Tamat!
Lex seorang pria keturunan orang tampan dengan kisah cinta yang begitu berliku. Mencintai Bukanlah keahliannya namun menikmati wanita adalah keahlian sesungguhnya. Bercinta, menikmati hidup dengan kesuksesan yang sudah dalam genggaman membua...
Reella merenung sendiri, ia menatap beberapa foto suaminya. Sudah seminggu ia tak mendapat senyuman hangat dari Ogi, bahkan sapaan paginya yang selalu membuat semangat hari-hari tuanya.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
"Kau masih sangat muda dan waktu itu reeggie masih kecil pas aku ambil foto ini, Ogi,,, aku rindu" Reella mengusap foto itu, ekspresi yang tetap Ogi pakai adalah kepercayaan dirinya bahwa dia sangat ganteng. Reella kembali menangis.
"Aku rindu pelukanmu Ogi, aku rindu,,, kenapa kamu gak ajak aku?" Reella menangis, ia memeluk bingkai foto itu, ia berusaha tegar selama ini, namun saat kesendiriannya di kamar, rasa sepi akan kehadiran Ogi benar-benar merasuk ke jiwanya.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
"Aku gak pernah suka kamu tumbuhkan rumput di wajah kamu, tapi tetap aja! Kamu maksain diri, katanya lebih macho! No, tidak! Dan sampai akhir hayat, rumput itu tubuh dan memutih menemanimu Ogi," Reella kembali menangis. Ia mengingat saat-saat Ogi berlari karena tidak mau Reella cukur jenggotnya.
Reella tersenyum mengingat kenangan manis itu. "Ogi, cintaku dalam, sedalam-dalamnya, kepergianmu begitu menyiksa, namun aku harus tetap tersenyum karena kau sudah menungguku disana, tunggu Ogi! Jangan gandeng orang lain, kamu dan Rizya pasti nunggu aku kan?" Reella menangis terus menangis.
Reggie hendak ke kamarnya namun ia ingin menemui mamanya, kemudian Reggie membuka pintu kamar Reella dan mendapati Reella tengah bersedih. Reeggie datang dan segera memeluk mamanya.
"Ma, sudahlah! Papa sudah tenang disana?" Ucap Reggie. Reella memeluk anaknya itu.
"Mama rindu papa kamu sayang, mama rindu, sosoknya tak pernah lepas dari pandangan mama" ucap Reella. Reggie mengangguk dan melepas pelukan mamanya.
"Besok kita jenguk papa, kita beri papa bunga, biasanya kan papa yang suka kasih bunga ke mama, sekarang giliran mama ya?" Reella mengangguk.
"Reg, mama ingin ketemu Lex, panggil dia kemari" ucap Reella. Reggie mengangguk.
"Nanti Reg panggilkan,, mama sudah makan?" Tanya Reggie. Reella menggelengkan kepalanya.