55

281 10 0
                                        

Wahie membelek wajahnya yang sejak dua menjak ini kian berseri dari hari ke hari . Mungkin sebab pembawakan budak ?

Mengenangkan ada nyawa lain yang menumpang dalam rahimnya ini membuatkan Wahie tersenyum lebar sambil mengusap perut kempisnya .

" Selamat hari raya , anak mummy . " Bisik Wahie .

Tiba tiba kelibat Amsyar keluar dari wardrobe sambil terkial kial ingin memasang butang baju melayu emeraldnya yang sedondon dengan Wahie terbias dari cermin .

Senyuman Wahie kian melebar melihat jejaka kacak itu . Terus dia berpusing dan mendekati Amsyar . Tangan Amsyar ditolak lembut sebelum jari jemarinya pula yang mengambil alih memasang butang .

Bibir Amsyar melorek senyuman apabila wajah khusyuk Wahie terpampang dekat dengan wajahnya membutangkan baju melayunya . Tangannya yang tadi ditolak oleh Wahie naik memeluk pinggang ramping gadis itu .

Cantik . Itu yang terdetik dalam hati .

" Kenapa isteri saya ni cantik sangat ya ? "

Wahie tersenyum kecil . " Dah siap . " Kolar cekak musang Amsyar dibetulkan sebelum dada tegap itu ditepuk lembut .

Wahie mendongak untuk memandang wajah Amsyar . Mereka berpandangan sesama sendiri ke dalam anak mata masing masing seolah olah berbicara dari hati ke hati melalui mata .

" I love you so much , sayang . " Bisik Amsyar .

" I have something for you . " Dahi Amsyar berkerut mendengar kata kata isterinya itu .

" Apa dia ? "

" Sekejap ya . " Pelukkan dirungkaikan . Almari solek dituju dan laci dibuka .

Sebuah kotak kecil siap bereben dikeluarkan dari laci tersebut . " Bukalah , surprise for you . " Kotak tersebut dihulur .

Bersama kerutan di dahi Amsyar menyambut huluran itu . Pelik . Rasanya birthday aku dah lepas ? Surprise untuk apa pula ni ? Akibat terlalu curious , perlahan lahan kotak itu dibuka .

Mata Amsyar terbuntang besar tidak percaya dengan apa yang dilihatnha sebaik saja penutup kotak itu dibuka dan terpampang isi dalam kotak tersebut .

" Betul ke ni sayang ? " Amsyar menyoal untuk kepastian .

Wahie mengangguk dengan senyuman lebar .

" Alhamdulillah yaAllah terima kasih . " Tak semena mena Amsyar membuat sujud syukur .

Sejurus itu terus tubuh kecil Wahie ditarik masuk dalam dakapan eratnya . Ubun ubun gadis itu dikucup bertalu talu menzahirka rasa gembira dan bersyukur . " YaAllah , terima kasih sayang . Terima kasih sangat sangat . "

" Berapa bulan ? Macam mana sayang tahu ? Saya seorang je ke yang tahu ni ? " Bertalu talu soalan Amsyar menyoal .

Wahie tergelak kecil . Dia gembira melihat Amsyar gembira sebegini . " Rilek , tanya satu satulah . Hmm saya pun tak pasti berapa bulan tapi kalau awak perasan last saya datang period , 2bulan lepas sebab bulan lepas dengan bulan ni saya tak datang period pun . "

" Lepas tu , saya baru tahu semalam itu pun sebab akak jual kuih tu perasan saya loya bila bau kambing sebab tu saya tak bagi awak beli sup kambing semalam . Hmmm yes , awak seorang je yang tahu sebab saya ingat nak annouce pasal baby ni sama sama dengan awak . " Jawab Wahie satu per satu .

Amsyar mengangguk . " Nanti kita pergi check up okey ? "

-

" Mami , baba , Apple nak minta maaf salah silap Apple dari dulu sampai sekarang . Apple tahu Apple bukan anak yang baik sejak dulu lagi Apple selalu melawan cakap mami baba . Apple tak berniat nak sakitkan hati mami baba . Halalkan makan minum Apple . Apple sayang mami baba , rindu sangat sangat . Maaf juga Apple lari dan tak balik bertahun tahun . Selamat hari raya maaf zahir dan batin , mami baba . " Tangan pasangan yang bergelar ibu dan ayah itu dikucup penuh syahdu .

Bad Girl .Tempat di mana cerita hidup. Terokai sekarang