[BEBERAPA CHAPTER DIPRIVAT, FOLLOW SEBELUM MEMBACA]
Dipo Panji Tirtayasa adalah seorang anak geng sekolahan yang populer. Ia manis, suaranya bagus, pandai bermain gitar, jago bela diri, wangi, juga pecinta warna hitam. Cowok jangkung yang kerap kali...
Hehhhhhhh cepet banget, kirain masih bakal minggu depan lagi 🫵, makasihhh semuanyaa yang udah vote & komen ❤️
Part ini, part Dipo beneran plenger jadi harus komen banyak-banyak yaak~~
8k komen for next chapter [banyak soalnya ini chapter gregetan]
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
chapter ini akan menjawab perkataan Mario yang ini yakk!! 🫣
Happy reading guyss! Maaf kalau ada typo
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
•••
05. SIDE STORY
MENURUT Dipo, Elona itu tipe cewek yang susah untuk diselami. Perasaannya susah ditebak belum lagi wajahnya yang selalu seakan berkata 'najis lu' pada orang-orang yang berusaha sok asik pada dirinya. Tipe cewek kaku, sini, nan pendiam.
Hampir setiap pulang sekolah Dipo harus pulang malam atau kembali ke sekolah di jam setelah solat magrib atau isya guna menjemput Elona sebab gadis itu yang memiliki jadwal kelewat padat.
Elona mengikuti banyak ekstrakurikuler namun paling aktif di marching band, renang, dan basket. Selain itu, Elona yang berada di ranking satu paralel juga kelas unggulan tiada hari tanpa belajar.
Meski tidak berbalik secara terang-terangan melihat Elona yang duduk di sampingnya Dipo dari ujung matanya beberapa kali melihat Elona masih belajar di jalan.
Dipo pernah bertanya sekali mengapa Elona begitu ambis padahal dia punya indera ke-6 untuk bisa menguasai materi meski hanya sekali dengar, dan dengan tajamnya Elona melirik dan menjawabnya. "Kepo lu!"
Memutar bola matanya jengah. Alhasil, Dipo hanya sedikit merutuk kemudian lanjut fokus pada jalanan di depan.
Pemandangan Elona tertidur sudah dua kali Dipo lihat ditambah dengan hari ini, hari di mana Elona melupakan uangnya juga pulang dalam keadaan rambut basah dengan mata memerah.