"Tunggu apa?!!" Tanya Minjae pada sepupunya itu.
"Kita yang bergerak.." Celetuk Minhyun
Minjae tersentak dengan pernyataan yang Minhyun Ucapkan
"Apa?! Maksudmu yang memecahkan kasus ini?"
"Ya.." Jawab Minhyun sembari tersenyum
"Neo Bicheoseo! ini kasus yang tidak sembarangan dan kau ingin terlibat juga dalam pergerakan gelap, Neo Bicheseo!" Sentak Minjae pada sepupunya itu. Minaje tak habis pikir dengan apa pemikiran Minhyun tidak masuk akal pikirnya.
"Kau juga kan ikut serta." Kata Minhyun percaya diri.
Sepupunya ini hanya mengelengkan kepala seusai Minhyun mengeluarkan ide gilanya. "Jadi kau mengambing hitam kan aku."
Minhyun mengangguk. "Neo.." Geram Minjae
Tiba - tiba tangan dingin meraih tangan yang sedang terkepal, ya Minhyun meraih tangan Minjae lalu menatap mata Minjae dengan tatapan sedih"Kau mau membantuku kan Minjae, hanya kau yang aku percaya, lagi pula aku sudah tidak tahan dengan sikap Wui bong." Pinta Minhyun kini dengan nada yang lembut.
Minjae menatap jijik Sepupunya itu baru pertama kali ini ia mendegar Minhyun meminta bantuannnya dengan tulus. Tapi, Ia juga sebetulnya tidak tahan dengan sikap Wui bong yang terus menganggu Minhyun.
Minjae menghempaskan tangan Minhyun, "Baiklah karna aku ini tampan dan baik hati, aku akan membantumu, tapi dengan satu syarat aku tak mau jadi kambing aku ingin jadi gajah."
Minhyun sama seklai tak mengerti mengapa Minjae ingin jadi gajah, Minhyun tak habis pikir dengan klaimat yang diutara oleh sepupunya itu. "Konyol, ya terserah padamu saja, asal kau membantuku." Kata kali ini dengan nada yang cuek Minhyun sembari terkekeh.
"Cih dasar kau... Jadi, apa rencana mu?"
"Kita mulai dari pohon..." Kata Minhyun menatap Minjae serius. Minjae dan Minhyun mulai membicarakan tentang pergerakan mereka.
"Son Seungwan?" Celetuk Minhyun setelah membicarakan rencana mereka.
"Kenapa?" Tanya Minjae
"Tidak apa – apa." Elak Minhyun.
"Kau tadi menyebutkan nama anak baru itu kan.... Mengaku saja."
Minhyun diam.
"Kenapa kau naksir dia." Goda Minjae pada Minhyun
"Tidak."Selak Minhyun
"Bilang saja." Kata Minjae mendesak Minhyun agar mengaku.
"Dia anak aneh." Jawab Minhyun
"Aneh atau kau naksir dia."
"Berisik!" Sentak Minhyun
"Minhyunna... jujur saja padaku bukankah hanya kau yang kau percaya, eum apa karna dia dekat dengan Hoshi kau jadi cemburu..." Goda Hoshi kembali pada MInhyun
Minhyun seketika menatap sepupunya itu dengan tatapan sinis, "Kau itu bicara apa, aku tidak suka dengan wanita bodoh."
"Eum... masa." Goda MInjae kali ini dengan mencolek tubuh Minhyun.
"Aihsss Diam lah.. konsentrasiku berkurang karna mu." Sentak Minhyun pada Minjae.
"Oho! Aku ini lebih tua sebulan dari mu jadi kau harusnya lebih sopan padaku." Sentak Minjae balik.
"Hanya beda bulan bukan beda tahun, aku tidak suka dengan anak so tau itu, lagi pula dia harus tutup mulut soal kasus yang kemarin."
"Yaampun kau masih memepermasalahkan itu, sudahlah lepaskan saja.",
KAMU SEDANG MEMBACA
SEUNGWAN is MINE
Fanfiction"Semangat, memiliki ambisi kuat tidak mudah menyerah untuk bertemu dengan cinta pertama" itu lah motto Seungwan seorang siswi yang tidak menjabat apa - apa, sekolah yang berpindah - pindah membuat ia menjadi pribadi yang kuat, meski ia tidak pandai...
