Chapter 21 : Siapa? - 2

1K 138 4
                                        


Separate

Chapter 21 : Siapa? Bag. 2

Disclamier : Masashi Kishimoto--untuk karakternya. Dan untuk ceritanya original dari Dian sendiri

Rated : M (For leaguage)

Genre : Crime, Mistery, Action, Romance & Komedi (maybe?), etc.

Pairing : SasuFemNaru

Warn! Gender Switch! Typo(s)! OC! OOC! EYD/EBI tidak rapih! Millitary! Soldier!

.

"Orochimaru."

"Bagaimana kabar mereka, Deidara?" Sosok Orochimaru yang baru saja datang akhirnya terlihat dengan jelas.

"Sepertinya kau sangat peduli sekali dengan mereka," balas Deidara tidak bersahabat, membuat Orochimaru terkekeh singkat.

Memang, pada kenyataannya Deidara memang tidak menyukai Orochimaru. Pria tua itu sangatlah licik, sekalipun ia berada di organisasi yang sama dengannya, Deidara tetap tidak menyukainya.

Orochimaru yang sudah sampai di dekat ketiganya hanya bisa tersenyum tipis. "Bahkan sampai saat ini kau masih tidak menyukaiku?"

"Aku memang tidak pernah menyukaimu. Aku tidak berkelainan seksual yang menyukai sesama jenis," Deidara berkata sakrastik.

"Kau tahu maksudku bukan seperti itu, Namikaze!" balas Orochimaru, pria itu melukis sebuah senyum yang terlihat memuakkan bagi Deidara.

"Persetan! Ada yang perlu kudiskusikan denganmu. Jadi jika tidak keberatan, kita cari tempat yang nyaman untuk berdiskusi."

Deidara menjelaskan apa yang menjadi tujuan awal datang ke tempat terkutuk ini. Tempat yang bahkan di dalam mimpinya sekali pun tidak ingin ia datangi lagi.

"Tantu saja," balas Orochimaru. "Mari ikuti aku."


Deidara dan Orochimaru berjalan perlahan. Sasori yang hendak mengikuti keduanya hidang oleh Kabuto dengan cara mencekal pergelangan tangannya dan menggeleng pelan, Kabuto seolah tidak memperbolehkan Sasori ikut serta dalam pembicaraan keduanya.

Sasori mendengus kesal, ia merutuk dalam hati betapa menyebalkannya orang-orang yang Orochimaru miliki.

.

Kini keduanya berada di dalam laboratorium penelitian milik Orochimaru. Deidara mengamati sekelilingnya yang sangat terang, bebeda dengan tempat sebelumnya yang sangat temaram.

"Kudengar beberapa waktu yang lalu kau menjual anak-anak itu lagi ke pasar gelap?" tanya Deidara datar, membuka pembicaraan.

Orochimaru bergerak dari tempatnya berdiri, pria itu membereskan peralatan-peralatan medis yang tadi sempat ditinggalkannya karena feeling-nya mengatakan jika ia menerima tamu.

"Begitulah, harga mereka lumayan di pasar gelap. Bocah-bocah itu laku di pasaran untuk dijadikan budak dan pelacur murahan. Jika tidak, mereka akan berakhir di meja operasiku."

Separate (END)✔Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang