Davina Pov
Aku tersenyum memandangi langit hitam yang berhias bintang, malam ini bintang terlihat banyak bertaburan di langit, aku tersenyum mengingat hari itu tak henti ku ucapkan kata syukur pada tuhan, karenanya aku bertemu dengan Naufal.
Ting!
Naufal
Aku suka saat kamu tersenyum, Senyum kamu manis
Pesan dari Naufal membuat senyum Davina mengembang
Naufal
Cie yang lagi bullshing, aku tebak pasti kamu lagi senyum sendiri
Me
Dih sok tau ya, enggak lah
Naufal
Kenapa belum tidur?
Me
Belum ngantuk Fal
Naufal
Jangan tidur malam-malam gak baik
Me
Iya sebentar lagi aku tidur
Naufal
Lagi apa?
Me
Nih, liatin bintang
Naufal
Pantesan, bintang lagi banyak di langit mereka mau liat kamu selalu tersenyum
Me
Aku suka itu
Naufal
Tapi aku lebih suka kamu
Me
Sekarang udah pinter gombal ya belajar dari mana?
Naufal
Ada deh rahasia. Udah jangan lama-lama di luar udaranya gak baik, balik ke kamar, cuci kaki tangan berdoa trus tidur
Me
Siapp 45 kapten hahaa
Naufal
Hahaha ada-ada aja kamu
Naufal
Good night Na, have a nice dream i love you❤
Me
Night to Fal, i love you too❤.
***
" Davina,,, cepat turun ada Naufal" teriak bunda dari bawah
"iya bun, sebentar"
Davina turun menuju meja makan yang disana sudah ada Naufal duduk sembari tersenyum menyambut Davina
"pagi Fal" ucap Davina dengan senyumnya, lalu duduk di samping Naufal
"pagi princess" jawab Naufal
" sarapan dulu, ntar kesiangan" ucap bunda mempringati dua remaja yang sedang kasmaran itu.
Setelah sarapan Davina dan Naufal langsung berangkat menuju sekolah menggunakan mobil milik Naufal
"Rey, apa kabar Fal?" tanya Davina memecah keheningan diantara mereka
" baik, dia rindu kamu Na" ucap Naufal
"Na juga rindu Rey, Fal besok kita ke panti yuk" ajak Davina
"boleh mumpung besok kita juga libur "
"udah sampai princess, turun yuk" ajak Naufal
Davina yang tersadar langsung kaget rasanya cepat sampai sekolah
KAMU SEDANG MEMBACA
DAVINA (COMPLETED)
Novela JuvenilTerbelenggu oleh rasa yang mengikatnya pada seseorang di masa lalu, dan bayang-bayang akan kenangan indah bersama seseorang di masa lalunya memaksa Davina membangun dinding pembatas antara dirinya dan orang-orang yang berada disekitarnya, juga terha...
