30

10.4K 888 84
                                        

Hollaa~

Aku coba nulis lagi heheh

Semoga sedikit mengurangi kangen sama Kookie dkk yaaa

Semangat puasanya bagi yang menjalankan! Selamat membaca!!

(MAAF TYPO!!!)

.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.


Sekarang mereka sudah sampai dikedai es krim requestnya Jungkook. Anak itu kembali bersikap 'sok acuh' dan malah fokus dengan es krimnya.

"Dek...kaka mau ngomong dengerin dulu" ucap Namjoon dan membuat kegiatan Jungkook terhenti.


"Sekarang jawab jujur ya, kamu ngehindarin kita ya? Kenapa?" Jungkook tidak menjawab dan hanya menunduk.


"Dek..." tanya Namjoon lebih lembut agar menanamkan kepercayaan Jungkook.


"A-aku cuma mau nebus kesalahan aku...karna.. cuma itu yg bisa aku lakuin"


"Kesalahan? Kesalahan apa? Kamu gaada salah apa-apa kecuali berani nentang kakak tadi pagi Jungkook"

"Umm soal tadi pagi aku minta maaf ya ka. Aku ga maksud ko beneran" melihat Namjoon yang marah ingat tadi pagi, wajah Jungkook berubah seperti ketakutan


"Yaudah itu bicarain nanti. Sekarang dimana kesalahan yang kamu maksud? Hm?"

"K-kesalahan....kesalahan udah bikin bunda sama ayah ga dateng ke acaranya ka Taehyung, kesalahan udah bikin bunda sama ayah pergi jadi ka Namjoon pegang beban banyak banget, kesalahan karena aku, hidup kaka sama ka Taehyung jadi kaya gini.." jelas Jungkook pelan. Hujan diluar membuat suasana semakin haru, walaupun sudah paham, mendengar langsung dari Jungkook membuat Namjoon dan Taehyung dengan berusaha menahan tangis.


"Hei, engga. Itu semua bukan salah kamu sayang bukan" ucap Namjoon yang sudah mendekat

"Hiks...itu salah aku ka, ka Taehyung juga pernah bilang waktu kita ke makam. Waktu itu aku dengernya emang sakit tapi...sekarang aku sadar kalo itu bener, semua itu bener ka"

"Jungkook stop" Taehyung yang sedaritadi hanya diam saja akhirnya membuka suara yang mampu membuat Jungkook kembali menunduk takut.


"Gue....gue emang pernah berpikiran kaya gitu. Karena sekarang lo udah inget juga sekalian aja gue cerita kalo yg gue alamain itu juga ga mudah. Kejadiaj itu bikin gue trauma dan yang gue tau semua karna lo. Trauma gue nyalahin lo tapi disisi lain, gue sadar gue sayang sama lo..."


"....Kook, bertahun-tahun gue ngelawan hati dan pikiran gue tentang lo. Sikap yang selama ini gue kasih ke lo karena hal itu. Tapi skrg gue sadar, rasa sayang gue sama lo lebih besar daripada trauma itu...."



"Hiks...K-ka....k-ka Taehyung s-sayang Jungkook?" ucap Jungkook seperti tidak percaya atas apa yang ia dengar.


"Dek, Taehyung udah terapi buat lawan traumanya karena mau deket sama kamu lagi" ucap Namjoon



"Gue mau mulai semunya dari awal. Gue mau nebus kesalahan gue selama betahun-tahun jadi kakak yg ga becus yang cuma bikin lo sedih Kook. Gue mau jadi kakak yang ada kalo adeknya butuh, gue mau jadi tempat cerita lo kaya apa yang lo curhatin ke ka Namjoon, gue pengen ikut bantuin ka Namjoon kalo lo sakit, gue mau-..."

Bruuk

Tanpa seizin Taehyung, Jungkook menubrukkan badannya memeluk sosok kakak yang sangat ia rindukan selama ini. Sosok kakak yang bawel dan hangat yang tiba-tiba menjadi dingin selama bertahun-tahun. Jungkook kehilangan sosok kakak seperti Taehyung bertahun-tahun lalu, dan kini, hari ini hari yang ia anggap mustahil sedang terjadi.



Sky vs Earth || ENDTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang