Kami telah memperbarui Pedoman Konten kami.
Tinjau pedoman terbaru untuk terus berbagi cerita dengan aman.

Forbidden [Sequel 2/2] (Yeri - Taehyung)

2.1K 227 34
                                        

FORBIDDEN [Sequel]

Yeri X Taehyung

[2/2]


Mereka sudah siap di hari yang masih pagi. Mengenakan pakaian terbaik mereka. Taehyung masih gusar akan pilihannya. Memikirkan apakah ini jalan terbaik untuk mereka berdua. Ia masih memikirkan segala kemungkinan setelah kencannya ini. bagiamana jika nyatanya Yerim masih belum mau melupakan perasaaanya walaupun Taehyung sudah menuruti permintaan gadis itu.

"Oppa?"

Pikiran Taehyung pecah begitu melihat Yerim sudah berdiri di hadapannya. Menggunakan celana pendek duapuluh centi di atas lutut, kaos putih yang dipadukan dengan jaket berwarna pink. Hari ini mereka benar-benar pergi berkencan. Menghabiskan waktu satu hari penuh untuk menjadi sepasang kekasih. Melupakan siapa diri mereka sebenarnya, melupakan status yang membatasi mereka.

Taehyung mengangguk setelah memantapkan diri jika pilihannya menerima permintaan Yerim akan benar-benar membuat gadis itu mau menjalannkan perintahnya untuk melupakan perasaan cintanya.

Mereka pergi ke Taman Bermain. Menikmati segala macam permainan yang ada di sana. benar-benar terlihat seperti sepasang kekasih yang sempurna. Mereka tampan dan juga cantik, sukses membuat beberapa pengunjung menatap mereka iri. Seperti ketika Yerim yang tiba-tiba mengecup bibir Taehyung.

Pria itu berusaha membiasakan diri. Mengatakan pada dirinya sendiri jika ini semua akan berakhir dalam satu hari. Meskipun berat untuk menjalankan ini semua, rasa berat itu hilang begitu melihat seyum lebar Yerim. melihat bagaimana bahagianya gadis itu.

"Ayo, berfoto!"

Yerim menarik leher Taehyung. Merapatkan wajah pria itu dengan bibirnya. Mengecup pipi Taehyung ketika kamera di tangan Yerim memotret momen mereka. Kamera ponsel itu berhasil mengabadikan Yerim yang mencium pipi Taehyung.

"Kita harus banyak berfoto untuk kenang-kenangan."

Taehyung menatap sendu adiknya. Meskipun tawa lebar itu menghiasi wajah adiknya. Ia tahu Yerim merasa hampa sekarang. Gadis itu nyatanya tetap merasa perih di dadanya meskipun sudah menjadi kekasih Taehyung. Percuma, karena Taehyung melakukan ini semua masih dengan menganggapnya seorang adik. Apa pria itu tidak bisa melihat dirinya sehari saja bukan sebagai sosok adik, tapi sebagai sosok permpuan yang layak untuk dicintai?

Yerim buru-buru mengusap air matanya yang akan jatuh. Ia menyimpan ponselnya di dalam tas dan menarik lengan Taehyung.

"Kita pulang. Kita juga harus menghabiskan waktu di apartement, seperti menonton fim atau memasak bersama."

***

Mereka sudah kembali ke apartement Yerim setelah menyempatkan diri untuk berbelanja di supermarket. Mereka memutuskan untuk memasak bersama sebelum menonton film. Yerim mengeluarkan seluruh isi belanjaannya. Meletakkannya di atas meja dapur.

"Sini, Oppa. Kita akan memasak bersama." Panggil Yerim pada Taehyung yang hanya diam bersandan di pantry dapur. Lelaki itu menghela napasnya lalu berjalan mendekati adiknya.

"Apa kau sudah bisa memasak sekarang? Setahuku kau sangat bodoh dalam hal memasak."

"Ya! Aku sudah belajar. Aku sudah pandai memasak sekarang. Aku ini sudah bisa jadi istri idaman."

Taehyung diam. Ia tidak ingin menjawab lagi atau malah yang ada ia akan menyakiti hati rapuh adiknya. Ia memilih bergerak membantu Yerim. mencuci sayuran yang tadi mereka beli. Sedangkan gadis itu sudah sibuk dengan ikan yang baru selesai ia bersihkan.

StoriesCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang