XXIV. Penjelasan

79 6 0
                                        

"Biar aku yang menjelaskan ini."

Katanya.

Bahkan aku tak siap mendengar penjelasan apapun.
🌼-----------------------------------🌼

-🌼🌼🌼-

Marbella
[16:55]

Ava melangkahkan kakinya masuk kedalam rumah kaca yang telah ia rindukan selama beberapa hari belakangan

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Ava melangkahkan kakinya masuk kedalam rumah kaca yang telah ia rindukan selama beberapa hari belakangan.

Saking rindunya, hampir sebelas jam berada di pesawat seakan tak berarti apa-apa karena semangat yang tinggi untuk segera kembali ke rumah yang telah ia tinggalkan sejak lebih dari seminggu terakhir.

"Buenas tardes!" Sapa Ava sambil mendorong koper ditangannya.

"Kau sudah datang, nak" Rennaya menjadi sosok pertama yang menyambut kedatangan Ava.

Ava segera menghampiri dan memeluk penuh kerinduan tubuh sang ibu.

"I miss you!"

"Kita bahkan baru bertemu beberapa hari yang lalu di Virginia, Ava"

"Tetap saja, bertemu di Virginia dengan di Marbella punya sensasi berbeda. Apalagi, papa dan mama pulang lebih awal waktu itu"

"Jarak Virginia dan Marbella tidak dekat, Ava. Dan papa mu juga akan ke kantor jadi tak ada waktu berlama-lama" ucap Rennaya memberi penjelasan.

Ava mengangguk mengerti.

"I'm tired.."

"Kau memang perlu istrahat sayang"

-🌼-

Kedua mata Ava menatap lapar kearah meja makan yang telah tersaji beragam makanan khas spanyol, seperti Paella valenciana, Tortilla Espanola, Albondigas, Gazpacho dan banyak lagi hidangan lainnya.

Semua hidangan itu dimasak sendiri oleh Rennaya untuk menyambut kedatangan Ava yang beberapa hari terakhir tak bisa mengisi hari-hari mereka di Marbella.

Ava, senang setengah mati.

Terlebih dengan adanya salah satu cemilan yang paling ia sukai, Croquetas.

"Makan yang banyak, Vaya" ucap Atthar.

Sudah lama rasanya Atthar tak memanggil Ava dengan sebutan kesayangan itu.

Seperti kata Atthar, Ava memang akan 'membalas dendam' dengan menyantap semua makanan itu sebanyak yang ia bisa.

"es delicioso!"

"Of course" ujar Rennaya percaya diri atas komentar Ava tadi.

"Kau harus membawa Zelo kemari lain kali, Ava. Dia harus merasakan betapa enaknya masakan nenek cantiknya" ujar Atthar, dengan sedikit menggoda Rennaya.

AfT : Unexpected [END]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang