Side Story - 06

1K 267 180
                                        

Guys komen aja yaa, komen yang seru-seru~
gak aku kasih target komen kecuali votenya tembus 400, but jangan tetap komen yaa 🫶🏻

Guys komen aja yaa, komen yang seru-seru~gak aku kasih target komen kecuali votenya tembus 400, but jangan tetap komen yaa 🫶🏻

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Happy reading~
maaf ya kalau ada typo

• • •


06. SIDE STORY



DIPO menggosok-gosok wajahnya sedikit kesal ketika ponselnya berdering saat ia sudah terlelap dalam mimpi 5 menit yang lalu.

Sudah 3 hari Dipo tak ke sekolah karena sakit—rencana besok cowok itu akan kembali beraktivitas seperti biasanya—alhasil 2 hari setelah kejadian ia yang melihat Elona mengenakan bikini di kolam rumah Cakra membuat Dipo tidak mau bertemu gadis itu.

Tentu ia malu. Perasaan bersalah pun ikut menyelimuti. Kalau orang yang ia mimpikan ini bisa tahu apa yang ada di dalam kepalanya ketika tidur mungkin Dipo sudah habis di alam kubur sekarang.

Dipo sangat tahu kalau Elona pasti kesal menjadi objek dalam mimpinya terlebih mimpi yang tidak-tidak.

Tidak ada siapa pun yang mengetahui itu. Dipo menyimpannya rapat-rapat sendirian.

Dengusan kesal dari anak laki-laki yang mengenakan hoodie putih itu tidak membuatnya melanjutkan tidur. Melainkan, beranjak dari kasur kemudian menemui 4 orang laki-laki yang sudah mampang dengan senyuman bodoh di depan pagar rumahnya.

Entah Dipo harus bersyukur karena dikaruniahi 4 orang tersebut. Namun kali ini seperti membuat Dipo ingin mengamuk. Ia ingin beristirahat, meskipun sudah membaik, Dipo sedang tidak ingin ditemui.

Langkah cowok-cowok yang datang menemuinya itu kian semakin jauh memasuki rumahnya. Melewati tangga kemudian masuk tanpa permisi ke dalam kamar. Menikmati aroma kamar juga sensasi tempat tidur Dipo yang empuk.

"Loh, Dip ... ganti bedcover lagi? Perasaan kemaren gue dateng masih warna abu tuh," Mario bercelutuk.

Sempat melirik, Dipo berusaha biasa saja. "Gue gak nyaman, abis sakit ya ganti."

"Ah, yang bener?" Cakra mendekatkan wajahnya pada Dipo mencoba mencari kebenaran pada cowok bertubuh jangkung dengan celana pendek di atas lutut itu.

Digesernya wajah Cakra menjauh. Tidak mungkin Dipo menjawab ini sudah ketiga kalinya Dipo mengganti seprei akibat adik cowok itu. "Lu mau gue jawab apa?"

Ditariknya tudung hoodienya itu hingga menutup kepala. Dipo memilih tidur di tempat tidur sembari telungkup di samping Reindra sedangkan Cakra, Mario, dan Billy memilih untuk room tour, seakan-akan ini pertama kali mereka masuk ke dalam kamar seorang Dipo.

Kamu telah mencapai bab terakhir yang dipublikasikan.

⏰ Terakhir diperbarui: 2 days ago ⏰

Tambahkan cerita ini ke Perpustakaan untuk mendapatkan notifikasi saat ada bab baru!

ANDROMEDACerita yang bikin terobses. Temukan sekarang