumuran darah di dalam loker  bahkan revan pun mematung menatap tak percaya namun tak lama ia kembali sadar  dan membersihkan loker via

Ia mengambil foto via yang robek "SIAPA YANG LAKUIN INI?!" Tanya revan dengan suara yang tinggi dan menggema, terlihat wajah revan yang merah menahan amarah

Semua diam tak berani menjawab, namun tak lama suara kecil dan berisik mulai terdengar, suara siswi dan siswa yang tengah membicarakan itu mereka juga penasaran siapa pelaku nya

"GUE BIL-

Seorang perempuan berjalan melewati gerombolan siswa dan mendekat memotong ucapan revan "Zea yang lakuin itu!" Ucap seorang perempuan yang begitu mereka kenal dia angel temannya reva

Ucapan angel mampu membuat semua orang terdiam tak percaya, bahkan zea yang mendengar nama nya di sebut pun kaget bola mata nya membulat sempurna

"Gak! gak mungkin zea!!" elak via sambil menggelengkan kepala nya menatap zea tak percaya suara nya pun kini melirih

"Iya bukan gue vii! percaya sama gue!!" ucap zea meyakin kan via

"Yang bener kamu angel emang kamu punya bukti" ucap reva yang ikut kaget dan menatap tak percaya ke arah zea

"Gue punya bukti!" Ucap nya dan berjalan berbalik menatap ke arah segerombolan siswa dan siswi ia menampil kan foto kepada siswa dan siswi yang ada di situ dan mengirim nya ke grup sekolah

"Sudah gue kirim, and kalian liat sekarang" ucap angel yang tersenyum smirk

"Dan asal kalian tau selama ini zea itu licik dia sengaja memanfaatkan via agar bisa dekat dengan rakha secara kan via yang lindungin dia selama ini" timpal gladis sambil mantap miris ke arah zea

Zea yang sudah melihat handphone nya dan mendengar ucapan gladis ia menatap tak percaya ia menggelengkan kepala nya ia kembali menatap via yang melepaskan pelukannya ke zea

*Plakk

"LO! gue gak nyangka lo selicik ini!" Ucap via tersenyum miris ke arah zea wajah memperlihatkan sekarang kalau ia sangat marah

"Vi percaya sama gue, gue aja gak per-

*Plakk

"Lo emang pantes dapetin itu munafik!" Timpal revan yang ikut menampar zea

Zea di permalukan sekarang banyak pasang mata yang menatap nya jijik, miris, bahkan rakha pun tak percaya zea bisa selicik itu

Zea menetes kan air mata nya di hadapan semua orang baru kali ini ia meneteskan mata nya di hadapan rakha, bahkan sempat sempat nya ia tersenyum miris pada diri nya sendiri

Via kaget baru kali ini ia melihat zea menangis di depan orang banyak ia juga tak pernah melihat zea menangis, zea hanya sedih kalau pun ingin menangis zea akan pegi ke toilet, tak lama ia sadar dan kembali menatap benci ke arah zea

"PERGI!! gue gak mau liat wajah munafik lo!" Ucapan via mampu menusuk hati zea sudah lama ia berteman dengan sejak mau masuk kelas smp sudah hampir 5 tahun ia berteman bisa bisa via percaya dengan angel yang bisa saja foto itu rekayasa dan akal akal mereka

Zea menghapus air mata nya yang terus mengalir bahkan mata nya pun mulai sembab, menatap via sambil tersenyum getir sebelum melangkah kan kaki nya meninggal kan tempat itu

Mata tak suka terus menatap ke arah zea yang tengah berjalan melewati gerombolan siswa dan siswi, mereka terus berbisik bisik tentang zea, mereka suka sekali menjelekan zea, dan sekarang zea di tuduh memanfaatkan levia semakin membuat mereka panas untuk terus menjelekkan sea

Vano yang tadi sempat menonton kejadian itu ia menatap rakha yang tengah memberi tatapan tak suka ke arah zea, mata nya beralih ke arah zea yang sudah pergi meninggalkan tempat itu

Vano berlari untuk menyusul zea, aksi itu tak luput dari rakha, mengapa vano mengejar zea? Rakha menyeringit heran namun ia menepis pikirannya mungkin saja vano ke tempat lain dan tidak untuk mengejar zea ia dan temannya pun meninggalkan tempat kejadian

Vano berhenti berlari dan berjalan pelan ke arah zea yang tengah duduk bersandar di belakang gudang, zea pun mendongak menatap vano bingung yang mendekat ke arah nya

"Kak kenapa lakuin ini?" Lirih nya

TBC

*

*
*
Tinggalkan jejak komen mu di sini, dan jangan lupa follow biar gak ketinggalan chp/info selanjut nya

bye bye

VIA-AMARACerita yang bikin terobses. Temukan sekarang