Nadzim melangkah masuk ke dalam biliknya dengan senyuman lebar di bibir . Kunci kereta disangkut pada tempatnya lalu terus badan dibaling ke atas tilam empuk . Kepalanya asyik terbayang tingkah laku Wahie yang sentiasa mencuit hatinya .
Sejak mereka keluar berdua tempoh hari , mereka semakin kerap berjumpa diluar . Dan sejak itu juga mereka mula menjalinkan hubungan . Aih , dulu kemain benci sekarang ? Angau teruk !
Betullah kata orang tua tua , benci lama lama cinta !
Seketika kemudian terasa gegaran dipoket . Segera dicapai objek yang menjadi punca gegaran itu , telefon pintar . Nama Wahie terpampang di skrin telefon membuatkan senyuman jejaka itu semakin lebar .
Lantas mesej gadis itu dibalas .
Tok ! Tok !
" Nadzim , boleh daddy masuk ? " Suara Tuan Nadzril diselangi dengan ketukan pintu .
" Masuklah , Nadzim tak kunci pintu . " Balas Nadzim masih lagi fokus pada telefonnya .
Sebaik saja mendengar balasan dari si anak , muncul Tuan Nadzril di sebalik pintu . Dia tersenyum kecil melihat wajah berseri seri jejaka itu namun seketika kemudian dia teringat akan sesuatu , terus pudar senyumannya .
Langkah diatur mendekati Nadzim sebelum punggung dilabuhkan disebelah satu satunya anak lelakinya yang ralit bermain telefon .
" Chat siapa tu ? Gembira betul daddy tengok . " Tegur Tuan Nadzril membuatkan Nadzim tersedar lalu terus meletakkan telefonnya .
" Tak ada siapalah . " Nadzim sedikit tersipu malu menjawab .
" Dengan daddy pun nak berahsia . "
" Mana ada . Daddy ni . Nanti sampai masa yang sesuai Nadzim bagitahu daddylah . "
" Yelah . Ni baju dah siap kemas belum ? " Soal Tuan Nadzril , prihatin .
Sememangnya sekiranya mereka sekeluarga akan pergi bercuti , dia pasti akan menjenguk anak anaknya . Anak anaknya bukan betul , pasti ada yang terlupa ! Percayalah .
Dahi Nadzim berkerut mendengar soalan daddynya . " Kemas baju nak pergi mana ? "
Haa kan dah cakap !
Tuan Nadzril menepuk dahi . " Dah lupa ke ? Kan daddy dah bagitahu minggu lepas , esok kita ada family day . "
Nadzim berfikir seketika sebelum matanya membulat . " Haahlah , daddy . Nadzim terlupa ! Nasib daddy ingatkan . "
Tuan Nadzril mengelengkan kepala . Dah agak dah ! Kenal sangat anak anak dia macam mana . " Tulah asyik ingat girlfriend je kan dah lupa semua . "
Nadzim mencebik sebelum melompat dari katil dan bergerak ke wardrobe untuk mengemas bajunya . Tuan Nadzril hanya memerhati dari katil . Dalam diam dia mengeluh .
Maafkan daddy , Nadzim .
" Nadzim .. "
Nadzim memandang sekilas sebelum menyambung melipat pakaiannya masuk ke dalam luggage .
" Esok .. Nadzim tetap anak mummy and daddy , tak ada yang berubah . " Ujar Tuan Nadzril .
Kening Nadzim ternaik memandang Tuan Nadzril . " Apa daddy cakap ni ? Nadzim bukan anak mummy dengan daddy ke ? "
Tuan Nadzril berdiri lalu mengorak langkah ke balkoni diikuti Nadzim yang bingung dengan kata kata lelaki itu .
" Tomorrow is the day . Daddy cuma nak Nadzim kuat dan terima dengan hati yang terbuka . Apa yang jadi semua ini bersebab dan memang takdir yang telah ditentukan . " Ujar Tuan Nadzril lagi tanpa membalas soalan anaknya .

YOU ARE READING
Bad Girl .
Roman d'amour+Sequel Cinta Si Kembar | Versi Junior . Digalakkan membaca Cinta Si Kembar terlebih dahulu sebelum baca yang ini . Takut korang blur pula dengan jalan ceritanya nanti . ? - Disebabkan apa yang diharapkan tak tercapai , semua berubah sehingga dia t...