BAB 49

66 2 0
                                        

Aleina kembali setelah dirasa tenang diikuti Adit yang setia berada disampingnya. Tak lupa disana masih ada Kak Icha dan Aleina menggenggam tangan keduanya

"Thanks"

Adit mengacak rambut Aleina dan mengangguk sementara Icha mengangkat tangannya membentuk 'oke'

Langit dan Salma sedang asik makan dan dia menghampiri Aleina

"Naaa"

Aleina pun tersenyum

"Kemana aja sih? Ilang ilangan mulu"

"Sakit perut" jawab Aleina asal

Langit mendelik dan ia melanjutkan makannya.

Ketika resepsi, datang Dirga dan Tari yang sangat serasi yang membuat siapapun terpukau. Lil Monkey yang akan naik untuk menyalami kedua mempelai rusuh karena tiba tiba Aleina dan Alde tidak mau berbarengan

"Ihh gustiiii gini nih udah jadi mantan pada canggung, iyuwwwh" Rico membeo kesal

Plaaak

Alde dengan lancarnya memukul kepala belakang Rico

"Anjing sakit!"

"Bo.do"

Semua terkekeh, dan Ilham segera merangkul si Rico

"Yaudah gue duluan sama si curut tar kalian nyusul ye gamau tauu"

Ilham dan Rico mulai ke arah pelaminan, dan baru Langit juga Salma namun tangan Salma ditahan

"Kenapa Na?"

"Masa lo ninggalin gue?"

Tangan Salma mengibas di udara

"Gue setia kawan, tapi kalo masalah kek gini cowok gue lebih gue andelin"

"Biadap memang kalian!"

Mau tidak mau Alde yang datang dengan Aleina

"Yuhuuuuu adek adek gue dateng juga"

Aleina cipika cipiki dengan Tari dan memeluk Dirga

"Congrats kakak kakak gueee"

"Kapan nyusul dek?"

"Sori sori nih gamau jadi ade durhaka"

Dirga bingung, namun kemudian melihat Adit melintas

"Woi"

Adit menoleh dan mengangkat alisnya sebelah

"Ngapa?"

"Sini!"

Adit naik dan suasana semakin penuh

"Cepetan kawin lo! Adek gue sama si Ale kehalang nih sama lo"

"Kawin kawin, emang gue kambing"

mereka semua terkekeh dan tersadar dengan satu suara

"Ayo foto mas mbak"

Fotografer sudah mengarahkan, dan dipasang pasangkan. Betapa sialnya mereka ketika dibagi fotonya menjadi lebih intimate sampai Alde dan Aleina harus berdua

"Sori mbak sama masnya jangan tegang gitu ya, kalah nih sama pengantin yang berseri seri"

Dirga merangkul bahu sang adik
"Senyum mbok gitu tah, jangan ditekuk terus disangka anak ilang ntar lo"

"Bacot lo bang"

Ckrek

Dan tiba giliran Adit dan dia hanya sendiri, dan Aleina mengedarkan pandangan dan ketemu!

HOPE(less)Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang