Part 22 (Diary Seungwan)

44 4 0
                                        

"Aku tidak ingin semua orang tahu kalau aku juga terlibat dengan mu."

Dear Dairy

             Hari ini aku melaluui masa – masa menyenangkan meski sebenarnya itu adalah masa yang sangat pahit.  Aku telah menemukan cinta pertamaku dia kembali seoerti dulu, si balok es yang tak bisa di lelehkan, matanya tidak berubah, tatapannya sangat mempesona hahaha meski itu membuat hatiku tertusuk namun ia masih sama seperti dulu, si pria dingin, sombong, dan angkuh. Tapi aku mengyukainya, memang bodoh tapi... aku rasa bukan hal itu yang membuat aku menyukainya, karna tingkah lakunya.

Aku ingin sekali melihat tingkah lakunya lagi, tapi apakah dia masih sama atau malah sebaliklany, entahlah kali ini aku tidak mau menebak aku ingin mengikuti alur nya saja, aku ingin lebih mengenalnya lagi secara perlahan.

Oh dan sepertinya dia juga tidak mengenali aku. Entah apa yang membuatku berubah namun dia sama sekali seperti tidak mengenali aku. Aku akan berusah hingga dia mengenaliku lagi.

Oh ya.. pada tagl 24 kemarin kau juga teribat sebuah kasus bersammaya, meski aku tau dia tidak jagi bela diri namun dia cukup mempesan untuk melindungi seorang wanita yang lemah.

Dan aku rasa tuhan memang menakdirkan aku bersama nya, buktinya dengan alur yang dibuat author kami bisa memiliki perjanjian yang sepertinya akan berangsur lama.

Aku akan mendekati mu hingga kau ingat siapa aku, aku tidak akan memaksanya untuk mempu mengigatku. Tunggu saja kau pasti akan aku miliki kembali. Jhsjhjhd

....

"Kau sedang  apa?" tiba - tiba suara tanyaan berada di belakang Seungwan. Seungwan yang kaget buru - buru menutup bukunya "Menulis buku rahasia."

"Eum bukan kah ini hari minggu?" Tanyanya kembali

"Ya... " jawab Seungwan

"Jadi?"

"Jad..."

"Jadi kau harusnya membantu eomma beres – beres, berssih – bersih, dan satu lagi tolong buangkan sampah." Katanya dengan cepat  karena tahu anak nya ini pasti akan membuta sebuah alasan.

"Ahehehhe baiklah padahal hari minggu adalah hari santuy sedunia." jawab Seungwan pada wanita yang ia sangat cintai ini. Dengan langkah malas Seungwan pergi keluar kamar untuk emmenuhi permintaan dari orang yang ia sayangi.

"Seungwana..." panggil Jeongwa

"Nae EOmma?"

"Coba ku telpon Hoshi suruh dia makan disini." titahnya pada Seungwan karna meski Hoshi bukan anak kandungnya tapi Hoshi sudah ia anggap seperti anaknya sendiri.

"Eum baiklah..."

Seungwan pergi ke arah telpon rumahnya, ia mencari di buku telpon nama sahabat kecilnya itu. ia menekan setiap tombolnya lalu menunggu si pemilik nomor mengangkatnya

"Hallo Hoshiya... ayok kita sarapan." Ajak Seungwan pada Hoshi

" Aku sedang bersiap untuk pergi ke SEOUL"  Jawab Hoshi

"Eum ada apa?" tanya Seungwan

"Aku harus mengikuti lomba." Kata Hoshi

"Lomba? apa?"

"festival Music"

"Boleh aku ikut." Ujar Seungwan bersemangat

"Tidak!!!" Tukas Hoshi

"Kenapa?"

"Kau pasti belum mandi" Terang Hoshi pada Seungwan

"Ya memang betul"

SEUNGWAN is MINECerita yang bikin terobses. Temukan sekarang