33. geng motorr?!!!!!

572 10 0
                                        

Di hari minggu zea dan via tengah berjalan jalan ke taman kota, jarang sekali zea merasakan indahnya taman terakhir ia ke taman bersama ibu nya dan juga darren

"Eh ze habis ini kita treatment ya lo udah setuju tadi mau ngerubah diri lo" ucap zea sambil menatap zea

"Iya via" jawab nya pasrah sambil tersenyum manis ke arab via

"Zeee" tiba tiba saja seorang gadis berlalu dan memeluk zea membuat kedua nya kebingungan

"Astga gila lo baik baik aja kan anak anak khawatir sama lo saat tau lo gak sekolah selama 2 Minggu, lo kemana aja sih ngilang gitu aja" gerutunya gadis itu dan semakin membuat via bingung

"Ze siapa dia?" Tanya zea memicingkan matanya  penasaran dan heran

"I-tu, a-ku emm-

"Aku? Lo kenapa ze tumben bet aku-kamu Kesambet lo?" Tawa gadis itu mendengar ucapan zea

"xa!" Tegur zea dengan melotot kan mata nya, dan membuat lexa diam

Zea khawatir sekarang ia takut via marah pada nya sekarang "vi aku bisa jelasin!!" Terlihat kekhawatiran di wajah zea

"Apa?" Tanya sedikit ketus

Ohh ayolah baru saja mereka baikan, dan sekarang zea harus menjelaskan semua pada via

"lexa teman aku jadi dia dulu anggota kelompok zevix dan aku salah satu nya yang ikut pimpin zevix namun aku gak mau lagi berhubungan dengan kelompok seperti itu aku mau fokus dengan diri ku sendiri tapi mereka tetap teman aku kok" jelas nya, takut via marah

"APA? KOK GAK BILANG!" tuh kan baru juga di bilang pasti via marah

Sedang lexa hanya diam dari tadi kenapa sahabat zea tak tau kalau zea dulunya seorang geng motor bahkan zea lah yang menggantikan opa nya menjalan geng motor yang sempat terhenti dan di bawah pimpinan zea geng motor ini berjalan seperti dulu bahkan zea bisa membuat geng motor ini takut pada tuhan

"Etss biar gue jelasin kerna ini semua salah guee " sebelum zea mau menjelaskan lexa sudah berbicara

"Jadi nama geng motor nya zevix,  zea yang mengganti kan opa memimpin zevix, bahkan di bawah pimpinan zea, zevix menjadi lebih baik zea mengajarkan kalau kita semua harus punya etika dan jangan seenak nya dan di mana dulu zevix pernah tidak terawat gegara opa sudah tidak memegang zevix dan sempat terhenti namun opa melihat zevix memburuk jadi di serahkan ke zea, kami sebenar nya  adalah anak yang tak berkeluarga tapi setelah masuk zevixa mereka lah keluarga kami sekarang, namun zea berhenti jadi ketua dan di alihkan ke bragoss" jelas lexa panjang lebar

"Kami sangat sudah menganggap zea queen nya zevixa walaupun zea tak mau menjadi atasan kami, tapi zea lah yang selalu memberi arahan dan juga zea mengajarkan untuk selalu beribadah" tambah nya

Via mendengarnya menjadi terharu tidak menyangka sahabat nya bisa sebijak itu "gue bangga sama lo" via langsung memeluk zea

"Maafin gue vi udah sembunyiin ini dari lo, gue hanya gak mau orang orang berteman sama gue gara gara itu gue mau mereka yang berteman gue tulus kaya lu" imbuh zea dalam pelukannya

Via melepas pelukannya dan menatap zea "kalo gitu mulai sekarang lu jadi diri lo sendiri aja gue suka lo apa adannya gue gak suka temen gue niruin orang untuk dapat apa yang dia mau"

"Oke!" Semangat zea

"Dah ya gue mau ke markas aja males bangat liat kalian gue jadi nyamuk" ucap lexa malas dengan memutarkan bola mata nya malas

"Hehe maaf lexa" cengir zea menggaruk kepala nya yang tak gatal

Lexa mengangguk sambil tersenyum dan melambaikan tangannya berjalan pergi meninggalkan mereka

***

"Oke setelah ini kita beli baju" ajak levia, setelah treatment, beli makeup, skincare segala macan saat nya beli baju

Zea mengangguk ia tak keberatan dengan ajakan via lagi pula itu bakal membuat nya menjadi lebih baik

Zea yang menyetir mobil milik via sebenarnya via tak membolehkan namun zea tak enak pada via kalau hanya numpang

~

Lama sekali mereka jalan jalan sampai mau sore, bahkan belanjaan mereka juga banyak, zea masih ada uang yang di berikan opa nya menurut nya uang yang tersisa lebih dari cukup

"Hufft" nafas berat via saat memasuki rumah nya

"Lengket banget badan gue ze, gue mandi dulu ya"

"Em" sahut zea mengangguk

Selagi via mandi zea membereskan barang belanjaan nya daro skincare baju dan yang lain, setelah selesai via tak kunjung keluar ia menunggu via di dengan menyandarkan tubuh nya di kursi, dan tiba tiba saja ia teringat semua kejahatan keluarga nya di mana ia di pukul, di marahi, barang berharga nya di rusak membuat zea benci akan hal itu namun di sisi lain ia masih sayang dengan ayah dan kakak laki laki nya

"Woi!" Suara via mengagetkan zea untuk nya zea tak berteriak hanya sebatas kaget biasa

"Lagian ngapain ngelamun si" tambah via yang berjalan ke meja rias nya untuk mengeringkan rambut

Zea menatap via dari belakang "gue kangen bokap sama sodara gue vi" sahut nya lirih

Via langsung membalikkan badannya dan menatap zea "baru juga semalam lu tinggal di sini mau balik aja"

"Ya kan gue juga kangen sama keluarga gue vi bagaimana pun mereka keluarga gue" sahut nya sendu

"Boleh sih lo balik tapi nanti besok atau besok nya, dan gak usah baik sama mereka lagi deh ze biar mereka sadar, dan lu bisa usir cia dari rumah lu dehh" tiba tiba saja ide terlintas di otak via

"Tapi kan-

"Heh lu mau mereka kembali nyakitin lu? Udh deh mending ikutin saran gue aja biar mereka kapok"

"Gue coba" gumam nya yang bisa di dengar oleh via

VIA-AMARACerita yang bikin terobses. Temukan sekarang