"Seperti yang kita ketahui, perekonomian Luksemburg memiliki dependensi yang kuat pada sektor perbankan, baja, dan industri makro. Oleh karena itu, ekspansi bisnis kita ke sektor food and beverages adalah langkah strategis yang sangat tepat, ujar Aurora lugas, sembari mengedarkan pandangannya ke seluruh penjuru ruang rapat, memastikan ia memegang kendali penuh atas atensi audiens. Aku tidak boleh menunjukkan celah sedikit pun, batinnya meneguhkan diri.
"Dari perspektif makroekonomi, Luksemburg memegang posisi sebagai negara dengan PDB per kapita tertinggi kedua setelah Qatar. Mengapa sektor ini menjadi prioritas? Karena daya beli domestik masyarakat mereka sangat tinggi, berada di kisaran 30.499 Euro. Jika di-komparasikan dengan Jerman yang berada di angka 22.239 Euro, atau Prancis sebesar 19.537 Euro, pasar Luksemburg jauh lebih menjanjikan. Produk pangan, yang merupakan essential needs setiap individu, membuat saya sangat optimis terhadap proyeksi ini." Aurora menjeda kalimatnya sejenak, mengganti slidenya.
"Fakta bahwa raksasa teknologi seperti Skype dan Spotify memilih negara ini sebagai headquarter mereka membuktikan bahwa kebijakan low-tax rate Luksemburg sangat menguntungkan dibanding negara Eropa lainnya. Tidak menutup kemungkinan, di masa depan kita bisa melakukan diversifikasi ke sektor lain. Sebagai penanggung jawab Luxembourg Project, saya optimis kita dapat mencapai target profit yang signifikan pada kuartal pertama." Saat menutup presentasinya, sepasang mata Aurora tanpa sengaja beradu dengan pria di ujung meja.
Nicholas. Cara pria itu memperhatikannya—intens, tajam, dan penuh selidik—membuat Aurora merasa sedikit tidak nyaman di bawah dominasi tatapannya. Nicholas perlahan bangkit dari kursi tempat ia duduk.
"Analisis yang menarik," suara baritone Nicholas memecah keheningan ruangan.
"Kita semua tahu bahwa setelah merger antara Loredan Chemicals dan McConnell Sun Chemicals, korporasi kita memiliki kapabilitas besar dalam penyediaan storage services for oil, petrochemicals, hingga vegetable oils. Our companies are also highly active in shipping tankers and other logistical services. Dengan jaringan distribusi darat dan armada kargo laut kita yang sudah mencakup wilayah Eropa dan Asia, kita sudah memegang competitive advantage yang mutlak sejak awal."
Nicholas melangkah perlahan, mengitari meja rapat besar itu menuju tempat Aurora berdiri. Pembawaannya yang tenang namun mendominasi mengunci perhatian semua orang di ruangan. "Saya pribadi yakin penetrasi pasar ini akan sesukses ekspansi kita di China beberapa waktu lalu. Meskipun dihadapkan pada high-competitor density, kita berhasil mendominasi pada paruh kuartal pertama. Well, karena proyek ini merupakan salah satu joint venture strategis yang sudah disetujui, saya rasa jajaran Board Members tidak memerlukan detail teknis lebih lanjut. Silakan tunggu progress report dari kami. Saya rasa rapat pagi ini dicukupkan sampai di sini, karena saya dan Aurora harus segera bertolak ke Luksemburg siang ini untuk meeting bersama Chamber of Deputies."
Nicholas menutup pernyataannya dengan tegas. "Terima kasih, selamat siang."
Pria itu melangkah keluar dari ruang rapat, diikuti oleh para petinggi lainnya yang mulai membubarkan diri. Ruangan megah itu kini hanya menyisakan Aurora dan asisten pribadinya.
"Miss Wang, apa ada schedule mendadak yang terlewat dari laporan Anda?" tanya Aurora, menatap asistennya dengan dahi berkerut.
"Kenapa saya baru tahu kalau saya harus ke Luksemburg siang ini dengan pria itu?"
"Tidak, Miss. Frodo tidak mengirimkan itinerary keberangkatan sama sekali," jawab Miss Wang cepat sembari memeriksa tabletnya. "Saya hanya menerima minutes of meeting semalam, dan riset pasar kemarin siang. Sama sekali tidak ada agenda pertemuan dengan anggota parlemen hari ini."
Aurora mengembuskan napas panjang, menahan kekesalannya. "Tolong hubungi asistennya. Katakan saya ingin bicara. Dia tidak bisa merombak timeline kerja saya secara sepihak."
KAMU SEDANG MEMBACA
Aurora Is Mine
RomansaAurora Kiera Loredan Wanita berparas cantik, memiliki khidupan sempurna dan juga memiliki segalanya . Harus menghadapi kenyataan pahit. Penghianatan dari calon tunanganya. Yang terpergok berselingkuh dengan sahabatnya sendiri. Ketika hatinya teng...
