XXVIII. Deja Vu

65 5 0
                                        

-🌼🌼🌼-

Hari sudah gelap. Rasa katuk pun mulai dirasakan oleh Ava.

Dirinya bisa saja tetap di Mansion untuk malam ini namun ia tetap memutuskan kembali ke apartemen.

"Apakah aku harus mengikatmu agar kau tetap tinggal?"

"Kau akan membuat asupan berita untuk wartawan karena mengikat CEO muda Abelard Inc." Ucap Ava yang saat ini berjalan menuju pintu depan, dengan disusul Day dibelakangnya.

"Kalau begitu biarkan aku mengantar mu.. ya?"

Ava nampak berpikir sesaat, "Okelah. Aku takut kau serius ingin mengikatku."

Tawa cekikan Day dan Ava terdengar setelahnya.

-🌼-

Suasana didalam mobil itu terasa sangat bising akibat dentuman musik yang diputar oleh pemiliknya

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Suasana didalam mobil itu terasa sangat bising akibat dentuman musik yang diputar oleh pemiliknya.

Day.

"Whooooaaaaaa!!!!!"

Berbeda dengan Day yang tampak begitu gembira, Ava justru mati-matian menahan cara agar telinganya tak mendadak tuli akibat suara musik yang terlampau keras itu.

"I LOVE MEE! Gonna lOvE MY sElf, NO, i dOn't Need AnybOdy ELse!! Whooaaa!!"

Ava sungguh merasa heran dengan tingkah ajaib sang sepupu. Namun disisi lain, ia pun membiarkan.

Meksipun sejak tadi dirinya beberapa kali terkejut mendengar teriakan mendadak Day.

Dan kali ini, teriakan Day terdengar lagi.

Oh.. my.. god..

"Day.."

"I LOVE ME!!!"

Ava menggeleng. Kenapa juga aku tak langsung membeli mobil baru saat tiba di San Fransisco...

Saat ini Ava baru menyesali keputusannya menunda hal itu. Jika saja dia tak menunda, ia bisa memiliki alasan hingga tak berakhir berada di satu mobil yang sama dengan Day.

Beberapa saat berlalu, getaran ponsel Ava menjadi fokus baru untuknya.

Ia bersyukur ponselnya itu ia beri pengaturan getar juga, jika tidak.. mungkin dirinya tak akan tahu setiap pesan atau panggilan masuk disaat situasi bising seperti sekarang.

Sebuah nama tertera dilayar ponselnya.

Bukan Manusia
Keluar

Saya
Keluar?

Bukan Manusia
Aku di depan pintu apartemen.

Saya
Dan aku di luar apartemen.

AfT : Unexpected [END]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang