forget and forgive 1
oh sehun tidak pernah menyangka jika dirinya mendapatkan tiket yang begitu menjanjikan hanya karena mengenal seorang byun baekhyun yang sehun kenal karena teman dekat sehun kebetulan adalah pacar dari byun baekhyun. sehun hanya mengenal byun baekhyun sebagai seseorang yang sangat menyebalkan, super cerewet dan banyak maunya. jika sehun sangat menyukai ketenangan maka byun baekhyun adalah sumber kerusuhan yang membuat sehun seharusnya menjauh sejauh-jauhnya dari baekhyun.
tapi hal itu tidak bisa sehun lakukan. sama seperti hari ini, baekhyun mendatangi sehun mengajak makan siang dan bahkan memesan sebuah tempat vip yang membuat sehun benar-benar keheranan. baekhyun jarang bersikap serius dan hari ini dia bersikap sangat serius dan terkesan misterius membuat sehun jadi berfikir jangan-jangan ravi pacar baekhyun berselingkuh dibelakang baekhyun dan sekarang baekhyun meminta bantuan sehun untuk ikut menghajar ravi hingga selesai.
karena sudah dipesankan tempat vip sehun memutuskan untuk mendengarkan apa yang ingin baekhyun katakan. pesanan datang bahkan hingga pesanan selesai di kunyah baekhyun masih saja diam membuat sehun menghela nafasnya panjang. byun baek benar-benar mengesalkan dan membuang waktunya.
"sehun katakan apa pekerjaanmu?" ucap baekhyun yang membuat sehun mendengus.
"apakah kamu merasa jika jiwamu sedang terguncang?" tanya sehun kemudian yang membuat baekhyun memberikan tatapan mengesalkannya pada sehun yang membuat sehun benar-benar merasa kesal.
"baiklah-baiklah, perkenalkan aku dokter oh sehun dengan spesialisasi kejiwaan sekaligus psikiater dengan bayaran paling mahal yang pernah kamu kenal. sudah?"
"kalau begitu tolong aku, bisakah?" tanya baekhyun dengan nada dan tatapan yang bukan baekhyun sekali membuat sehun mengerutkan dahinya.
"kamu sakit? ravi menyakitimu?" ucap sehun masih dengan spekulasi dan pertanyaan--pertanyaan yang berseliweran dikepalanya tentang hubungan byun baekhyun juga sahabatnya yang kemungkinan sedang tidak baik-baik saja. memang seseorang membutuhkan bantuan seorang seperti dirinya untuk apa jika bukan untuk menenangkan diri mereka?
"tidak, bukan aku. tapi sahabat baikku. ini sedikit rahasia dan aku ingin kamu membantunya berapapun bayaran yang kamu inginkan aku akan menyediakannya yang penting kamu harus membantu kami"
"baekhyun, untuk masalah seperti ini kita tidak bisa memaksakan kehendak kita. maksudku harus ada keinginan dari sahabatmu juga untuk setidaknya ingin sembuh. apapun masalahnya kecil ataupun besar. masalah psikologi bukan seperti masalah medis seperti sakit yang bisa kita paksa dengan meminum obat dan akan berangsur sembuh"
"aku tahu, maka dari itu setidaknya temui temanku dulu setelah itu baru putuskan dia ingin sembuh atau tidak. atau setidaknya buat dia ingin sembuh" ucap baekhyun yang lebih seperti sedang memohon yang membuat sehun jadi berfikir juga tentang siapa yang menjadi sahabat baekhyun yang begitu berharga.
"baiklah, aku akan bertemu dengannya satu kali. jadi semoga dia memang ingin sembuh" ucap sehun kemudian.
setelah hampir satu minggu akhirnya sehun bertemu dengan teman baekhyun. sehun di berikan sebuah alamat oleh baekhyun dan karena sudah sepakat akhirnya sehun mau tidak mau menuju ke alamat itu karena bagaimanapun selain sepakat sehun juga menganggap ini adalah sebuah pekerjaan.
setelah sampai ke alamat itu sehun disambut oleh baekhyun dengan senyuman dan wajah yang lebih ceria dari biasanya. membawa sehun langsung ke ruangan yang cukup sepi dan sehun cukup terkejut melihat seorang pria duduk menundukkan kepalanya dalam seolah-olah enggan untuk bertemu dengan siapapun.
"duduklah yang nyaman sehun" bisik baekhyun sebelum baekhyun berjalan kearang pria itu dan menepuk bahunya.
"jongin temanku sudah datang. baik-baik dengannya, mengobrolah yang panjang" ucap baekhyun membuat si laki-laki itu mendongak dan pandangannya langsung mengarah dan menatap kearah sehun yang hanya bisa berdiri terpaku sebelum laki-laki itu kembali menundukkan kepalanya.
sehun memutuskan untuk bicara terlebih dahulu untuk membuat suasana menjadi lebih nyaman untuk keduanya.
"halo tuan kim. perkenalakan nama saya oh sehun. senang berkenalan dengan anda"
sebuah kalimat yang akhirnya membuat jongin terbuka dan keduanya menjadi lebih dekat via obrolan singkat yang membuat sehun yakin jika jongin sedang tidak baik-baik saja. jongin selalu berkata bahwa dia ingin kembali ke masa lalu, kembali di hari dimana dirinya baik-baik saja, hari dimana dirinya tidak berpisah dengan mino, hari dimana semua orang sedang melihatnya sebagai sesuatu yang tidak layak untuk disakiti.
berkali-kali jongin mengatakan hal yang sama, apakah dia bisa kembali seperti dulu? bagaimana jika jongin tidak bisa kembali seperti dia yang dulu? apa yang akan terjadi jika jongin benar-benar berubah dan dibenci semua orang? hal yang sangat menyesakkan sekaligus menyebalkan.
"bisakah aku menjadi kim jongin yang lama?" tanya jongin di sesi mereka hari ini yang membuat sehun hanya bisa tersenyum dan kemudian memandang kearah jongin.
"apa bedanya kim jongin yang hari ini dan kim jongin yang lama?" tanya sehun yang membuat jongin meremas tangannya dengan erat membuat sehun benar-benar ingin jongin berkata padanya apa bedanya jongin yang dulu dan hari ini. sehun juga penasaran dengan penilaian jongin pada dirinya sendiri. tapi setelah menunggu beberapa saat jongin bahkan hanya diam saja. tidak memberikan jawaban pada sehun.
"jongin, kamu bahkan tidak tahu bedanya kim jongin yang lama dan yang hari ini. yang berbeda hanya bagaimana tanggapan orang lain padamu, bukan kamu yang berubah. kamu masih kim jongin yang dulu dan juga sekarang, lantas apa yang harus dirubah? apa yang harus dikembalikan ke tempat semula sedangkan kamu tidak pernah pergi kemanapun?" ucap sehun lagi.
"tapi kenapa semua orang berkata buruk tentang semua hal yang aku lakukan? kenapa semua orang membenciku? kenapa mereka selalu bilang jika aku berubah? aku tidak tahu dimana aku berubah" kata jongin yang membuat sehun tertawa pelan yang membuat jongin akhirnya menoleh dan melihat kearah sehun.
"setiap perkataan buruk dan juga kebencian yang terkadang kita terima itu bukan karena kita benar-benar berubah jongin. bukan kita yang benar-benar jahat hanya saja dunia terkadang sangat jahat memperlakukan beberapa orang. bukan karena untuk menghasilkan sebuah keburukan pula, tapi dunia ingin membuat sesuatu yang indah diantara hal-hal jahat yang memenuhinya. apakah ada berlian indah yang di tempa dan di gosok dengan pelan?" tanya sehun masih dengan senyumannya yang membuat jongin semakin mengerutkan dahinya dalam.
"jawabannya tidak ada jongin, setiap berlian indah di toko melewati pemecahan, gosokan kasar ribuan bahkan jutaan kali sebelum di pajang di toko dengan bandrol harga super mahal. jadi aku rasa saat ini jongin hanya sedang tumbuh, di gosok dengan kasar oleh dunia sebelum menjadi berlian dengan bandrol harga paling mahal. jadi apakah jongin akan menyerah atau dia akan bangkit?"
"kadang tidak apa untuk bersikap egois dengan tidak melihat tawa mengejek orang lain, omongan jelek mereka tentang kita, pandangan merendahkan mereka pada kita, cukup melihat kedepan dimana tujuan kita berada dan semuanya akan baik-baik saja. menyakitkan memang saat kita terpuruk dan tidak menemukan siapapun untuk bersandar tapi bukankah hanya ada diri sendiri yang terkadang mengetahui dimana letak kesakitan dan juga obatnya berada? jadi jongin jangan menyerah hanya karena hal-hal sepele yang akan kamu sesali dimasa depan. jalanmu masih sangat panjang. anggap hari ini sebagai pitstop dimana kamu mengisi bahan bakar dan akan segera kembali ke arena balapan setelah ini."
memberikan semangat pada seseorang yang sedang benar-benar terpuruk adalah salah satu tugas seseorang yang berada paling dekat dengan orang-orang seperti kim jongin berada. sulit memang mengatakan semuanya akan baik-baik saja saat keadaan benar-benar tidak baik-baik saja. tapi khusus untuk kim jongin, sehun yakin diluar sana masih banyak orang yang bisa menjadi tempatnya bersandar, membantunya untuk bangkit dan benar-benar menjadi berlian paling mahal di dunia. salah satunya adalah dirinya sendiri, oh sehun.
tbc? end?
yuhuuuu gengs!!!! duh maap ken owe sibuk kalik minggu ini berasa pusing tiap hari wkwkwk capek mana sakit lagi kerja juga full heheh begitulah minggu ini terlewati untungnya hari ini tanggal merah heheh
yuk komen yang banyak yuk yuk heheh
see ya soon
