1. Sekolah baru

32.8K 1K 35
                                        

Guru dengan wajah galak itu memasuki kelas yang ricuh, dengan seorang gadis yang mengikuti dari belakang. Seketika kelas tersebut hening, apalagi ketika melihat  Guru Bk tersebut membawa perempuan Asing dibelakangnya.

"Baiklah anak anak sekarang Kita kedatangan Murid baru. " Kata guru tersebut dengan pandangan tajam menelisik ke setiap sudut ruangan. Membuat beberapa siswa yang ingin mengeluarkan pertanyaan harus tertahan dimulut mereka.

"Silahkan perkenalkan diri kamu." Perintah guru tersebut membuat gadis itu mengangguk.

"Hai. Nama saya Starla Natalietsha. Kalian bisa panggil Starla." Kata Starla seraya Tersenyum Lebar.

"Ya ampun Starla lo yang senyum gue yang deg deg an." Celutuk salah satu siswa membuat kelas menjadi heboh. Sedangkan Starla, gadis itu hanya tersenyum canggung.

Bu Wina. Guru bk tersebut menatap seisi kelas dengan garang membuat kelas kembali hening "Starla kamu duduk dengan gadis yang di sana." Tunjuk guru tersebut. Starla hanya mengagguk saja.

Sosok gadis yang ditunjuk guru tersebut tersenyum senang ketika dia tak lagi duduk sendirian. Dia menerima dengan senang hati ketika Starla duduk Di sampingnya.

"Hai Starla gue Risa Audya. panggil aja Risa ya." Gadis bernama Risa itu mengulurkan tangannya dan disambut dengan senang oleh Starla.

"Sekarang Kita Temenan."

*****

Kantin Marchello High School cukup Ramai oleh siswa siswi nya yang kelaparan. Bahkan beberapa siswi berteriak kesal kepada pedagang ketika pesanan mereka selalu di ambil oleh orang orang yang baru saja datang.

Tapi tidak dengan Starla dan juga Risa teman barunya. Mereka duduk santai Di kantin sembari memakan makanannya. Tadi kata Risa dia sudah memesan lebih dulu sebelum Siswa Siswi yang lain menuju kantin. Lebih tepatnya, Mereka datang lebih awal ke Kantin karena jam pelajaran Kosong.

Kantin yang ramai mendadak menjadi Hening. Membuat Starla mengerutkan keningnya. Ia bertanya dalam hati ada apa sebenarnya. Namun, gadis itu masih menunduk sembari memakan baksonya, mencoba tidak peduli. Tapi, tetap saja dia penasaran.

Risa yang melihat wajah kebingungan dari temannya itu hampir saja tertawa. Dia lupa jika temannya ini murid baru yang belum mengetahui seluk beluk Sekolah ini.

"Jangan heran, lo liat cowo yang lagi jalan itu." Tunjuk Risa. Starla hanya menatap sekilas Karena lelaki itu memunggunginya jadi bagaimana dia bisa melihat wajahnya.

"Gue Saranin jangan mencari masalah sama dia. Bahaya." Lanjut Risa. Namun Starla bukannya Mengerti, Gadis itu malah semakin kebingungan.

Risa memutar bola matanya malas, ternyata teman barunya lemot juga "Gini dia itu disini di cap kejam, ga punya hati. Kalo ada yang ngusik ketenangannya. Cowo itu bakal jadi Singa yang kelaparan. Dia kalo udah kesel ga bakal pandang bulu. Mau cewe atau cowo dia hajar." Bisik Risa dengan sedikit menakut nakuti teman baru nya ini.

Starla mengerti sekarang "Dia sendiri ga sama temennya?." Tanya Starla. Gadis itu juga bertanya sambil berbisik Karena tidak mungkin kan ngomongin orang sedangkan yang diomongin Ada di dekatnya. Apalagi keadaan kantin tengah hening.

"Ada. Dia punya dua temen Cowo tapi kayanya ga ikut ke kantin deh. mereka juga sama kejamnya kaya cowo itu, Tapi masih punya sisi kasihannya".

Setelah lelaki itu pergi. Kantin kembali riuh dan ada pula beberapa orang yang bernapas lega karena lelaki yang disebut kejam itu telah meninggalkan kantin.

ANGKASA ✔ Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang