Pagi harinya Erysca terbangun tanpa Wenzell di sampingnya. Mungkin saja pria itu sedang ada urusan mendadak. Ia bangun dari ranjangnya dan berjalan menuju kamar mandi. Cukup lama ia di dalam sana lalu keluar dengan wajah segar. Bathrobe yang dikenakannya diganti dengan dress floral sepanjang lututnya.
Di depan kamar Erysca bertemu dengan salah satu Omega yang akan bertugas membersihkan kamarnya.
"Kau tahu dimana Wenzell?" tanyanya.
Omega tersebut menunduk lalu mengangguk. "Alpha sedang ke perbatasan bersama Beta, Luna. Rutinitas setiap minggu."
Erysca mengangguk dan tersenyum manis. "Terimakasih."
"Sama-sama, Luna. Sarapan Anda sudah siap. Female Beta menunggu Anda di ruang makan lantai dua." Omega itu lantas meminta izin untuk membersihkan kamarnya.
Erysca kembali melanjutkan langkahnya ke meja makan. Di mansion ini terbagi menjadi dua ruang makan. Ruang makan yang berada di lantai satu sangat besar dan ditempati oleh para petinggi pack. Alpha dan Luna hanya sesekali berada di sana. Sedangkan yang satu lagi berada di lantai dua. Dikhususkan untuk Alpha, Luna dan keluarganya. Begitu pula untuk seluruh ruangan di lantai dua ini.
Sedangkan lantai tiga untuk ruangan pribadi dan penyimpanan benda-benda penting. Seperti kamar yang waktu itu Erysca dan Wenzell tempati pun berada di sana. Tidak sembarangan orang boleh menginjakkan kaki di lantai tiga. Lalu lantai satu diperuntukkan untuk petinggi pack dan yang lainnya. Seperti dapur, ruang makan, kamar, dan sebagainya. Tidak ada tempat khusus di lantai satu. Bisa dibilang lantai satu ini adalah yang paling ramai meskipun masih ada bangunan lainnya yang berada mengelilingi mansion.
Erysca menuju ke ruang makan di lantai dua. Di sana hanya ada Diana. Mungkin sebelum pergi Wenzell meminta pada gadis itu untuk menemaninya sarapan.
"Selamat pagi, Diana," sapa Erysca.
"Selamat pagi, Luna." Diana menjawabnya dengan senyum lebar.
Para Omega datang menyiapkan makanan di atas meja. Banyak sekali. Erysca dan Diana mengucapkan terimakasih sebelum para Omega kembali meninggalkan ruang makan. Mereka berdua memakan sarapan dengan tenang.
Setelah acara sarapan selesai Erysca dan Diana beranjak dari ruang makan dan memutuskan untuk berjalan-jalan. Mereka berjalan bersisihan. Di tengah perjalanan Diana tiba-tiba berhenti.
"Luna, saya ingi ke toilet sebentar." Diana tampak mengerutkan dahinya seperti menahan sesuatu.
Erysca tertawa pelan. "Silakan. Aku tunggu di taman belakang."
Diana dengan segera berlari ke arah kamar mandi terdekat. Lalu menyelesaikan kebutuhannya di sana. Setelah itu dia keluar dengan perasaan lega. Kakinya kembali melangkah ke arah taman belakang mansion. Sesekali ia tersenyum saat berpapasan dengan Omega atau Warrior.
Langkahnya terhenti saat melihat Lunanya seperti berucap dengan suara keras. Wanita itu berada beberapa meter di depannya dan berdiri membelakangi Diana. Diana sedikit memiringkan kepalanya dan melihat seorang Omega yang terduduk di lantai dengan barang berserakan di sekitarnya. Omega itu menunduk di depan Lunanya.
Tidak jelas apa yang sedang mereka bicarakan. Namun sepertinya tampak serius. Omega tersebut membereskan barang-barangnya dan memasukkannya kembali ke keranjang. Sedangkan Erysca berjalan lurus ke arah taman tanpa membantunya. Diana berlari mendekati Sang Omega dan membantu memungut barang.
"Apa yang terjadi?" tanya Diana.
Omega itu hanya terus menunduk tanpa berani menatap Diana. "Sa-saya tidak sengaja menabrak Luna saat di persimpangan lorong."
KAMU SEDANG MEMBACA
Alpha Wenzell [Completed]
Hombres LoboSpin-Off #2 My Beloved Mate Saat dirinya telah merasakan segalanya sudah lengkap. Tak ada lagi hampa atau dusta. Saat hidupmu adalah hidupnya. Dan hidupnya adalah hidupmu pula. Saat dirinya merasa benar-benar sudah menemukan orang yang tepat untuk m...
![Alpha Wenzell [Completed]](https://img.wattpad.com/cover/174896462-64-k600661.jpg)