LVIII

525 26 0
                                        

Anggara menatap makanan yang sudah dibungkus rapih itu, "minuman udah? Makanan? Botol dot?" Arson mengangguk.

Ia sudah mengecek sebanyak tiga kali dan semuanya ada, "oke ayo berangkat" keenamnya berangkat di mobil yang sama.

Dengan Alfaro yang menyetir, Lynx yang duduk di sampingnya. Anggara di tengah bersama Arson, Gelang dan Agra yang dibelakang.

Gelang memangku Agra sembari menonton film di tab Anggara, dengan mulut yang sibuk meminum susu.

Ketika sudah sampai, Anggara membuka pintu bagasi lalu mengeluarkan keranjang piknik mereka.

Alfaro membawa tikar dan selimut juga boneka Agra. Lynx mengeluarkan Agra dan Gelang yang ingin digendong olehnya.

Dan Arson menata tikar dan makanan. Ketika sudah selesai, Lynx menurunkan Agra dan Gelang yang masih digendongnya.

Agra langsung menidurkan kepalanya di paha Alfaro. Alfaro memakaikan selimut pada Agra karena angin berhembus cukup kencang dan Agra memakai celana pendek.

"Ingin sosis?"

Agra mengambil garpu yang disodorkan kepadanya. Anggara duduk di samping Alfaro, Gelang dan Arson yang saling bersandar, dan Lynx yang duduk dibagian kiri Anggara.

Mereka semua berbincang sembari memakan makanan yang dibawa. Tak lama semua makanan itu sudah habis.

Agra sudah berpindah di gendongan Alfaro, bahkan ketika Alfaro sedang menelpon anak itu tetap menempel pada Alfaro.

Anggara sudah menawarkan akan menggendong Agra namun anak itu tidak mau. Anggara menyerahkan botol dot pada Agra yang memang terlihat sudah mengantuk itu.

"Gelang, minum." Anggara menyerahkan sippy cup milik Agra pada Gelang yang sudah nyaris tertidur lelap.

Arson mengambilnya dari tangan Anggara lalu mengeluarkan sedotannya dan mendekatkannya ke mulut Gelang.

Gelang menyedot airnya lalu berhenti ketika ia sudah menghabiskan separuh air di sippy cupnya. Anggara menyerahkan botol dot pada Arson dan Arson mengubah posisinya menjadi Gelang yang tidur di pahanya.

Arson menyodorkan nipple dot itu ke mulut Gelang, untuk melihat apakah Gelang mau minum susu atau tidak.

Gelang yang merasakan ada susu di bibirnya langsung melahap nipple silikon itu lalu menyedotnya.

Alfaro sudah selesai menelpon dan Lynx sudah memasukkan kembali keranjang piknik yang kosong ke mobil.

Arson mengangkat Gelang, dan Agra di gendong oleh Alfaro. Anggara membukakan pintu mobil untuk membantu Alfaro dan Arson.

Dan akhirnya mereka berenam sudah kembali di mobil. Kali ini Lynx yang menyetir karena Alfaro yang sibuk memangku Agra dipangkuannya.

Mobil berada dalam kondisi sunyi, karena kedua bocah yang rewel itu sudah tertidur lelap. Anggara mengelus kepala Gelang yang sudah ditaruh di kasur yang memang disediakan.

Menaikkan selimut menjadi seleher Gelang lalu menaruh boneka disampingnya.

Ketika sudah sampai, Agra sudah terbangun namun masih belum sadar sepenuhnya dan hanya diam.

Mulutnya sudah tak diisi botol susu lagi, melainkan pacifier, anak itu diam saja menyedot pacifiernya sembari digendong Alfaro yang sedang membawa masuk tikar dan yang lain.

Anggara membawa keranjang pikniknya masuk, dan Gelang digendong oleh Arson, Lynx sedang memarkirkan mobil di garasi.

Alfaro memasuki kamar Anggara lalu menaruh Agra di kasur, menatap wajah cucunya yang bulat, ia mengelus pipi Agra lalu meninggalkan Agra ketika Anggara masuk.

Perjalanan hari ini selesai dan saatnya beristirahat

KAGAK YEAY DENG AING PTS HARI INI UANDCIKFOD AMIN BISA PLIS IAMFIDJDJCJ MANA HARI INI MTK PULA ༼⁠;⁠´⁠༎ຶ⁠ ⁠۝ ⁠༎ຶ⁠༽

AsaTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang