Ps : setel lagu nya pas bagian Atlas nyanyi yaa, tapi terserah deh, hehe
______________________________________
Sore pun berganti dengan gelap nya malam, suara burung yang berkicau tidak lagi terdengar.
Atlas masih setia menemani Cana di rumah sakit untuk beberapa hari setelah kecelakaan itu, dengan hati yang terpuruk tentu nya, melihat wanita kesayangan nya terbaring di kasur rumah sakit.
Diambil nya handphone Cana di nakas sebelah nya duduk.
Masih tidak percaya kalau Cana selama ini memakai wallpaper foto nya dengan Atlas.
Banyak catatan di memo milik Cana yang mungkin bukan rahasia lagi untuk Atlas.
"Dear, Atlas
Kapan pertama kali kita berinteraksi ?, Aku meningatnya, bahkan terus memikirkan nya walau sekarang aku sudah memiliki mu, kita bisa terus berinteraksi bukan ?.
Aku tidak percaya, jika saja kamu tidak datang dan duduk didepan ku saat itu, apa kita akan saling memiliki seperti ini ?.
Aku menyayangi mu, bahkan lebih dari rasa sayang, kamu pasti tidak akan percaya jika aku mengungkap kan nya bukan ?.
Haha, aku hanya wanita dingin dan cuek, kenapa seorang Atlas bisa suka pada Cana Alysa ? Yang bahkan masih ada perempuan diluar sana yang mengharapkan nya.
Walau kamu pergi sejauh apapun, tidak ada kabar, dan menghilang bgitu saja, aku masih punya ikatan dengan mu.
Sang angkasa pun begitu baik, masih membiarkan ku menatap satu langit yang sama dengan mu "
Atlas mengerutkan dahi nya tidak bisa menahan air mata yang akan tumpah lagi ke pipi nya, digertakan gigi nya dan menjabak rambut nya sendiri.
Tangisan pun seketika tumpah saat Atlas melihat wajah Cana.
Atlas menarik nafas nya dalam-dalam dan mengelus dada nya. Di elus nya rambut Cana lembut dan perlahan turun ke pipi.
"Kamu suka lagu ini kan ? "
"You with the sad eyes
Don't be discouraged,
Oh, I realize " nyanyi Atlas
"It's hard to take courage
In a world full of people
You can lose sight of it all"
"The darkness inside you
Can make you feel so small "
"Show me a smile then
Don't be unhappy
Can't remember when
I last saw you laughing
This world makes you crazy "
"And you've taken all you can bear
Just call me up
'Cause I will always be there"
"So don't be afraid to let them show
Your true colors
True colors are beautiful
I see your true colors shining through, true colors
I see your true colors
And that's why I love you "
"So don't be afraid to let them show
Your true colors
True colors are beautiful like a rainbow
Oh, like a rainbow "
"Can't remember when
I last saw you laughing, oh
This world makes you crazy
And you've taken all you can bear
Just call me up
'Cause I will always be there "
"And I see your true colors shining through
I see your true colors,
And that's why I love you"
"So don't be afraid to let them show
Your true colors
True colors are beautiful like a rainbow
Oh, like a rainbow "
Safa masih terdiam di depan pintu kamar Cana dan memperhatikan Atlas dengan tangisan nya yang terus menetes.
"Kamu kapan bangun sayang ? Ayuk kita ke Dufan lagi, atau kamu mau ke mana ? Aku turutin, "
"Kamu janji gak akan ninggalin aku, C-cana, wake up, baby girl " lanjut Atlas masih dengan tangisan nya.
"Kenapa lo bisa tau, itu lagu kesukaan Cana, At ? " Tanya Safa sambil masuk kedalam dan duduk disebelah Atlas.
"Gue sering dengerin dia nyetel lagu itu, " jawab Atlas.
"C-Cana pernah cerita-cerita ke lo kan pastinya ?, Akhhh, kenapa gue gak bisa berenti nangis sih " geram Atlas.
"Cana selalu nyimpen sendiri kalo tentang lo, bahkan dia gak pernah mau minjemin hp nya ke gue " Safa menyenderkan tubuh nya ke tembok dan melipat kedua tangan nya di depan perut
KAMU SEDANG MEMBACA
Unexpected Love
Fiksi Remaja[COMPLETED] [POSSESSIVE × COOL ] Lelaki itu datang, menghampiri ku, mendekati ku secara perlahan. Hingga akhirnya sifat dimana aku selalu dingin kepadanya itu hanyalah masa lalu semata. Aku menghargai perasaan nya, namun lambat laun itu berubah men...
