[45] Meeting

1.6K 159 12
                                        

JANGAN LUPA BACA MY BELOVED MATE DI DREAME/INNOVEL YA GUYS. MUMPUNG MASIH GRATISSSS, ehe. Follow juga akunku :) mwahh

 Follow juga akunku :) mwahh

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

••

••••
••
••••

Semenjak Sea tinggal di mansion. Wenzell dan Sea selalu saja bersama. Dimana ada Wenzell disana pasti ada Sea. Bahkan Sea pernah ikut ayahnya saat rapat bersama para tetua dan mereka tak mempermasalahkan itu. Mereka memakluminya.

Wenzell juga mengajarkan pada Sea cara memanah, berkuda, dan membawa anak itu ke camp latihan Warrior. Hal itu tentu saja membuat Erysca panik bukan main. Sea masih kecil dan Wenzell memperbolehkannya membawa panah dan busur!

Namun Erysca tidak bisa membantahnya karena Sea juga terlihat sangat antusias dan tak keberatan sama sekali. Pernah Sea meminta Wenzell untuk mengajarinya bermain pedang saat melihat Samuel dan Delta Tavien beradu pedang di camp Warrior. Tetapi Wenzell menolak untuk mengajari karena memang belum waktunya. Erysca pun meminta Wenzell untuk membuatkan Sea pedang dari kayu saja dan mengajarinya teknik dasar.

Saking lengketnya, Sea juga pernah ingin tidur bersama Wenzell padahal anak itu sudah disediakan kamar sendiri. Dia masuk ke kamar Erysca dan Wenzell ketika tengah malam. Akhirnya karena Wenzell tak mau mengganggu istrinya yang tampak lelah, ia mengajak Sea tidur bersama di kamar anak itu. Dan Erysca tidur sendiri sampai pagi. Kejadian itu sudah berlangsung tiga hari yang lalu.

Hari ini Sea harus merelakan ayahnya mengikuti rapat penting bersama petinggi pack. Padahal pria itu sudah berjanji akan mengajarinya memanah lagi. Erysca menemani anaknya bermain di taman belakang mansion bersama dua kelinci, hitam dan putih.

Erysca yang baru saja menyiram tanaman meletakkan selang di bawah kakinya lalu mematikan keran air. Dia menoleh ke belakang dan mendapati anaknya berlari ke dalam mansion. Kedua matanya membola. Jangan sampai Sea mengganggu rapat penting tersebut. Sejak pagi sampai siang ini Sea selalu merengek ingin ikut ayahnya dalam rapat.

"Sea!!"

Wanita itu mengejar Sea di sepanjang lorong. Para Warrior dan Omega hanya melongo dan terkikik geli melihat kelucuan ibu dan anak itu. Sea tertawa-tawa karena berhasil lari dari ibunya. Sedangkan Erysca yang mengejar di belakangnya terengah-engah. Dia kalah. Sea berlari semakin cepat dengan ability-nya.

Akhirnya Erysca sampai di depan pintu ruang rapat yang terbuka. Dua Warrior yang menjaga pintu hanya menunduk dan tersenyum gugup pada Erysca. Ia masuk ke dalam dan melihat Sea yang berdiri di dekat pintu ruangan besar tersebut. Sepertinya Sea baru saja masuk. Mereka yang berada di dalam sana otomatis menoleh ke arah pintu.

Erysca berusaha menormalkan pernapasannya. Kepalanya terasa pening. Kemudian ia berjalan mendekati Sea.

"Sea. Ayo kita bermain di taman lagi," bujuknya.

Alpha Wenzell [Completed]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang