Separate
Chapter 31 : Sebuah Rasa bag. 1
Disclamier : Masashi Kishimoto--untuk karakternya. Dan untuk ceritanya original dari Dian sendiri
Rated : M
Genre : Crime, Action, Mistery, Romance & Komedi (maybe?), etc.
Pairing : SasuFemNaru
Warn! Gender Switch! Typo(s)! OC! OOC! EYD/EBI tidak rapih! Millitary! Soldier!
Playlist : Within Temptation - What Have You Done?
.
Naruto memasuki ruangan gelap itu dengan paksaan Deidara. Matanya membola saat iris safirnya mendapati keberadaan Konan yang sedang disiksa di tiang penyiksaan dengan kedua tangan dan kaki diikat kuat-kuat pada setiap ujung-ujungnya.
Keadaan kakak angkatnya bisa dibilang menyedihkan. Pakaiannya ditanggalkan hingga menyisakan kaos putih yang kini sudah berubah warna menjadi merah karena darah. Tubuh bagian atasnya penuh dengan luka sementara bagian bawahnya sama meski tidak terlalu banyak.
Namun yang membuat Naruto menggeram adalah; ia mengenali luka yang ada di paha kanan belakangnya Konan. Ia mengenali itu sebagai luka tembak. Naruto mengasumsikan jika Konan tertembak karena melawan, karena itulah kakaknya itu berada di dalam situasi tidak mengenakan seperti ini.
Konan mendongakkan wajahnya, wanita itu menatap Naruto dan Deidara yang baru saja melewatinya dengan pandangan yang tidak bisa diartikan.
Konan ingin sekali memberontak, terlepas dari jerat rantai yang membelenggu tangan dan kakinya, namun tenaganya sudah terkuras habis. Berteriak pun percuma, takkan ada suara yang keluar karena mulutnya disumpal dengan sepotong saputangan hitam yang diikat kuat-kuat di belakang kepalanya.
Naruto tahu jika Konan berusaha memanggilnya, namun sayangnya tidak bisa. Baru saja Naruto ingin menghampiri kakak angkatnya namun pergerakannya ditahan oleh Deidara.
"Lihat apa kau!" bentak seorang algojo yang diperintahkan Kabuto untuk menyiksa Konan dengan keras. Algojo tersebut mengeluarkan cambuk yang tersampir di pinggangnya, tampaknya ia sudah bosan bermain-main dengan belati yang kini entah di buang kemana.
Dan di detik kemudian, algojo tersebut mengarahkan cambuk pada tubuh bagian depan Konan yang sudah dipenuhi luka sayat.
Algojo itu pun mulai mencambuk Konan sementara kakak angkatnya itu hanya bisa pasrah, tidak memberontak. Tenaganya sudah terkuras habis, lagi pula memberontak hanya akan menyakiti pergelangan tangan dan kakinya.
Naruto menatap Konan dengan rasa bersalah namun dengan enteng Konan menggelengkan kepalanya, memberitahukan dalam diam jika ia tidak apa-apa padahal sebenarnya Naruto tahu jika kakak angkatnya itu sedang menahan rasa sakit akibat cambukan yang di layang kan algojo itu ke tubuh penuh lukanya.
Naruto menggeram marah ketika teringat kembali akan kebenaran yang kakak angkatnya sembunyikan setelah sekian lama menghilang sebelum akhirnya terungkap ke permukaan, namun sayangnya kebenaran itu terungkap oleh musuhnya sendiri dan menyebabkan ia terjebak di dalam jebakan yang dibuatnya sendiri.
Benar-benar menyedihkan.
Tapi bukankah dirinya sama seperti Konan? Sama-sama tertangkap oleh musuh karena dijebak, bukankah ini lebih menyedihkan lagi?
Naruto membenarkan fakta itu. Wanita berusia dua puluh tujuh tahun itu mengalihkan pandangannya ke samping, tak kuasa melihat keadaan kakak angkatnya yang menyedihkan.
KAMU SEDANG MEMBACA
Separate (END)✔
FanfictionPROLOG - CHAP 20 -> ADA CHAP 21 - TAMAT -> UNPUBLISH . Namikaze Naruto; seorang wanita berprofesi sebagai Tentara namun hilang karena misi pengejarannya, lalu terdampar dan merangkap sebagai bodyguard-misinya yang lain-di apartemen Uchiha Sasuke; se...
