Muang Thong Thani
Langit kota Muang memang masih sangat gelap saat ini. Bahkan mungkin semua penduduk lokal masih terlelap syahdu dalam tidur indah mereka, tapi tidak untuk para penghuni di Thunder Dome yang sudah bangun sejak pukul tiga pagi, bahkan para staff logistik GMM tidak tidur sama sekali untuk mempersiapkan acara konser akbar yang bertajuk YILoveU itu. Para staff dan tim konser sudah sibuk mempersiapkan kebutuhan konser sejak tanggal 24 Januari lalu, dan puncaknya adalah hari ini, H-1 sebelum pagelaran besar tersebut di gelar.
Bukan hanya staff dan para tim saja yang sibuk, para asisten dan manager para artis pengisi acara pun sudah sibuk menyiapakan keperluan para artis mereka. MUA, Styles, dan para penata rambut pun tidak kalah sibuk mempersiapkan perlengkapan untuk make over para artis yang terlibat dalam konser.
"Nong, Nama sudah datang?" tanya Kwang sambil berjalan mendekati Gun yang sedang duduk di pinggir panggung
Gun menggeleng, matanya masih fokus dengan Handpone-nya
"Off mana?"
"Papii sedang menghubungi p'Nama" ujar Gun dengan mata yang masih menatap layar Handpone-nya
Kwang hanya mengangguk, lalu pergi kembali ke belakang panggung untuk membantu para staff yang lain.
Para artis sedang sibuk latihan, baik latihan vokal, latihan dance, atau pun latihan atraksi yang akan mereka persembahkan di konser YILU nanti--- tapi tidak dengan Gun, suasana hati pria mungil itu kembali menurun, mood-nya kembali tidak akur dengan dirinya. Sejak tadi Gun terus saja merasa mual dan pusing membuat dirinya jadi malas untuk melakukan apa pun, kerjaannya sejak tadi hanyalah duduk, dan bermain Handpone saja. Setiap Gun memaksakan dirinya untuk latihan, di saat itu juga Bubu seolah protes padanya dengan membuat Gun mual dan pusing. Gun sudah mencoba mengelus perutnya berkali-kali, tapi tetap saja Bubu tidak kunjung menurutinya, anaknya itu terus membuat Gun mual.
"Nong~ kenapa?" tanya Tay lembut
Tay memang sudah memerhatikan gerak-gerik Gun sejak tadi. Tay melihat Gun beberapa kali bergabung ikut menari, tapi tidak lama kemudian ia kembali duduk di pojok panggung. Gun juga sempat ikut latihan vokal, tapi sama, Tay melihat Gun kembali mendudukkan tubuh mungilnya di pojokan panggung. Tay juga melihat wajah Gun lesu, dan matanya juga terliha sayu, adiknya itu tidak seaktif biasanya.
Semenjak hamil, mood Gun memang susah ditebak, ia terkadang menjadi super hiperaktif, tapi di waktu berikutnya mood-nya bisa sangat buruk dan sensitif. Gun kadang ceria, tapi ia juga bisa sangat murung dan manja. Benar-benar susah ditebak, dan Tay tidak suka sikap murung adiknya ini.
"Gun tidak papa p" ujar Gun dengan suara lesunya
"Tapi wajahmu mengatakan kalau kau sedang tidak baik Nong, kenapa hmm?" tanya Tay lagi sambil mendudukan tubuhnya di hadapan Gun
"Gun hanya sedang tidak mood saja p"
"Apa kau mual? Atau pusing?" tanya Tay sedikit cemas
Gun mengangguk pelan, wajah lesunya sangat terlihat menggemaskan di mata Tay. Entah kenapa selama Gun hamil, wajah dan kelakuan Gun dua kali lipat lebih menggemaskan, dan sexy di mata Tay, atau mungkin bukan hanya Tay yang merasakan hal tersebut, tapi di mata orang lain juga Gun terlihat menggemaskan.
Tay tidak tahan. Ia tidak tahan untuk tidak mencubit kencang kedua pipi Gun yang sedikit berisi itu.
"Menggemaskannya piaraanku ini" goda Tay iseng
Gun mem-pout-kan bibirnya, ia kesal dikatai "piaraan" oleh pria tampan yang sudah ia anggap sebagai kakaknya tersebut itu.
"Mamii"
KAMU SEDANG MEMBACA
OffGun [MPREG]
ContoTAMAT... Cerita ini merupakan kisah tentang pasangan Off Jumpol dan Gun Atthaphan yang dianugrahi seorang bayi, namun perjalanan Gun untuk mendapatkan seorang bayi tidak semudah membalikan telapak tangan, seperti apakah perjuangan Gun, dan seperti a...
![OffGun [MPREG]](https://img.wattpad.com/cover/169199933-64-k502321.jpg)