Sore hari kami sampai kembali dirumah orangtua mas adi. Aku membantu ibu membereskan semua belanjaan tadi.
Aku juga tak melihat david, sepertinya dia pergi bersama alia dan salsa.
Setelahnya aku membersihkan diri untuk kemudian membantu ibu memasak.
*****
"buk, sore ini masak apa?" tanya ku
"tadi kan beli ayam, kita bakar ayam aja ya" sahut ibu
"iya bu.."
Aku dan ibu sedang menyiapkan bahan untuk membuat bumbu. Tiba tiba david masuk ke dapur membawa ikan segar dalam ember dan joran pancing nya.
"kak.. Ini ikan hasil mancing david sama salsa dan alia, tadi ke sungai" ucap david memberikan ember berisikan ikan
"ikannya besar besar banget vid kamu mancing dimana?" tanya ibu
"itu bulek di sungai dekat sawah nya pakde... David mau mandi dulu ya bau lumpur hehe"
David lalu pergi meninggalkan aku dan ibu di dapur. Aku membersihkan ikan itu. Besar besar, ada sekitar 7 ekor dan tak mungkin di bakar semua.
*****
Setelah masakan siap, aku menyiapkannya di meja makan di bantu nenek dan ibu. Hidangan kali ini nikmat pastinya.
"tadi david mancingnya jago loh kak, makannya dapat banyak dan besar besar" ucap alia
"itu kan hobi david al.. Dia memang suka memancing, apalagi mancing perasaan wanita" ucap ku yang membuat keluarga ini terkekeh
David salting dan hanya memelototi ku. Aku tau dia pasti nahan malu haha.
Setelah makan dan membereskan bekasnya, aku membereskan kamar yang ku tempati. Membereskan baju baju yang tak di gunakan, karna besok aku akan pulang.
Saat sedang membereskan tiba tiba alia mengetuk pintu.
"oh alia mau pakai kamar ya? Bentar kakak keliar dulu"
"eh gausah kak.. Alia masuk ya" ucapnya
Alia lalu duduk di hadapan ku. "kak alia mau tanya soal kuliah"
Aku menganggu sebagai jawaban
"kuliah FK itu berat ya kak?" tanya nya
"eumm kedokteran? Ngga kok asal kamu niat semuanya pasti bisa kamu lewatkan, kamu mau ambil kedokteran?"
Alia mengangguk "iya kak, alia pengen dapetin beasiswa ke jakarta. Kalo bisa ke universitas tarumanagara itu loh kak"
Aku tersenyum. Dia tidak tau kalau aku mahasiswa disana.
"itu kampus kakak al. Alhamdulillah kakak masuk sana dulu dapat beasiswa"
"nah kan kak kebetulan, dapetin beasiswa susah ga kak?"
"nggak kok asal kamu rajin belajarnya, minimal nilai ujian nasional tertinggi kamu udah bisa dapat beasiswa" jelas ku
Alia bersorak senang mendengar penjelasanku. "alia pasti bisa dapatkan beasiswa itu, makasih kak.. Uuuuuuuuh bener bener jago mas adi pilih calon istri"
Aku salting mendengar itu. Alia pamit keluar kamar dan aku masih melanjutkan berbenah ku. Tak lama david masuk kedalam kamar sambil menyemili ikan bakar tadi.
"jangan di gado ikannya itu buat lauk" ucap ku
"yaelah kak orang enak" aku tak merespon aku hanya lanjut membereskan barang ku dan barang david
"kok udah di beresin kak emang pulang nya kapan?"
"besok siang vid... Kita juga gajadi mampir ke semarang"
KAMU SEDANG MEMBACA
Perwira Pelautku {Extra Part}
Fanfiction"Jika kalian memandang menjadi istri seorang prajurit adalah suatu kesenangan karna terjamin, kalian salah karna suka duka hidup bersama prajurit itu berat" "Perwira bukan hanya mencintai wanita tapi dia mencintai negaranya, dia rela berkorban nyaw...
