crazy17

16K 885 7
                                        

Line...

Aksa: Aku ada di depan rumah mu, sorry agak telat jemput nya hari ini.

Vina: iya.

...

"bang Vina sekolah dulu ya." Vina berteriak dari bawah.

"iya hati hati." saut Rey

"abang ngga sekolah?" tanya Vina.

"bentar lagi."

"ohhh oke." jawab Vina

Selama di perjalanan entah mengapa hanya keheningan yang terjadi, Vina tidak tau apa yang harus ia bicarakan dengan orang yang berada di samping nya sekarang, dia hanya memikirkan kelanjutan hubungan mereka saat ini.

"kamu sakit?" tanya Aksa.

"ha? ngga." jawab Vina canggung

"terus kok dari tadi diam aja sih?" tanya Aksa

"emm Sa." ujar Vina

"Apa?"

"Disebuah hubungan itu harus ada rasa kejujuran satu sama lain kan?" tanya Vina ragu-ragu.

"Yaialah, emang kenapa?" saut Aksa sambil sesekali melihat kearah Vina.

"Aku mau nanya ke kamu, tapi kamu harus jujur." ujar Vina dengan hati yang sangat berdebar memikirkan apa yang akan Aksa katakan oleh nya.

"Biasanya kamu kalo mau nanya ke aku kan gausah pake izin segala." ujar Aksa

"Emmm, itu si Viona pernah ada hubungan sama kamu ngga?" tanya Vina.

Aksa terdiam beberapa saat.

"Ngga ada." jawab Aksa.

"Kamu yakin kamu jujur?" tanya Vina sekali lagi.

"Sekarang aku yang balik nanya ke kamu." ucap Aksa.

Vina hanya diam membeku, Vina tidak tau sejak kapan suasana saat dia bersama Aksa akan sedingin ini.

"Bukan nya di sebuah hubungan harus ada rasa saling percaya satu sama lain?" tanya Aksa yang masih memfokus kan pandangan nya kearah depan.

"I...iya" ujar Vina terbatah.

"Terus kalo iya kenapa seakan akan tadi kamu itu ngga percaya sama yang aku ucapin?" tanya Aksa.

"Bu...bukan gitu."

"Terus apa?" tanya Aksa lagi.

'Ini ya Aksa yang sebenar nya? ini ya yang di rasain gadis diluar sana pas ngomong sama Aksa?' Vina membatin.

"Aku cuma mau nanya." Vina tertunduk lesu.

"Yaudah." ujar Aksa

"Oh iyaa Vin, nanti kamu pulang sama Tamam atau sama Rey aja ya." lanjut Aksa

"Kenapa?"

"Aku ada janji sama orang lain."

"Yaudah kamu kasih tau Tamam biar dia nungguin aku pas pulang nanti." jawab Vina enteng.

"Oke." Aksa menepuk pucuk kepala Vina pelan.

Vina tersenyum.

'Sebentar lagi kita bakal menuju akhir Sa, aku yakin.' batin Vina.

***

Pelajaran dimulai seperti biasa, saat di tengah pelajaran tiba-tiba Vina melihat seorang Aksa di depan pintu kelas nya.

Namun yang dia lihat Aksa sedang memanggil gadis yang duduk di depan nya 'Viona' bukan dirinya.

*sa sakit. But if you happy i'm happy.* Vina bermonolog dalam hati.

CRAZY boyfriend [KOMPLIT:)]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang