Separate
Chapter 33 : Meet Up bag. 1
Disclamier : Masashi Kishimoto--untuk karakternya. Dan untuk ceritanya original dari Dian sendiri
Rated : M
Genre : Crime, Action, Mistery, Romance & Komedi (maybe?), etc.
Pairing : SasuFemNaru
Warn! Gender Switch! Typo(s)! OC! OOC! EYD/EBI tidak rapih! Millitary! Soldier!
Playlist : Within Temptation - Shot In The Dark
.
"Beritahu aku kode itu, Kitsune!"
Naruto bergeming ditempatnya, wanita itu tidak bereaksi ketika sebuah tendangan dilayangkan ke bagian perutnya. Tendangan yang cukup membuat tubuhnya terdorong ke belakang lalu terayun ke depan sementara lututnya yang tertekuk ikut terseret di atas tanah.
Keadaan Naruto bisa dibilang tidak baik, sangat buruk lebih tepatnya. Memar memenuhi sekujur tubuhnya. Wajahnya dipenuhi luka lebam, memar, hingga robekan di sudut bibirnya.
Luka di tubuhnya pun lebih buruk daripada luka di wajah Naruto. Kedua pergelangan tangannya terluka akibat terantai dan terikat di ujung tiang gantungan yang tingginya kurang lebih sekitar tujuh puluh lima centimeter dengan kuat yang memaksanya untuk menekuk lututnya.
Karena hal itulah lututnya dipenuhi luka akibat karena bergesekan dengan lantai. Lututnya kini dipenuhi darah; baik yang sudah mengering atau pun yang masih basah dan berair.
Sebuah luka lainnya yang cukup dalam dan memanjang dari siku hingga pergelangan tangannya tak henti-hentinya mengeluarkan darah segar, seolah-olah tidak ada yang menahan lajunya dan turun dengan bebas--menetes pada lantai yang dingin.
Jas yang sebelumnya ia kenakan sudah tidak dipakainya. Kini jas hitam beserta kemeja putih itu sudah tidak berbentuk lagi dan terongok dengan mengenaskan di bawah kakinya. Yang tersisa hanya sebuah kaus hitam yang membalut tubuhnya meskipun kaus hitam itu tidak banyak membantu karena sudah terkoyak disana-sini.
Perut putih Naruto terekspos dengan sempurna. Kaus hitam itu terkoyak pada bagian perutnya, yang kini hanya melindungi bagian payudara nya saja karena masih tertutupi dengan sempurna tanpa ada koyakan yang berarti.
Perut Naruto yang terekspos pun tak luput menjadi korban. Terbukti karena banyak sekali luka melintang terlihat mengerikan disana, tak jarang juga ditemukan beberapa memar serta lebam akibat dari pukulan dan juga tendangan yang diarahkan ke rusuknya.
Naruto yakin jika ada beberapa rusuknya yang patah, dan luka-luka melintang itu akan berbekas selamanya hingga ajal menjemput dirinya.
Selama sepersekian detik penglihatan Naruto menggelap, di detik selanjutnya wanita itu merasakan sakit yang menyerang kepalanya dengan hebat. Naruto merasakan sebuah cairan hangat bergerak turun dari kepalanya yang ia yakini adalah darahnya.
"Berterus teranglah. Akan kuhadiahkan kematian cepat untukmu," seseorang dihadapannya berkata sembari menatapi tubuh penuh luka Naruto tanpa ekspresi.
Naruto menyapihkan ludahnya yang bercampur darah ke hadapan pria itu. Wanita itu mendongak--menatap sosok pria yang berdiri di hadapannya. "Sampai mati pun aku tidak akan memberitahumu, Kak," katanya tenang, sedetik kemudian tercipta sebuah seringaian di wajah cantiknya yang kini terlihat mengerikan.
Wajah sosok itu yang ternyata adalah Deidara pun menggelap, merasa terhina akibat tindakan Naruto beberapa saat yang lalu. Ditambah lagi dirinya mendengar Naruto memanggilnya dengan sebutan 'Kak' yang sangat di bencinya.
KAMU SEDANG MEMBACA
Separate (END)✔
FanfictionPROLOG - CHAP 20 -> ADA CHAP 21 - TAMAT -> UNPUBLISH . Namikaze Naruto; seorang wanita berprofesi sebagai Tentara namun hilang karena misi pengejarannya, lalu terdampar dan merangkap sebagai bodyguard-misinya yang lain-di apartemen Uchiha Sasuke; se...
