Begadang
Warung mbak Eunbi sudah tutup dari satu jam yang lalu. Berhubung warung sudah tutup, akhirnya bapak-bapak nongkrong di pos ronda yang tak jauh dari warung. Malam ini memang malam minggu, jadi tak heran kalau malam ini bapak-bapak kumpul di pos ronda meski bukan jadwalnya ronda. Malam ini yang dapat jatah ronda cuma Jimin di antara bapak-bapak blok A. Sementara sekurity yang jaga malam ini kebetulan pak Johny.
"Pak, saya keliling dulu sebentar yah," pamit pak Johny.
"Tunggu Pak, bareng aja ayok. Biar yang lain nungguin di sini," kata Jimin.
"Yaudah sana pada keliling," kata Hoseok sambil membetulkan sarung yang dikenakannya. Tumben beliau ini ikut ngumpul di pos ronda di luar jadwal rondanya.
Sepeda yang digoes pak Johny mulai meninggalkan pos ronda. Jimin membonceng di belakang dan bertugas mengawasi setiap area.
"Lu tumben sih ikut di sini, biasanya juga kalo dapet jatah ngeronda lu minta yang lain ngegantiin?" tanya Seokjin.
"Jan gitu dong Pak, takut tiba-tiba ada panggilan nih," sungut Hoseok.
Seokjin dan Yoongi langsung cekikikan. Kopi yang sempat dianggurin karena terlalu panas, akhirnya mulai mereka nikmati.
"Lu juga kenapa ronda pake selimut sih? Kayak mau camping," kata Seokjin.
"Sarung ketipisan, udah paling bener selimut," jawab Yoongi.
"Lu juga kenapa ngeronda? Diusir bu Nayeon yah?" tanya Hoseok.
"Yeuuuu ... iya lagi," balas Seokjin.
"Makanya mulutnya jan berisik."
Deru suara kendaraan terdengar, lampu mulai menyorot. Tiga orang di pos mulai beralih menuju sumber cahaya tersebut. Rupanya Taehyung, sosok yang mengendarai sepeda motor dan lengkap dengan seragam kerjanya. Sepertinya ia baru saja pulang dinas.
"Rame amat Bang," sapa Taehyung sekilas saat melewati pos ronda.
"Iya. Baru pulang yak?" balas Seokjin.
"Iya. Mari."
"Silahkan," kompak Seokjin, Yoongi dan Hoseok.
Ketiganya tak mungkin mengajak Taehyung yang baru selesai kerja untuk ikut ronda malam juga. Bosan, Seokjin mencoba menyalakan televisi di pos ronda. Namun Yoongi membuka papan catur dan mengajak Hoseok untuk menjadi lawannya.
"Jadwal ronda kalian masih lama lagi?" tanya Seokjin.
"Enggak, gue besok," jawab Yoongi.
"Bareng siapa aja?" tanya Seokjin.
"Tau, kayaknya sih pak RT dah sama dua orang lagi. Sekuritinya masih pak Johny," jawab Yoongi.
"Gue kayaknya minggu depan deh, gak tau ama siapa aja," jawab Hoseok.
"Jimin barengannya pada kemana? Kok nggak ada yang ngeronda selain mereka berdua?" tanya Seokjin.
"Pada gak dateng kali, biasa lah kalo yang di jadwal ada lima yang dateng setengahnya," jawab Hoseok.
"Kek elu ya tukang bolos."
Hoseok menggaruk tengkuknya yang tak gatal, sekaligus tertawa canggung.
●●●●●●●●●●●●●🐳
Dengan mata setengah terpejam, Sana mencari-cari handphonenya yang berdering keras. Tanpa melihat jelas nomor panggilan, Sana langsung menggeser tombol hijau. Tapi yang pasti, nomor tersebut tidak tersimpan di list kontaknya. Masih dalam keadaan mengantuk, Sana mendengar suara pria yang dari speaker handphonenya.
KAMU SEDANG MEMBACA
PANDORA
Hayran KurguCerita keseharian tentang pemukim umum. Beberapa tingkah dari mereka ada yang minim akhlak sampai ada juga yang akhlaknya eobseo. Wanna know it? Let's check this pandora! Bahasa : Formal/Non Formal Update : Jarang Universe : AU Gambar hanya sebagai...
