Terbelenggu oleh rasa yang mengikatnya pada seseorang di masa lalu, dan bayang-bayang akan kenangan indah bersama seseorang di masa lalunya memaksa Davina membangun dinding pembatas antara dirinya dan orang-orang yang berada disekitarnya, juga terha...
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Setelah Davina pergi dengan Andre, tersisa Naufal dan ketiga sahabat Davina. Semuanya sibuk dengan kegiatan masing-masing.
Kayaknya ini waktu yang tepat buat gue cari informasi tentang Davina ke sahabat-sahabatnya. Batin Naufal.
"Khem," deheman Naufal sontak membuat Kei melirik ke arah Naufal.
"Ada apa, Fal? muka gitu amat udah kayak pakaian belum disetrika, kusut." Tanya Kei
"Lo nahan boker, Fal?" tanya Tania
"Bukan, gue boleh nanya sama kalian?" tanya Naufal
"Yaelah nanya doang pake izin segala kayak mau ngelamar anak orang aja lo, kalau mau nanya mah nanya aja kali, Fal." Celetuk Vita.
"Davina ada hubungan apa sama Kak Andre?" tanya Naufal.
Bukannya menjawab pertanyaan Naufal para sahabat Davina malah tertawa
"Kalian sehat, kan? emang ada yang lucu?" tanya Naufal heran.
"Kita cuma tau Kak Andre deket sama Davina, udah lama sih, kalau hubungan kayak cinta-cintaan ga tau deh gue.Davina belum cerita dan kita gak mau maksa dia buat cerita."Jawab Friska setelah meredakan tawanya.
"Lo suka sama Davina?" tanya Vita.
"Lo cemburu liat Davina sama Kak Andre?" tanya Tania.
"Hah! cemburu? nggak lah"
"Davina udah punya pacar belum?" tanya Naufal lagi, mereka semua menggelengkan kepalanya sebagai jawaban.
"Syukurlah"
"Eh, lo bilang apa tadi?" tanya Tania sahabat Davina.
"Engga, gue gak bilang apa-apa." Jawab Naufal lalu memainkan ponselnya. Tania menganggukkan kepalanya mendengar jawaban Naufal.
Vita berbisik pada Kei entah apa yang ia bisikan tapi bisa terlihat ekspresi wajah Kei yang terkejut entah karena apa. Naufal yang melihat interaksi itu merasa was-was.
"Suka bilang, keburu ditikung ntar sama yang lain." Celetuk Kei.
"Gue gak suka kok sama Davina." Ucap Naufal spontan.
Kei mengernyit heran menatap Naufal "Yang ngomong sama lo siapa? Orang gue bilangnya ke si Vita tadi dia cerita tentang gebetannya." Tutur Kei. Terlihat Vita menahan kesal gara-gara omongan Kei yang membongkar rahasianya.
"Jangan-jangan, bener lagi lo suka sama Davina, ngaku lo," tuding Tania.
"Kalo suka bilang, Fal. Keburu ditikung Kak Andre." Ucap Vita.
"Tapi gue gak yakin sama perasaan gue ke Davina," ungkap Naufal.
"Pastiin hati lo sebelum semua terlambat dan jangan kecewain Davina, gue percaya lo bisa buat Davina percaya lagi sama cinta." Ucap Kei.
"Davina pernah pacaran?" tanya Naufal.
"Pernah," jawab Tania
"Tapi ya gitu," lanjut Vita
"Gitu apa?" tanya Naufal penasaran
"Rahasialah, lo gak berhak tau." Ucap Friska.
Rahasia apa yang di tutupi oleh Sahabat-sahabat Davina.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Hai guys....
Part ini cukup pendek, tapi jangan lupa tekan tanda bintang di sudut kiri bawah ya. Comment dan share juga cerita ini ke teman kalian.
See you on next part guys...
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.