Separate
Chapter 35 : The Reason bag. 1
Disclamier : Masashi Kishimoto--untuk karakternya. Dan untuk ceritanya original dari Dian sendiri
Rated : M
Genre : Crime, Action, Mistery, Romance & Komedi (maybe?), etc.
Pairing : SasuFemNaru
Warn! Gender Switch! Typo(s)! OC! OOC! EYD/EBI tidak rapih! Millitary! Soldier
Playlist : Evanescence - Bring Me To Life
.
Kurama membelalakkan matanya saat netranya mendapati Sasuke yang berada di dekat gudang, dimana lokasi tempat Naruto sedang disandera.
"Kau? Mengapa kau datang ke tempat ini, Uchiha?!" tanya Kurama tanpa bisa menahan keterkejutannya sementara sang empu malah tidak bereaksi apa-apa membuat Kurama sedikit geram.
"Jangan main-main denganku, Uchiha! Untuk apa kau datang kesini?!" tanya Kurama lagi, penuh penekanan.
"Aku diundang oleh mereka. Jadi bukankah sudah sewajarnya aku memenuhi panggilan mereka?" Sasuke malah balik bertanya. Hal itu membuat Kurama sedikit naik pitam.
Apa kata bocah itu? Diundang? Memangnya ini meeting? Jika meeting yang dimaksud bersama para malaikat kematian, maka Kurama akan mempercayainya. Namun tetap saja, dengan datang ke tempat ini, itu berarti menantang kematiannya sendiri. Apa bocah itu tidak takut mati?
"Jangan menatapku dengan pandangan seperti itu, Namikaze-san. Karena aku belum ingin mati lebih dahulu sebelum menyelamatkan kakakku!" balas Sasuke dingin. Kedua netra elangnya menajam saat menatap gudang tua yang masih berdiri kokoh tak jauh dari tempatnya berdiri saat ini.
"Kakakmu?" beo Kurama. "Bukankah dia tergabung ke dalam Akatsuki? Mengapa harus diselamatkan?" tanya Kurama dengan nada tidak peduli. Terkesan enggan mengucapkan nama Itachi setelah semua kejadian ini.
Bukan tanpa alasan Kurama mempertanyakan hal itu. Dengan fakta jika Itachi tergabung ke dalam organisasi kotor yang saat ini menjadi musuh adiknya sudah terhitung mengecewakannya sekali. Jangan sampai Itachi mengecewakannya untuk yang ke-dua kalinya, karena ia tidak ingin membenci sosok yang dulu sempat menjadi sahabat baiknya.
"Ada suatu masalah yang masih berkaitan denganku namun kakakku itu mengorbankan dirinya sendiri untuk melindungiku dan keluargaku. Jadi mana mungkin aku hanya berdiam diri saja sementara Itachi mempertaruhkan segalanya untuk kami?" tanya Sasuke tanpa menatap Kurama.
Pria itu sedikit banyak terkejut saat dikirimi sebuah kotak kecil yang isinya membuatnya terkejut. Bagaimana tidak? Kotak itu berisi sebuah kertas yang menjelaskan secara singkat tentang apa-apa saja yang terjadi dengan sang kakak dan berujung undangan ke sarangnya.
Awalnya Sasuke tidak percaya. Namun setelah ia selesai membaca surat itu, sebuah panggilan dengan nomor tak dikenal masuk ke telepon genggamnya dan saat ia angkat si penelepon malah bertanya pada dirinya apakah sudah menerima surat itu lalu kemudian mematikannya sebelum ia menjawab pertanyaan itu.
"Lihat, lihat ... apakah aku baru saja mendapatkan kunjungan?"
Sebuah suara mengalihkan perhatian Kurama dan Sasuke. Sasuke yang tadinya ingin bertanya, terpaksa menutup mulutnya sebelum suaranya keluar dan menatap dingin sosok Nagato yang berjalan dengan langkah santai sembari bertepuk tangan.
"Kurama, kau--"
Sebuah suara yang sangat Kurama kenali terdengar. Itu suara ayahnya, Namikaze Minato. Ayahnya itu baru saja datang menyusul setelah kemunculan Nagato.
KAMU SEDANG MEMBACA
Separate (END)✔
FanfictionPROLOG - CHAP 20 -> ADA CHAP 21 - TAMAT -> UNPUBLISH . Namikaze Naruto; seorang wanita berprofesi sebagai Tentara namun hilang karena misi pengejarannya, lalu terdampar dan merangkap sebagai bodyguard-misinya yang lain-di apartemen Uchiha Sasuke; se...
